SalSari Resto & Coffee

Mengunjungi makam salah satu orang besar di Indonesia tentu merupakan pengalaman wisata yang sangat unik dan berbeda. Tapi, wisata ini tentu akan sangat mengasyikkan bagi para pecinta sejarah yang berjiwa nasionalis. Makam Bung Karno dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang unik ini.

Anda bisa berdoa di makam presiden pertama Indonesia lalu mempelajari sejarah kehidupan beliau. Tak hanya itu, Anda juga bisa berbelanja oleh-oleh dan mencicipi ragam kuliner di sini.

Sejarah Singkat Makam Bung Karno

komplek Makam Bung Karno

Ir. Soekarno adalah proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia. Pada saat beliau meninggal, awalnya beliau hendak dimakamkan di Kebun Raya Bogor, sesuai dengan dengan wasiatnya.

Akan tetapi, hal tersebut tidak jadi dilaksanakan karena keluarnya Keppres No. 44 Tahun 1970 tentang Pemakaman Presiden Soekarno. Keppres ini, dinyatakan bahwa Ir. Soekarno akan dimakamkan di Blitar, kota kelahiran beliau.

Keputusan itu diambil dengan pertimbangan bahwa kedua orang tua Bung Karno juga dimakamkan di kota tersebut. Namun, para sejarawan mengatakan bahwa hal tersebut ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik Presiden Soeharto.

Apa pun alasannya, makam Bung Karno ini di kemudian hari justru menjadi salah satu destinasi wisata terkenal di daerah Jawa Timur. Belum lagi karena makam beliau berdekatan dengan makam pendiri Kerajaan Majapahit, Dyah Wijaya atau Raden Wijaya.

Maka, tak heran bila banyak wisatawan yang berbondong-bondong datang untuk berziarah ke kedua makam ini.

Lokasi Makam Bung Karno

Lokasi komplek Makam Bung Karno sendiri beralamatkan di Jl. Ir. Soekarno No.152, Bendogerit, Sananwetan, Blitar, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 10 menit perjalanan dari Alun-alun Kota Blitar.

Untuk mencapai lokasi ini, Anda bisa menggunakan motor dan mobil pribadi. Tetapi, agar perjalanan lebih nyaman dan praktis, Anda bisa menggunakan layanan rental mobil plus driver berpengalaman. Pilihlah agen travel terbaik seperti Salsa Wisata.

Selain memudahkan perjalanan, Anda juga bisa lebih puas menjelajahi tempat-tempat wisata di Blitar lainnya!

Jam Operasional Makam Bung Karno

Jam Buka Pukul
Makam dan Museum Setiap hari 07.00 – 17.00 WIB
Perpustakaan Setiap hari 08.00 – 16.00 WIB
Istana Gebang Setiap hari 07.00 – 17.00 WIB

Harga Tiket Masuk Makam Bung Karno

Retribusi Tarif
Tiket masuk Rp3.000,00
Istana gebang Rp3.000,00
Perpustakaan Gratis
Parkir mobil Rp10.000,00
Parkir bus Rp15.000,00

Daya Tarik Makam Bung Karno

daya tarik Makam Bung Karno

Berziarah ke Makam Bung Karno

Tujuan utama mengunjungi tempat wisata ini tentu saja untuk berziarah ke makam sang Proklamator.

Nantinya, Anda akan memasuki sebuah gapura agung yang menghadap selatan. Gapura ini merupakan penanda area makam kedua orang tua Ir. Soekarno.

Setelah melewati gapura tersebut, para pengunjung akan langsung melihat makam Ir. Soekarno di sebuah pendopo.

Awalnya, makam ini dibatasi oleh dinding-dinding kaca. Kemudian, pada masa Presiden Abdurrahman Wahid, dinding-dinding kaca tersebut dibongkar sehingga para pengunjung dapat mendekat dan menabur bunga.

Nisan makam terbuat dari batu pualam besar berwarna hitam. Di permukaannya tertulis, “Di sini dimakamkan Bung Karno,” “Proklamator Kemerdekaan & Presiden Pertama Republik Indonesia, Penyambung Lidah Rakyat.”

Mempelajari Sejarah di Museum Bung Karno

Setelah mendoakan Ir. Soekarno, Anda bisa belajar sejarah di museum Bung Karno. Baik sejarah Indonesia maupun sejarah kehidupan Bung Karno bisa Anda pelajari di museum ini.

Seperti halnya Museum Kebangkitan Nasional, museum ini memiliki daya tarik tersendiri. Seperti puluhan lukisan dan foto yang menampilkan peristiwa-peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah foto ketika Bung Karno jatuh sakit sebelum wafat.

Ada juga koleksi lembaran uang rupiah yang bergambar Bung Karno. Dari mulai uang Rp1.000,00 tahun 1964 hingga uang Rp100.000,00 masa kini. Uniknya, terdapat cerita mistis tentang uang seribu rupiah tahun 1964 itu.

Konon katanya, uang tersebut dapat menggulung sendiri di tangan orang tertentu. Daya tarik utama dari museum ini adalah lukisan Bung Karno yang dibingkai kayu emas berukuran 1,5 x 1,75 meter.

Lukisan tersebut dianggap agak mistis sebab terasa seakan Bung Karno mengawasi ke mana pun pengunjung bergerak. Selain itu, pada bagian dada lukisan Bung Karno ini, terlihat berdegup seolah terdapat jantung manusia di dalamnya.

Singgah di Perpustakaan Bung Karno

Tidak hanya museum, di kawasan Makam Bung Karno juga terdapat perpustakaan. Di sini terdapat banyak sekali buku sejarah dan buku-buku lainnya yang bisa Anda baca.

Tak hanya itu, Anda juga bisa berfoto halaman dengan beberapa patung dan relief Bung Karno. Di dalam perpustakaan, Anda dapat menemui sebuah patung garuda pancasila dan foto-foto tokoh penting dalam sejarah Indonesia pula.

Di saat-saat tertentu, akan ada video dokumenter tentang Bung Karno. Perpustakaan ini juga terkadang sering untuk lokasi kompetisi loh! Seperti kompetisi bercerita kisah Bung Karno, sejarah Indonesia dan sebagainya.

Mengunjungi Istana Gebang

Tempat wisata ini bukan seperti Istana Bogor ya! Istana Gebang ini merupakan nama untuk rumah masa kecil Ir. Soekarno. Rumah ini dulunya dibeli oleh ayahanda Ir. Soekarno dari orang Belanda dan menjadi tempat tinggal masa remaja Ir. Soekarno.

Jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi taman makam. Anda bisa mencapainya menggunakan kendaraan pribadi, ojek, taksi online, atau dengan becak. Di halaman Istana Gebang, Anda akan melihat patung Ir. Soekarno sekaligus mobil antik kesayangan beliau.

Ada pula perabotan dan barang-barang antik yang masih menghiasi rumah ini. Ada baiknya bila Anda mengunjungi Istana Gebang pada tanggal 6 Juni, sebab akan ada acara-acara khusus untuk memperingati hari kelahiran sang Proklamator.

Berziarah ke Makam Raden Wijaya

Seperti yang sudah kami jelaskan tadi, makam Bung Karno terletak berdekatan dengan makam Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit. Jaraknya hanya sekitar 6 – 7 menit perjalanan.

Anda bisa berziarah ke makam Raden Wijaya juga sekaligus mempelajari sejarah Kerajaan Majapahit. Walau di sini tidak ada makam selayaknya makam Ir. Soekarno.

Melainkan reruntuhan Candi Simping yang disebutnya merupakan tempat bersemayam abu kremasi dari Raden Wijaya. Walau begitu, para wisatawan tetap tertarik untuk mengunjungi makam ini.

Fasilitas di Makam Bung Karno

gong perdamaian Makam Bung Karno

  • Parkiran
  • Perpustakaan
  • Gazebo
  • Taman
  • Kursi
  • Toilet
  • Mushola

Daerah Makam Bung Karno ini berdekatan dengan tempat wisata hits di Tulungagung juga loh! Jadi, jangan lupa sempatkan diri untuk mengunjunginya juga agar pengalaman berwisata lebih lengkap!

Untuk memudahkan perjalanan liburanmu, manfaatkan layanan paket wisata murah dari Salsa Wisata untuk mengakomodir seluruh kebutuhan wisata mu, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga tiket wisata.



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (10 votes)