Untuk perorangan, penyewa biasanya diminta menyiapkan dokumen identitas, SIM aktif, alamat domisili, serta data pendukung sesuai kebijakan verifikasi. Untuk perusahaan, prosesnya dapat menggunakan dokumen legal usaha, surat permintaan kendaraan, data PIC, dan perjanjian sewa.

Perbedaan umumnya:

  • Perorangan: fokus pada verifikasi identitas dan kelayakan penggunaan.
  • Perusahaan: fokus pada legalitas, durasi, invoice, dan penanggung jawab kendaraan.
  • Sewa jangka panjang: biasanya membutuhkan kontrak tertulis yang lebih detail.