Telinga berdenging dan terasa sakit jadi salah satu masalah bagi para penumpang pesawat. Oleh karena itu, cara mengatasi telinga sakit saat naik pesawat jadi hal penting yang perlu Anda tahu sebelum bepergian dengan pesawat.

Sebenarnya, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi telinga berdenging dan terasa sakit ketika naik pesawat? Temukan jawabannya dalam artikel ini untuk mengetahui penjelasan selengkapnya.

Penyebab Telinga Sakit Saat Naik Pesawat

Telinga sakit saat naik pesawat adalah kondisi yang umum terjadi, terutama saat pesawat lepas landas atau mendarat. Dalam dunia medis, kondisi seperti ini dinamakan Barotrauma atau aerotitis.

Penyebab utama kondisi ini terjadi karena terdapat perbedaan tekanan udara di dalam pesawat. Kondisi ini pun bisa menimpa siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Menurut penjelasan Dr. Quinton S. Gopen dari Ronald Reagan UCLA Medical Center.

“Saat Anda terbang, akan terjadi suatu perubahan tekanan udara di sekitar. Untuk mengimbanginya, Anda harus membuka dan menutup bagian tuba eustachius, atau telinga Anda akan terasa sakit,”

Untuk memahaminya, Anda harus mengetahui bahwa telinga terdiri dari tiga bagian, yaitu luar, tengah, dan dalam. Di bagian tengah, ada ruang berisi udara yang terhubung dengan saluran bernama tuba eustachius ke hidung dan tenggorokan.

Biasanya, udara di telinga tengah akan berpindah ke tuba eustachius untuk menyesuaikan diri dengan tekanan udara di sekitarnya. Namun, hal ini terhambat ketika Anda berada di pesawat yang akan mendarat.

Karena, ketinggian pesawat yang turun membuat tekanan di kabin naik, sementara tekanan udara di telinga lebih rendah. Akibatnya, gendang telinga tertarik ke dalam dan meregang, sehingga tuba eustachius tidak bisa terbuka.

Inilah yang menyebabkan telinga Anda sakit saat naik pesawat. Rasa sakit bisa bertambah jika Anda sedang sakit telinga, batuk, atau pilek.

Karena, hal itu membuat tuba eustachius membengkak, sehingga telinga tengah lebih sulit menyeimbangkan tekanan udara dengan luar. Nyeri telinga yang Anda rasakan pun bisa lebih hebat.

Cara Mengatasi Telinga Sakit saat Naik Pesawat

Manuver valsava

Sakit telinga saat naik pesawat seringkali hanya mengganggu kenyamanan perjalanan Anda, namun jarang sekali berakibat fatal. Namun, perubahan tekanan udara yang ekstrem bisa menyebabkan gendang telinga pecah dan pendengaran terganggu.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui beberapa tips berikut untuk mencegah sakit telinga saat naik pesawat.

Manuver valsava

Cara ini dilakukan dengan menutup mulut dan hidung, lalu meniup udara lewat hidung dengan kuat. Ini akan membuka saluran eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan hidung dan tenggorokan, sehingga tekanan udara di telinga menjadi seimbang.

Lakukan berulang-ulang sampai telinga terasa lega. Namun, hindari cara ini jika Anda sedang flu atau pilek.

Menelan dan menguap

Cara ini juga bertujuan untuk membuka saluran eustachius dengan menggerakkan otot-otot di sekitarnya. Anda bisa menelan ludah atau menguap saat pesawat akan lepas landas atau mendarat untuk mengurangi rasa sakit di telinga.

Mengunyah permen karet

Cara ini cocok untuk orang dewasa dan anak-anak di atas 3 tahun. Mengunyah permen karet saat penerbangan akan membantu menyesuaikan tekanan udara di telinga dengan cara yang sama seperti menelan dan menguap.

Menggunakan semprotan hidung

Jika Anda memiliki masalah hidung tersumbat, Anda bisa menggunakan semprotan hidung sebelum naik pesawat atau minum obat dekongestan. Ini akan membantu mengurangi pembengkakan di saluran eustachius dan memudahkan aliran udara.

Namun, jangan berlebihan dan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang hamil.

Membawa obat pereda nyeri telinga

Obat tetes telinga adalah salah satu pilihan yang efektif. Obat ini berfungsi meredakan peradangan dan mengurangi tekanan di telinga. Terdapat berbagai jenis obat tetes telinga yang bisa Anda bawa, beberapa di antaranya mengandung zat pereda nyeri seperti lidokain atau benzokain.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat tetes telinga, penting untuk membaca petunjuk penggunaan dan mengikuti anjuran dosis dari dokter atau apoteker Anda.

Selain obat tetes telinga, nasal spray juga bisa menjadi alternatif. Perubahan tekanan udara saat naik pesawat bisa mempengaruhi telinga dan hidung.

Penggunaan nasal spray sebelum atau saat penerbangan dapat membantu menjaga saluran hidung tetap terbuka dan memperbaiki keseimbangan tekanan di telinga.

Nasal spray yang mengandung zat pembebaskan hidung atau dekongestan bisa menjadi pilihan yang baik. Zat-zat ini dapat membantu meningkatkan aliran udara dan meringankan gejala sakit telinga.

Memakai earplug

Earplug adalah alat yang dipasang di lubang telinga untuk melindungi telinga dari suara bising atau tekanan udara. Anda bisa membeli earplug di apotek, toko souvenir, atau klinik telinga.

Earplug akan membantu menyeimbangkan tekanan udara di telinga secara perlahan saat pesawat lepas landas dan mendarat. Namun, jangan memakainya terlalu sering karena bisa menyebabkan sumbatan telinga.

Sambil menyusui bayi

Bayi juga bisa merasakan sakit telinga saat naik pesawat. Anda bisa menyusui bayi Anda saat pesawat akan lepas landas atau mendarat untuk mengurangi ketidaknyamanan di telinganya.

Pastikan bayi Anda mengenakan sabuk pengaman dan Anda duduk tegak saat menyusui.

Jangan tidur ketika pesawat sedang landing atau take off

Perbedaan tekanan udara umumnya terjadi saat pesawat sedang landing atau take off. Pada momen tersebut usahakan tetap terbangun. Karena pada saat tidur Anda tidak akan menyadari perubahan tekanan yang terjadi, dan ini dapat memperburuk masalah tekanan di telinga.

Sebaiknya tetap bangun dan Anda bisa melakukan gerakan pencegahan yang telah disebutkan di atas selama proses landing dan take off.

Telinga sakit saat naik pesawat adalah kondisi yang umum terjadi, namun bisa dicegah dan diatasi dengan mudah. Jika Anda mengalami gejala atau komplikasi yang serius, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter THT.

By Categories: Tips Traveling

Bagikan Artikel Ini Ke: