SalSari Resto & Coffee




earn money by playing games paypal, earn money online free, earn money real app, earn money in apps, earn money by playing games, how to earn money fast, earn money from surveys, earn money online, youtube earn money, earn money from youtube, earn money to paypal, how to earn money online, watch video earn money, earn extra money, earn money by watching videos, earn money from home, how to save money,

Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki beragam tempat wisata yang menarik untuk Anda kunjungi. Salah satunya seperti Alun-alun Bandung yang sudah menjadi ikon dan destinasi wajib di Kota Kembang ini.

Bahkan tempat ini merupakan destinasi yang cukup populer, bukan hanya di kalangan warga Bandung, tetapi juga wisatawan dari luar kota. Letaknya yang strategis membuat tempat ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan.

Belum lagi, tempat ini juga menawarkan berbagai kegiatan menyenangkan yang bisa Anda lakukan, tetapi dengan biaya yang tidak menguras kantong. Seperti halnya sejumlah tempat wisata seperti luar negeri di Bandung yang terkenal cantik dan murah.

Nah, jika Anda kebetulan sedang berkunjung ke Bandung, berkunjung ke sini menjadi hal yang wajib. Supaya tidak penasaran, mari kita bahas tentang Alun-alun Bandung terlebih dahulu.

Sekilas Tentang Alun-alun Bandung

Sebagai salah satu tempat wisata Jawa Barat yang ikonik, Alun-alun Bandung ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Tempat ini memiliki fungsi dan penampakan yang berubah-ubah seiring perkembangan kota Bandung.

Pada masa penjajahan Belanda dulu, lokasi Alun alun Bandung berdiri ini sempat berfungsi sebagai tempat persinggahan atau penggantian kuda untuk mengantarkan surat. Area ini memang merupakan Gedung Kantor Pos pada masa kolonial.

Area ini baru berganti menjadi alun-alun pada tahun 1810. Setelah menjadi alun-alun, masyarakat sekitar menjadikan tempat ini sebagai pusat aktivitas, bahkan tidak jarang mereka menyulapnya menjadi arena pertandingan sepak bola.

Hingga tahun 2014 lalu, area ini masih hanya berupa taman luas dengan air mancur sebagai simbol kota Bandung. Akan tetapi, saat Ridwan Kamil menjabat sebagai walikota, tempat ini mendapatkan revitalisasi yang cukup besar sehingga memiliki tampilan yang lebih modern.

Daya Tarik Alun-alun Bandung

Sejarah Alun-alun Bandung

how do you earn money with youtube, can you make money in youtube, how much money per view youtube, donate money charity, car insurance save money, burberry money clip, donating money for charity, best software to manage money, credit cards money back, best credit card money back, sending money to dominican republic, earn money from game, earn money game, earn money fast, youtube royalty free music, play game earn money, earn money playing games, how to make money quickly

Alun-alun Bandung menjadi tempat yang populer bukan tanpa alasan. Tempat ini memang menyimpan berbagai daya tarik yang bisa membuat Anda betah berlama-lama di sini, berikut beberapa diantaranya.

Lapangan Rumput Sintetis

Daya tarik utama alun alun Bandung yang paling mencolok adalah lapangan rumput sintetis berwarna hijau. Dengan luas 1.200 meter persegi, area ini memiliki hiasan berupa motif berbentuk geometris, sehingga sangat indah ketika Anda melihatnya dari ketinggian.

Area ini merupakan area ruang terbuka bagi para pengunjungnya untuk berkumpul dan bersantai. Pihak pengelola sengaja menggunakan rumput sintetis agar lebih tahan lama.

Jika Anda masuk ke area ini, Anda harus melepas alas kaki agar rumput tersebut tidak mudah rusak dan Anda bisa lebih nyaman. Dengan demikian, Anda bisa menikmati lapangan ini dengan lebih leluasa.

Pada bagian utara di area ini juga terdapat area bermain anak yang lengkap dengan beragam permainan edukatif. Sedangkan pada bagian selatannya ada taman yang lengkap dengan bangku-bangku.

Banyak pengunjung yang datang ke area alun-alun Bandung ini pada sore hari menuju malam hari. Alasannya, banyak yang datang untuk mengabadikan keindahan pemandangan di alun-alun pada saat matahari terbenam.

Masjid Raya Bandung

Lapangan Rumput Sintetis yang sebelumnya kita bahas ini berada tepat di depan Masjid Raya Bandung. Siapa sangka, masjid dengan ukuran besar dan desain menawan ini ternyata memiliki usia yang sama tuanya dengan alun-alun Bandung.

Masjid ini terkenal karena memiliki dua menara yang menjulang di sisi kanan dan kirinya. Menariknya lagi, masjid yang awalnya bernama Masjid Agung Bandung ini memiliki kubah yang berwarna emas.

Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah bagi pemeluk agama Islam, masjid ini juga menjadi salah satu objek wisata unggulan di sini. Para pengunjung bisa naik ke puncak dua menara tersebut dengan membayar tiket yang cukup terjangkau.

Para pengunjung bisa naik ke atas menara menggunakan lift. Dari atas menara ini pengunjung bisa melihat pemandangan alun-alun dari atas yang sangat indah.

Tetapi perlu Anda ingat bahwa Anda tidak bisa naik ke menara pada pagi dan malam hari, serta pada waktu salat Jumat. Jumlah kuota pengunjung juga terbatas agar beban pada lift tidak terlalu berat.

Kuliner di Jalan Kepatihan Alun-alun Bandung

Selanjutnya, jika Anda sudah puas mengelilingi alun-alun Bandung, Anda bisa mencoba kuliner yang ada di sekitar alun-alun. Para wisatawan bisa mencicipi berbagai jajanan yang dijual oleh para pedagang kaki lima di sana.

Jajanan maupun makanan khas Jawa Barat lainnya yang tersedia di sini bermacam-macam. Ada batagor, cakwe, mie kocok, cimol, tahu gejrot, dan masih banyak lagi.

Pasar Malam

Bagi Anda yang berkunjung ke Alun alun Bandung di malam Minggu, tempat ini akan terlihat berbeda karena adanya pasar malam yang buka di tempat ini. Para wisatawan dapat menemukan beberapa wahana yang menarik di pasar malam tersebut.

Salah satu wahana yang menjadi favorit para pengunjung adalah bianglala yang berhiaskan lampu warna-warni. Tarif untuk menaiki bianglala ini pun terbilang cukup murah.

Selain itu, di pasar malam ini Anda juga bisa membeli sejumlah oleh-oleh khas Jawa Barat terkenal. Misalnya saja seperti peuyeum, wayang golek, maupun pernak-pernik lain khas tanah sunda.

Pasar malamnya sendiri buka di seberang alun-alun Bandung. Biasanya, pasar malam ini mulai bisa Anda kunjungi pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Berkeliling Menggunakan Bandros

Satu lagi hal yang tidak boleh sampai terlewat untuk Anda lakukan saat berkunjung ke alun-alun Bandung adalah naik Bandros. Bagi yang masih asing, Bandros adalah singkatan dari Bandung Tour On Bus.

Kendaraan ini merupakan kendaraan tingkat dua bak yang mirip dengan bus tingkat yang ada di London. Para wisatawan bisa menaiki bus ini untuk berkeliling di kawasan alun alun Bandung.

Bandros yang harga tiketnya cukup terjangkau ini akan berjalan melewati rute yang sudah ditentukan. Kendaraan tur ini akan melewati rute alun alun Bandung, Cibaduyut, Leuwi Panjang, Museum Sri Baduga, Alun-Alun Regol, dan daerah Buah Batu.

Fasilitas di Kawasan Alun-alun Bandung

Tiket Masuk Alun-alun Bandung

Untuk mengakomodasi kebutuhan para pengunjungnya, kawasan alun-alun Bandung sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai. Mulai dari area parkir bawah tanah, toilet, hingga kantin.

Sekitar kawasan alun-alun ini juga terdapat banyak hotel murah Bandung terkenal yang bisa Anda pilih sebagai akomodasi. Dengan begitu, Anda bisa mengunjungi kawasan alun-alun dan sekitarnya dengan lebih mudah.

Harga Tiket Masuk Alun-alun Bandung

Untuk harga tiket masuk ke alun-alun Bandung sendiri semuanya gratis, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Namun jika Anda ingin naik ke menara Masjid Raya Bandung, Anda harus membayar Rp10.000,00.

Harga yang sama juga harus Anda keluarkan jika Anda ingin menaiki wahana bianglala yang ada di malam Minggu. Selain itu, bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi cukup membayar biaya parkir sebesar Rp7.000,00. Bagaimana, cukup terjangkau bukan?

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Tiket Masuk Menara Masjid Raya Bandung Rp10.000,00
Tiket Naik Bianglala (Pasar Malam) Rp10.000,00
Biaya Parkir Kendaraan Rp7.000,00

Rute Menuju Lokasi Alun-alun Bandung

Lokasi Alun-alun Bandung

Alun alun Bandung berlokasi tepat di pusat Kota Bandung, berada di antara Jalan Asia-Afrika dan Jalan Dalem Kaum. Karena lokasinya yang strategis, tempat wisata ini bisa Anda sambangi dengan mudah menggunakan segala jenis angkutan.

Jika menggunakan rute dari Stasiun Bandung, Anda bisa naik kendaraan bermotor selama 19 menit ke Jalan Asia Afrika. Sedangkan jika Anda menggunakan rute Terminal Leuwipanjang, maka Anda hanya akan membutuhkan waktu sekitar 15 menit melewati Jalan Leuwi Panjang dan Jalan Moch. Toha.

Sementara itu, bagi Anda yang datang dari Bandara Husein Sastranegara, waktu yang Anda butuhkan untuk sampai ke tempat ini adalah sekitar 21 menit. Anda bisa menuju alun-alun Bandung melewati rute Jalan Penjajaran.

Jika Anda tidak mau repot membawa kendaraan pribadi sendiri, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil Alphard Bandung plus sopir, dari Salsa Wisata. Dengan begitu perjalanan Anda pun akan menjadi lebih praktis dan nyaman.

Jam Buka Alun-alun Bandung

Alun-alun Bandung ini buka selama 24 jam setiap harinya dan terbuka untuk umum. Tetapi waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah di sore hari, sambil menikmati matahari terbenam.

Itulah tadi informasi mengenai alun-alun Bandung sebagai tempat yang layak untuk Anda kunjungi. Jika Anda kebetulan mengunjungi Kota Kembang ini, jangan lupa untuk mampir dan mengunjungi destinasi menarik lainnya.

Nikmati semua perjalanan seru tersebut bersama layanan paket family gathering Bandung murah dari Salsa Wisata. Dengan begitu segala kebutuhan liburan Anda bersama rombongan akan terpenuhi dan liburan pun jadi semakin mudah serta nyaman.



Bagikan Artikel Ini Ke:

About the Author: Zaki

Penulis yang senang makan dan melakukan hal menyenangkan sambil jalan-jalan bersama rekan.
By Categories: Bandung, Destinasi



Sewa Bus Pariwisata Murah Istimewa

Rental Mobil Wisata Plus Sopir

Pos-pos Terbaru

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom atau ada pertanyaan terkait layanan kami

08112939969

5/5 - (2 votes)