SalSari Resto & Coffee




earn money by playing games paypal, earn money online free, earn money real app, earn money in apps, earn money by playing games, how to earn money fast, earn money from surveys, earn money online, youtube earn money, earn money from youtube, earn money to paypal, how to earn money online, watch video earn money, earn extra money, earn money by watching videos, earn money from home, how to save money,

Tempat wisata Jogja tidak hanya sekedar pantai atau Malioboro, ada pula museum-museum menarik yang bisa dikunjungi salah satunya Museum Sonobudoyo. Di dalam museum ini terdapat banyak barang peninggalan keraton Yogyakarta dan juga barang-barang bersejarah berbagai bentuk.

Selain itu Anda juga bisa menyaksikan berbagai macam pagelaran seni budaya seperti wayang kulit yang rutin dilaksanakan setiap minggunya. Sehingga tidak heran bila saat malam hari museum ini tetap ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan pagelaran wayang.

Anda bisa mengunjungi destinasi wisata ini dengan menggunakan paket tour Jogja yang ditawarkan biro perjalanan. Namun sebelum itu mari simak terlebih dahulu apa saja hal menarik yang bisa Anda dapatkan di Museum Sonobudoyo berikut ini:

Sejarah Museum Sonobudoyo

Sejarah pembangunan Museum Sonobudoyo ini diawali dengan berdirinya yayasan Java Institute di Surakarta pada tahun 1919. Yayasan tersebut bergerak di bidang pelestarian kebudayaan nusantara khususnya daerah Jawa, Bali, Madura, dan Lombok.

Pada kongres  Java Institute di tahun 1924, muncul gagasan dan keputusan untuk membangun sebuah museum di daerah Yogyakarta. Museum ini akan difungsikan sebagai media pengumpulan data budaya dari berbagai daerah di Indonesia terutama daerah yang dinaungi yayasan.

Setelah melewati beberapa tahun proses persiapan, akhirnya pembangunan dimulai pada tahun 1934 dipimpin arsitektur Belanda Ir. Th. Karsten dan timnya. Pembangunan tersebut dilaksanakan diatas lahan seluas 7.800 meter persegi yang merupakan hibah dari Sri Sultan Hamengkubuwono VII.

Museum ini diresmikan dan mulai beroperasi pada tanggal 6 November 1935 dan diberi nama sebagai Sonobudoyo. Kata sono sendiri memiliki arti tempat dan budoyo berarti budaya, sehingga secara harfiah sonobudoyo bisa diartikan sebagai ‘tempat budaya’.

Pada tahun 1945, bangunan museum juga sempat hancur karena menjadi korban penjatuhan bom oleh tentara Belanda. Setelah direnovasi tepatnya pada tahun 1974 pengelolaan museum ini diserahkan kepada pemerintah pusat di bawah Kementerian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Baru di tahun 2001 pengelolaan museum diserahkan kembali kepada pemerintah DIY dan terus dikelola hingga sekarang. Dari sejarah panjangnya tersebut, Museum Sonobudoyo termasuk salah satu museum tertua yang ada di Kota Jogja.

Koleksi Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo memiliki koleksi benda bersejarah yang jumlahnya mencapai 63.000 lebih dan terdiri dari 10 kategori. Kategori tersebut antara lain adalah teknologi, numismatika, geologi, keramikologi, seni rupa, etnografi, filologika, arkeologi, biologi, dan historika. Dari semua kategori tersebut terdapat beberapa koleksi unggulan yang wajib untuk Anda lihat dan berikut beberapa diantaranya:

Keris dan Benda Pusaka

Keris dan Benda Pusaka

how do you earn money with youtube, can you make money in youtube, how much money per view youtube, donate money charity, car insurance save money, burberry money clip, donating money for charity, best software to manage money, credit cards money back, best credit card money back, sending money to dominican republic, earn money from game, earn money game, earn money fast, youtube royalty free music, play game earn money, earn money playing games, how to make money quickly

Salah satu koleksi milik museum yang paling populer adalah keris tradisional peninggalan keraton dan kerajaan pada zaman dulu. Keris yang ada di sini tidak hanya berasal dari daerah Yogyakarta namun juga luar daerah seperti Solo, Bali, dan daerah lainnya.

Selain keris benda-benda pusaka yang sudah berusia ratusan tahun untuk upacara adat pada zaman dulu juga bisa Anda temukan disini. Contohnya seperti nekara, moko, genta perunggu, dan pakinangan yang menjadi peralatan penting pada masanya.

Alat Musik dan Permainan

Koleksi Alat Musik

Alat musik tradisional dari berbagai daerah di luar Jogja juga menjadi bagian koleksi unggulan yang bisa Anda lihat di dalam museum. Bahkan beberapa alat musik yang terbuat dari kerang dan bambu sudah ada sejak zaman batu.

Permainan tradisional para bangsawan dan rakyat pada masa lampau juga bisa Anda lihat misalnya alat adu kemiri. Ada pula wayang-wayang kulit asli tokoh pewayangan Rahwana, Rama, Sinta, Hanoman dan lainnya yang ikut dipamerkan di dalam museum.

Batik dan Karya Seni

Koleksi Batik

Tidak ketinggalan koleksi batik dan pakaian adat khas Jawa Bali dan sekitarnya menjadi barang pameran favorit banyak wisatawan. Disini Anda bisa melihat banyak sekali jenis batik dan pakaian adat yang sudah cukup sulit untuk dilihat selain di Museum Sonobudoyo.

Karya seni berupa pahatan kayu dan emas juga termasuk koleksi yang wajib untuk Anda lihat saat berkunjung ke objek wisata ini. Mulai dari pahatan kayu kori dari Bali, pasren miliki Sultan, hingga topeng emas Puspa Sarira bisa Anda temukan terpajang di area koleksi museum.

Arsip dan Dokumen

Untuk Anda yang butuh referensi dokumen lama dan buku-buku bersejarah bisa datang ke area perpustakaan museum. Ada banyak karya tulis serta manuskrip kuno yang bisa membantu Anda melakukan penelitian dengan informasi yang diperlukan.

Namun sayangnya manuskrip dan dokumen lama tersebut tidak bisa Anda pinjam dan bawa pulang termasuk tidak boleh difoto. Sehingga pengunjung yang datang hanya bisa membacanya langsung di tempat yang sudah disediakan pihak pengelola.

Hal Menarik di Museum Sonobudoyo

Selain berkeliling melihat-lihat barang koleksi museum, ada banyak hal menarik lain yang bisa Anda lakukan di tempat ini. Berikut ini beberapa aktivitas menarik yang wajib Anda coba jika berencana mengunjungi Museum Sonobudoyo:

Menyaksikan Pentas Seni

Setelah puas berkeliling museum di siang hari, saat malam Anda bisa ikut menyaksikan pentas seni yang diadakan pihak pengelola museum. Pagelaran seni ini dilakukan rutin setiap hari setelah pukul 20.00 WIB dan selalu berbeda setiap harinya.

Untuk pementasan wayang kulit biasa dilakukan pada hari Selasa, sedangkan hari Rabu dan Kamis berganti menjadi pementasan kesenian kerakyatan. Lalu untuk hari Jumat hingga Minggu menjadi jadwal pementasan wayang topeng.

Anda bisa memilih sendiri kapan waktu dan pementasan yang ingin Anda saksikan sambil menikmati suasana malam Jogja yang syahdu. Jadwal pentas seni di museum ini bisa Anda lihat di situs resmi pengelolaan Museum Sonobudoyo.

Berburu Souvenir Unik

Jika Anda tidak memiliki waktu lama di Museum Sonobudoyo, manfaatkan waktu terbatas tersebut dengan membeli oleh-oleh khas Jogja yang ada. Di sekitar kawasan museum banyak tersebar para penjual souvenir menarik mulai dari kerajinan tangan hingga kaos yang bisa Anda pilih untuk dibawa pulang.

Harga yang ditawarkan untuk barang-barang tersebut juga sangat terjangkau sehingga Anda tidak perlu takut mendapatkan harga yang mahal. Jika Anda ingin lebih puas berbelanja bisa bergeser sedikit ke kawasan Pasar Beringharjo yang tidak terlalu jauh dari museum.

Harga Tiket Masuk Museum Sonobudoyo

Tarif masuk Museum Sonobudoyo ini sangat murah dan terjangkau terutama bagi wisatawan domestik dan rombongan siswa. Namun untuk pementasan seni berlaku tarif berbeda yang cukup mahal, untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut:

Retribusi Tarif
Wisatawan Dewasa Perorangan Rp3.000,00
Wisatawan Dewasa Rombongan Rp2.500,00
Wisatawan Anak-anak Perorangan Rp2.500,00
Wisatawan Anak-anak Rombongan Rp2.000,00
Tiket Pentas Wayang Kulit Rp20.000,00
Tiket Pentas Wayang Topeng Rp50.000,00
Tiket Pentas Kesenian Rakyat Rp50.000,00

Harga yang tercantum di dalam tabel sewaktu-waktu dapat berubah tergantung kebijakan dari pihak pengelola. Namun daftar ini bisa Anda gunakan sebagai perkiraan biaya dan pertimbangan sebelum mengunjungi Museum Sonobudoyo.

Dapatkan pula kemudahan mengunjungi berbagai destinasi wisata Jogja lainnya dengan menggunakan paket tour yang ditawarkan biro perjalanan. Melalui paket tersebut Anda bisa puas berkeliling dan menikmati berbagai makanan khas Jogja dengan tenang tanpa harus ribet.

Lokasi dan Rute Menuju Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo memiliki dua bangunan terpisah yang bisa Anda kunjungi namun untuk pementasan biasa dilakukan di Museum Sonobudoyo Unit I. Alamatnya terletak di Jl. Pangurakan No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Sedangkan Museum Sonobudoyo Unit II terletak di Jl. Wijilan No.27D, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Lokasinya sangat dekat dengan pusat Gudeg Wijilan yang menjual berbagai macam gudeg lezat khas Jogja.

Anda bisa mengunjungi tempat ini dengan bantuan navigasi Google Maps yang akan menunjukan rute terbaik dari titik Anda berada. Bisa pula dengan memanfaatkan jasa sopir dari rental mobil Alphard Jogja yang siap mengantar Anda langsung ke lokasi.

Jam Operasional Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo ini bisa Anda kunjungi setiap hari selain hari Senin dan saat hari libur nasional berlangsung. Jam operasional nya sendiri dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB kecuali hari Jumat.

Khusus pada hari Jumat, museum ini hanya buka hingga pukul 14.00 WIB dari pukul 08.00 WIB. Waktu terbaik untuk berkunjung biasanya saat pagi menjelang siang sekitar pukul 10.00 WIB.

Usahakan untuk datang pada saat musim kemarau agar Anda bisa melanjutkan jalan-jalan dengan tenang tanpa terganggu hujan. Dengan begitu liburan Anda di Jogja bisa semakin seru dan menyenangkan tanpa ada gangguan cuaca.



Bagikan Artikel Ini Ke:

About the Author: An Nahal

Hai, saya An Nahal, selamat datang di Salsa Wisata dan terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat. Bantu Shere artikel ini ke Sosmed kalian ya...
By Categories: Destinasi, Jogja



Sewa Bus Pariwisata Murah Istimewa

Rental Mobil Wisata Plus Sopir

Pos-pos Terbaru

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom atau ada pertanyaan terkait layanan kami

08112939969

5/5 - (1 vote)