SalSari Resto & Coffee

Sebagai mayoritas penduduk lokal yang menganut agama Hindu, banyak tersebar pura di Pulau Dewata sebagai tempat peribadatan umat Hindu. Dari sekian Pura di Bali, beberapa pura lain berada di lokasi yang tak biasa, seperti Pura Tanah Lot di tengah laut. Selain itu, ada juga Pura Pucak Mangu yang lokasinya terletak di atas puncak Gunung Catur.

Di mana Gunung Catur merupakan gunung tertinggi keempat di Bali dengan ketinggian 2096 mdpl. Posisi pertamanya diduduki oleh Gunung Agung dengan ketinggian 3031 mdpl.

Oleh karena itu butuh perjuangan ekstra untuk bisa sampai di wisata pura ini. Walaupun harus bersusah payah, banyak wisatawan yang penasaran ingin melihat langsung wujudnya.

Sekilas Tentang Pura Pucak Mangu

wisata religi Pura Pucak Mangu

Pura Pucak Mangu mempunyai menyimpan sejarah yang cukup kompleks. Masyarakat setempat meyakini bahwa keberadaan pura ini sudah ada sejak zaman Bali Kuno. Terbukti terdapat batu linga besar di pelataran halaman utama pura.

Selain itu keberadaan pura dikaitkan dengan salah seorang tokoh pendiri Kerajaan Mengwi, yaitu I Gusti Agung Putu. Walaupun sebagai salah satu tokoh pendiri Kerajaan Mengwi, yang menduduki sebagai kerajaan pertama yaitu I Gusti Agung Made, saudara kandungnya.

Setelah Kerajaan Mengwi mengalami kekalahan, I Gusti Agung Putu memilih bertapa di pedalaman hutan untuk menenangkan pikiran. Pada saat melakukan perjalanan spiritualnya, ia mengalami kesulitan dalam melalui hutan yang sangat lebat.

Suatu ketika ia secara tak sengaja menemukan reruntuhan bangunan linggih lengkap dengan batu lingganya. Di sinilah akhirnya I Gusti Agung Putu bertapa dan menemukan jati dirinya. Semenjak itu ia bangkit kembali dan berusaha mengambil alih kekuasaan Kerajaan Mengwi.

Setelah mendapatkan kemenangan I Gusti Agung Putu mengambil alih tahta kerajaan. Pada masa pemerintahannya, Pura Pucak Mangu sempat direnovasi dan dibangun sejumlah pelinggih. Kompleks Pura Pucak Mangu sendiri mempunyai ukuran lahan yang cukup luas dengan lebarnya 14 meter dan panjangnya mencapai 24 meter.

Di dalamnya, Anda dapat menjumpai deretan pelinggih dan bangunan yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Lingga setinggi 60 cm adalah salah satunya.

Masyarakat Bali sendiri khususnya umat Hindu cukup mensakralkan pura ini. Karena menganggap Pura Pucak Mangu bagian dari Pura Kahyangan Jagat. Pura Kahyangan Jagat merupakan pura yang tersebar di sembilan arah mata angin di mana akan menjaga kutukan dan kesialan dari segala arah.

Harga Tiket Masuk Pura Pucak Mangu

[/fusion_text]
Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Parkir Motor Rp 2.000
Parkir Mobil Rp 5.000

Lokasi Pura Pucak Mangu

Lokasi Pura Pucak Mangu

Pura Pucak Mangu ini terletak di puncak gunung tertinggi keempat di Bali yakni Gunung Catur dengan ketinggian 2096 mdpl . Sedangkan Gunung Catur sendiri terletak di wilayah Banjar Tinggan, desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.

Akses jalan menuju ke basecamp Gunung Catur sudah cukup bagus. Anda bisa mengunjunginya dengan kendaraan motor atau layanan rental mobil pajero sports Bali.

Untuk menuju ke objek wisata ini, Anda dapat berangkat dari Denpasar melalui jalur darat. Jarak tempuh dari kota Denpasar menuju Pura Pucak Mangu di Gunung Catur Badung yaitu sekitar 31 km. Perjalanannya akan melalui dataran tinggi pegunungan. Sehingga jangan heran bila sepanjang kiri dan kanan jalan, Anda dapat menikmati pemandangan alam hijau yang indah dan mempesona.

Daya Tarik Pura Pucak Mangu

Mendaki Gunung

Pura Pucak Mangu

Melihat lokasinya yang berada di atas puncak gunung, saat ingin mengunjunginya Anda harus melakukan pendakian terlebih dahulu. Saat ini pun aktivitas pendakian ke Gunung Catur mulai banyak peminatnya.

Terlebih dengan medan yang cukup mudah cocok untuk pendaki pemula sekalipun. Trek pendakian Gunung Catur dapat melalui Desa Petang atau Desa Pelaga.

Perjalanan pendakian ke atas puncak Gunung Catur memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam pendakian. Jalur pendakian sudah dibuat seaman mungkin lengkap dengan papan petunjuk arah menuju puncak. Terdapat empat pos pemberhentian sebelum puncak gunung.

Di pos 1 dan pos 2 jalur medannya masih bersahabat. Memasuki jalur menuju pos 3 medan jalan sudah mulai curam dan terjal. Tak jarang Anda akan banyak menemui jalanan setapak yang mudah longsor, begitu juga menuju pos 4.

Setelah melalui pos 4, Anda sudah sampai di kawasan puncak Gunung Catur. Anda akan disuguhkan dengan bentang alam yang sangat dan permukiman Desa Pelaga dari atas ketinggian. Pemandangan lain yang tampak yaitu Danau Beratan. Kemudian pada sisi timur terlihat Gunung Batur dan Gunung Abang yang berdiri dengan gagahnya.

Belajar Kebudayaan Bali

Pura Pucak Mangu

Setelah sampai di puncak Gunung Catur tak lengkap rasanya jika tak berkunjung ke Pura Pucak Mangu. Karena merupakan pura yang cukup sakral, banyak aktivitas keagamaan dilakukan di pura ini. Anda pun dapat mengikuti rangkaian kegiatan yang ada. Apa lagi dengan warga lokal Bali yang ramah akan menambah kekaguman.

Setiap tahunnya terdapat dua agenda besar yang berlangsung di Pura Pucak Mangu, yaitu Upacara Purnama Sasih dan Purnama Sasih Kapitu. Selain itu, pura ini juga sering menjadi tempat untuk upacara Ngebekin. Upacara ini merupakan bentuk persembahyangan kepada Dewa Sangkara.

Walaupun lokasinya di atas puncak gunung, banyak umat Hindu di Pulau Dewata berbondong-bondong datang ke pura ini untuk melakukan persembahyangan. Perlu diperhatikan sebagai wisatawan asing, Anda harus tahu diri, jaga sikap, dan perkataan mengingat sedang berada di tempat yang sakral.

Fasilitas Pura Pucak Mangu

Berbicara mengenai fasilitas di Pura Pucak Mangu pengelola setempat telah menyediakan sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan memadai. Para pengunjung dapat menggunakan fasilitas umum yang tersedia seperti toilet, tempat peribadatan umat hindu, basecamp pendakian, dan tempat parkir.

Tempat parkirnya cukup luas bisa muat beberapa mobil. Jadi, Anda bisa datang berombongan menggunakan layanan rental mobil Pajero Sport Bali. Di sekitar basecamp banyak tersedia warung makan yang menjual aneka hidangan kuliner khas Bali enak.

Di sekitar basecamp Gunung Catur, banyak tersedia penginapan murah yang bisa Anda gunakan sebelum melakukan pendakian.

Jam Buka Pura Pucak Mangu

Bila ingin mengunjunginya, Anda dapat mengunjunginya kapanpun, karena Pura Pucak Mangu buka setiap hari selama 24 jam. Walaupun buka 24 jam, Anda tetap harus mengetahui kapan waktu terbaik untuk mengunjunginya.

Karena berupa wisata alam pegunungan, sebaiknya Anda datang pada musim kemarau, saat cuaca sedang cerah. Hindari melakukan pendakian di musim hujan, karena jalur akan menjadi licin. Saat melakukan pendakian pastikan dalam kondisi yang prima dengan perlengkapan yang memadai. Bila perlu gunakan guide pendaki lokal untuk menemani aktivitas pendakianmu.

Objek wisata di sekitar

Jika masih belum puas setelah melakukan pendakian, Anda bisa mengexplore destinasi wisata lainnya di sekitar sana. Ada beberapa objek wisata terkenal yang ada di sekitar Gunung Catur. Misalnya wisata Pura Ulun Danu Beratan, pura yang mempunyai keunikan seolah mengambang di atas danau. Jaraknya hanya sekitar 10 menit perjalanan.

Tak jauh dari Danau Beratan ada wisata Bali lainnya yaitu Kebun Raya Bali dan Kebun Raya Bedugul. Kedua tersebut lokasinya berdekatan, jadi Anda bisa mengunjunginya sekaligus. Jaraknya dari Gunung Catur hanya sekitar 4 KM atau 13 menit berkendara.

Untuk mendapatkan pengalaman liburan yang berkesan, bisa menggunakan jasa biro perjalanan terbaik seperti Salsa Wisata. Berbagai paket wisata Bali yang tersedia akan sangat memudahkan agenda liburan Anda di Bali.

Dengan menggunakan paket wisata dari Salsa Wisata, seluruh kebutuhan perjalan liburan di Bali sudah terpenuhi. Mulai dari akomodasi penginapan, transportasi, tiket masuk wisata, hingga dokumentasi perjalanan.



By Categories: Bali, Destinasi

Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (10 votes)