Desa Tenganan adalah salah satu desa destinasi wisata kebudayaan di Bali yang cukup populer. Di dalamnya terdapat berbagai upacara adat, kerajinan Tenun yang unik dan juga langka di dunia.

Bila berkunjung ke Bali, tidak hanya ke Pura Lempuyang yang lagi ngehits di Bali, Desa kuno ini juga wajib Anda telusuri. Di sana Anda akan menemukan sensasi berwisata sejarah dan kebudayaan yang khas.

Berlibur di Pulau Dewata tidak perlu bingung mencari penginapan, karena ada hotel murah di Bali yang nyaman untuk Anda. Nah, tertarik berwisata ke Tenganan Bali? Simak ulasan artikel berikut ini, yuk.

Sejarah Desa Wisata Tenganan

sejarah Desa Wisata Tenganan

Desa Tenganan Bali merupakan destinasi wisata yang cukup populer sebagai destinasi budaya kuno yang berciri khas, khususnya di masa pra Majapahit. Inilah alasan penamaan desa ini yang kemudian diberi nama Desa Bali Aga artinya desa tua.

Namanya juga desa budaya, panorama desanya pasti kental dengan nuansa tradisional, pun termasuk kuliner khas Bali yang populer dan lezat. Selain itu desain bangunan kuno terlihat cukup unik dan berciri khas.

Di sana juga terdapat view perbukitan dan hutan adat yang tetap terawat beserta sawah-sawah yang cukup luas. Di tengahnya ada sungai dengan aliran air yang jernih, suasananya pun juga sejuk, lho.

Terasa begitu menenangkan, semuanya serba tradisional. Justru inilah yang membuat wisatawan mancanegara tertarik ingin berkunjung ke desa tua di Bali ini karena kaya akan kebudayaannya.

Pulau Dewata memang memiliki kebudayaan yang tetap terawat hingga kini, tak ayal banyak turis mancanegara yang ramai berkunjung ke sana.

Di desa ini juga ada atraksi upacara adat, di antaranya seperti perang pandan dan kerajinan tenun Gringsing, dan lainnya yang cukup langka di dunia.

Bila Anda berkunjung ke tempat wisata ubud yang kekinian, jangan lupa mampir ke desa wisata budaya ini, ya. Karena lokasinya pun tidak begitu jauh.

Lokasi Desa Tenganan

Desa Tenganan di Bali ini berlokasi di daerah Kecamatan manggis, Kabupaten Karangasem. Bila Anda dari Denpasar jaraknya sekitar 60 km.

Alasan Anda wajib ke desa ini, agar supaya lebih mengenal kebudayaan daerah Bali yang menjadi kekayaan Indonesia.

Menuju lokasi ini bisa menggunakan motor, mobil dan bus. Bila Anda menggunakan rental mobil Pajero Bali plus sopir dari agen Salsa Wisata. Perjalanan dengan segala medan akan bisa dilalui dengan aman dan nyaman.

Jam Buka Desa Tenganan

Jam Operasional Pukul
Setiap Hari 07.00 – 18.00 WITA

Harga Tiket Masuk Desa Wisata Tenganan

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi desa wisata Tenganan di Bali, Ada tiket masuknya juga, lho. Namun, tenang saja karena tarifnya murah meriah alias terjangkau oleh isi kantong semua kalangan.

Retribusi Tarif
Tiket masuk Rp10.000,00
Tarif parkir mobil Rp5.000,00
Tarif parkir motor Rp2.000,00

Gimana, murah bukan? Tiket ekonomis dan sudah bisa berkeliling mengunjungi desa wisata yang unik. Anda juga bisa belajar banyak hal mulai dari kebudayaan Bali kuno hingga sejarahnya.

Di sepanjang perjalanan menuju area ini Anda juga bisa mencicipi oleh-oleh khas Bali makanan dengan harga yang ekonomis pula. Anda bisa menyempatkan momen liburan ini sambil berwisata.

Daya Tarik Desa Tenganan

acara adat di Desa Wisata Tenganan

Jadi, mengapa Anda harus berwisata ke Desa Bali Aga ini? Alasannya karena menawarkan daya tarik yang cukup unik.  Bila berkunjung ke tempat wisata Jembrana yang hits, jangan lupa mampir ke desa kuno ini.

Anda boleh mengajak keluarga besar dengan menggunakan medium bus Travel Bali dari agen travel Salsa Wisata. Trip perjalanan akan menyenangkan karena bisa mampir ke berbagai lokasi wisata lain.

Di bawah ini ada beberapa daya tarik Desa Bali Aga yang perlu Anda ketahui.

Bangunan dengan Arsitek yang Unik

Salah satu hal unik lainnya yang bisa Anda temui di Desa Bali Aga adalah desain bangunan unik yang tradisional. Hingga kini rumah tersebut memiliki daya tarik istimewa dan salah satu primadona di area wisata.

Di desa ini cukup berbeda dibanding desa lainnya, inilah alasan mengapa Anda perlu berkunjung menikmati keindahan di tempat ini.

Meskipun zaman telah modern yang ditandai dengan berbagai perubahan, desa ini tetap tidak berubah dan melestarikan budaya leluhur. Masyarakat di desa ini juga memeluk erat aturan, nilai dan kearifan lokal.

Pameran Alat Musik Sakral

Selain Tari, ada pula pameran musik sakral yang dimainkan untuk upacara adat atau upacara agama kepercayaan masyarakat di sana. Alat musik ini cukup sakral sehingga penggunaannya perlu berhati-hati.

Alunan musiknya berciri khas dan enak didengar. Cukup langka sehingga terdengar unik dan banyak disukai oleh warga.

Ada pula pertunjukkan tari Mabuang dan Tari Rejang yang cukup sering dilakukan di acara adat di desa ini. Demikian ini hanya bisa dijumpai di daerah Bali.

Pertunjukan Tari Tradisional

Di Desa wisata ini, ada juga pertunjukan tari tradisional yang ditampilkan di momen khusus.

Beruntung bila Anda bisa menyaksikan sendiri di momen tersebut. Di antara pertunjukkan tariannya adalah Mabuang Mulan Daha, masing-masing anggota penarinya terdiri dari gadis-gadis desa.

Alunan musik yang sakral merupakan persembahan kehormatan kepada Sang Hyang Widhi Wasa. Ada pula pertunjukkan Tari Mabuang dan Tari Rejang yang cukup sering dilakukan oleh warga.

Fasilitas di Desa Tenganan

koleksi topeng Desa Wisata Tenganan

Meskipun Anda sedang berkunjung ke desa wisata tradisional, tetapi di dalamnya juga terdapat berbagai fasilitas yang menarik. Beberapa diantaranya yaitu:

  • Parkiran
  • Balai pertemuan
  • Kamar mandi
  • Jungle Trackking
  • Kios souvenir
  • Wifi

Selain itu, bila Anda ingin berwisata kuliner, juga tersedia dengan menu makanan tradisional khas Bali yang enak banget.

Cukup asyik, bukan? Selain harga tiket murah, fasilitas yang memadai, ditambah pula bisa mendapatkan wawasan kebudayaan dan sejarah akan menambah pengetahuan wisatawan.

Bila Anda tertarik liburan ke tempat ini, Anda juga bisa memilih paket wisata Bali dari Salsa Wisata yang murah mulai perharinya. Ditambah lagi dengan kendaraan dan lokasi-lokasi wisata yang populer di pulau Dewata ini.

By Categories: Destinasi, Bali

Bagikan Artikel Ini Ke: