earn money by playing games paypal, earn money online free, earn money real app, earn money in apps, earn money by playing games, how to earn money fast, earn money from surveys, earn money online, youtube earn money, earn money from youtube, earn money to paypal, how to earn money online, watch video earn money, earn extra money, earn money by watching videos, earn money from home, how to save money,

Benteng Pendem Ambarawa merupakan salah satu benteng bersejarah yang ada di Semarang. Usia benteng ini sudah lebih dari 100 tahun dan menjadi saksi perjuangan kemerdekaan Semarang.

Keindahan benteng ini bahkan pernah diabadikan dalam film karya Hanung Bramantyo yang berjudul Soekarno. Anda bisa menyaksikan arsitektur khas bangunan Belanda dengan karakter unik dari tempat wisata ini.

Benteng Pendem Ambarawa bisa Anda kunjungi dengan memanfaatkan paket wisata Semarang dari Biro Perjalanan. Tapi sebelum itu, mari simak terlebih dahulu ulasan lengkap mengenai destinasi wisata di Semarang berikut ini.

Sejarah Benteng Pendem

Sejarah Benteng Pendem

how do you earn money with youtube, can you make money in youtube, how much money per view youtube, donate money charity, car insurance save money, burberry money clip, donating money for charity, best software to manage money, credit cards money back, best credit card money back, sending money to dominican republic, earn money from game, earn money game, earn money fast, youtube royalty free music, play game earn money, earn money playing games, how to make money quickly

Nama asli benteng ini sebenarnya adalah Benteng Fort Willem I yang dibangun oleh pemerintah Belanda. Namun karena benteng ini berada di beberapa meter di bawah tanah membuat namanya lebih dikenal dengan sebutan Benteng Pendem.

Kata Pendem sendiri berasal dari bahasa Jawa Pendhem yang berarti pendam atau kubur. Objek wisata ini dulu difungsikan sebagai barak dan gudang militer, agar aman dari serangan benteng dibangun di bawah permukaan tanah.

Pembangunan benteng dimulai pada tahun 1834 oleh VOC dan baru selesai pada tahun 1845. Arsitektur Benteng Pendem berbeda dengan benteng pada umumnya yang memiliki banyak lubang meletakan meriam.

Benteng Pendem justru memiliki banyak jendela dan pintu yang sekilas terlihat seperti gaya bangunan Lawang Sewu. Luas bangunan utama benteng sekitar 178 x 178 meter dengan beberapa bastion di area terpisah sekitar 94 meter dari benteng.

Fort Willem I lebih banyak digunakan sebagai barak militer dan penjara bagi anak-anak dan orang dewasa. Benteng ini juga sudah pernah mengalami renovasi yakni pada tahun 1865 saat terjadi gempa yang menghancurkan sebagian besar bangunan benteng.

Saat ini sebagian besar kawasan benteng dikelilingi sawah serta pemukiman warga dan hanya beberapa bangunan yang digunakan sebagai lapas. Meskipun begitu, nilai sejarah dan bentuk asli bangunan tempat wisata ini ini  masih bisa Anda lihat dan pelajari dengan jelas.

Daya Tarik dan Kegiatan Seru di Benteng Pendem

Foto Benteng Pendem

Keunikan yang dimiliki Benteng Pendem Ambarawa menjadikannya salah satu tempat wisata di Semarang yang cukup populer di kalangan masyarakat. Ada banyak hal seru dan hal baru yang bisa Anda dapatkan dengan mengunjungi Benteng Pendem, berikut diantaranya

Arsitektur Bangunan Benteng

Salah satu yang menarik dari Benteng Pendem ini adalah arsitekturnya yang tidak seperti Benteng peninggalan penjajah pada umumnya. Bangunan tempat wisata ini tersembunyi di balik pepohonan rindang sehingga sulit terlihat dari jauh.

Pada bagian dalam benteng terdapat beberapa komplek bangunan yang memiliki gaya arsitektur seperti Lawang Sewu. Banyak sekali jendela dan pintu yang bisa Anda lihat dari salah satu komplek benteng.

Di bagian luar benteng terdapat 11 bangunan kecil terpisah yang dulu berfungsi sebagai menara pengintai dan gudang. Pada awalnya benteng ini memiliki warna putih yang indah, namun karena lama terbengkalai sebagian besar bangunan runtuh dan ditumbuhi lumut.

Hanya sebagian kompleks saja yang saat ini masih digunakan sebagai Lapas oleh pemerintah. Keunikan sisa-sisa bangunan dan arsitekturnya inilah yang membuat banyak wisatawan datang berkunjung.

Spot Foto Instagramable di Reruntuhan Benteng

Meskipun berkesan angker dan mengerikan karena lama tidak terawat dan digunakan, Benteng Pendem ini tetap menarik untuk dikunjungi. Karakter bangunan tua inilah yang menjadi alasan benteng ini selalu ramai oleh para wisatawan.

Banyak spot menarik yang menawarkan pemandangan eksotis dari tempat wisata Ambarawa ini. Salah satunya adalah blok dua bangunan pertama yang saling berhadapan di dekat pintu masuk.

Biasanya pengunjung akan berfoto di jalan yang memisahkan kedua bangunan tersebut. Pemandangan puluhan pintu dan jendela dari setiap gedung terlihat sangat menarik di dalam kamera.

Terlebih lagi batu bata merah dan lumut hijau yang menyatu dengan dinding menambah kesan khas yang tidak biasa. Anda bisa mendapatkan banyak foto-foto unik dan instagramable di dalam komplek Benteng Pendem.

Belajar Sejarah

Mengunjungi destinasi wisata ini tidak hanya sekedar rekreasi biasa karena Anda bisa belajar banyak terutama sejarah di tempat ini. Sisa-sisa bangunan yang masih berdiri memiliki ceritanya masing-masing sejak masa satu abad yang lalu.

Bangunan ini pertama digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata militer sekaligus barak bagi tentara Belanda. Lalu pada masa pemerintahan Jepang, Benteng Pendem beralih fungsi sebagai kamp militer untuk menahan para tawanan perang.

Setelah masa kemerdekaan, Benteng ini sempat berfungsi sebagai markas besar TKR Tentara Keamanan Rakyat sebelum akhirnya menjadi penjara. Sebagian area benteng sekarang sudah menjadi Lapas Kelas II A oleh pemerintah Ambarawa dan masih bisa Anda kunjungi.

Petugas lapas atau tentara yang menjaga objek wisata ini siap memandu Anda selama kunjungan ke tempat ini. Sehingga Anda bisa berekresi sekaligus belajar mengenai sejarah di Benteng Pendem dengan menyenangkan.

Harga Tiket Masuk Benteng Pendem

Untuk memasuki Benteng Pendem Anda tidak akan dikenakan karcis masuk hanya perlu izin ke petugas lapas yang berjaga. Biaya yang perlu Anda keluarkan hanya biaya parkir yang sangat murah, berikut rinciannya:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Parkir Motor Rp2.000,00
Parkir Mobil Rp5.000,00

Harga yang tercantum di dalam masih bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Namun daftar ini tetap bisa Anda gunakan sebagai perkiraan dan persiapan sebelum mengunjungi Benteng Pendem Ambarawa.

Anda pun dapat mengunjungi destinasi wisata lainnya di Semarang melalui paket loburan dari agen tour. Dengan paket tersebut Anda tidak perlu pusing memikirkan akomodasi dan biaya yang mahal karena semua sudah tertangani oleh biro perjalanan.

Lokasi dan Rute Menuju Benteng Pendem

Untuk menuju Benteng Pendem ini sangat mudah karena letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota dan jalur utama. Alamatnya berada di Jl. Benteng Dalam No. 1, Kupang, Ambarawa, Bugisari, Lodoyong, Kec. Ambarawa.

Dari Kota Semarang Jaraknya sekitar 43 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 50 menit. Rute yang bisa Anda ambil dengan melewati jalan Tol Semarang Solo kemudian keluar di Tol Bawen.

Selanjutnya dari pintu keluar Tol Bawen Anda bisa menuju arah Rawa Pening dengan melewati Jl. Jend. M Sarbini. Kemudian berbelok ke arah Lapas Kelas IIA Ambarawa dan Anda pun sudah tiba di Benteng Pendem Ambarawa.

Lokasinya sangat dekat dengan berbagai tempat wisata lain seperti alun-alun Ambarawa, Eling Bening, dan Rawa Pening. Sehingga Anda memiliki banyak pilihan wisata setelah mengunjungi tempat wisata ini.

Agar lebih mudah menuju lokasi, Anda bisa manfaatkan Google Maps untuk menunjukan rute terbaik dari manapun Anda berangkat. Bisa pula dengan menggunakan jasa Sopir dari rental innova Semarang maupun Biro Perjalanan yang siap mengantar Anda langsung menuju lokasi

Jam Operasional Benteng Pendem

Jam kunjungan ke Benteng Pendem ini terbatas mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap harinya. Biasanya pengunjung yang datang ke destinasi wisata ini mulai ramai saat pagi dan sore hari.

Saat pagi hari kawasan benteng ini sangat nyaman untuk berolahraga seperti bersepeda karena udaranya yang masih segar. Cuaca yang tidak terlalu panas juga membuat aktivitas Anda di Benteng Pendem tetap menyenangkan. Anda bisa menikmati makanan khas Semarang di sekitar lokasi tempat wisata ini.

Jika Anda datang saat sore hari, Anda bisa melihat sinar matahari sore mengenai tembok dinding benteng yang usang. Momen ini sering menjadi incaran pengunjung untuk mendapatkan foto terbaiknya di objek wisata ini.

Kapanpun waktu yang Anda pilih, keindahan dan nilai sejarah Benteng Pendem tetap bisa Anda nikmati seutuhnya. Terlebih lagi jika Anda menggunakan jasa Biro Perjalanan untuk menemani perjalanan liburan Anda di Semarang, sudah pasti akan sangat menyenangkan.

Bagikan Artikel Ini Ke:

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom atau ada pertanyaan terkait layanan kami

5/5 - (6 votes)