SalSari Resto & Coffee

Keindahan alam Bandung memang tidak pernah mengecewakan. Ada banyak destinasi wisata Bandung Instagramable dengan konsep alam. Salah satu yang sedang hangat menjadi pembicaraan adalah Sanghyang Heuleut.

Objek wisata alam ini begitu unik dan masih sangat alami. Lokasinya pun masih begitu menyatu dengan alam sehingga cocok sebagai spot healing. Tempat wisata ini lebih cocok untuk para pecinta alam dan petualang.

Sekilas Tentang Sanghyang Heuleut

gerbang taman wisata alam Sanghyang Heuleut

Sanghyang Heuleut Bandung merupakan tempat wisata alam dengan batuan dan tebing eksotis. Di sini, terdapat kolam alami yang berasal dari bekas letusan gunung berapi kuno.

Konon, kolam atau danau alami dengan air jernih berwarna biru kehijauan adalah tempat pemandian bidadari. Oleh sebab itu, untuk menjangkau area lokasi wisata ini pun cukup memacu adrenaline dan butuh keberanian.

Sebaiknya datang dengan rombongan beberapa orang agar lebih aman. Sebab lokasinya berada di tengah hutan. Manfaatkan layanan jasa rental mobil Bandung plus driver untuk pergi bersama rombongan beberapa orang.

Fasilitas Sanghyang Heuleut

fasilitas Sanghyang Heuleut

Belum ada pengelolaan Sanghyang Heuleut secara resmi. Oleh sebab itu, tidak ada fasilitas apapun di lokasi wisata, hanya tempat parkir sederhana. Tidak ada warung, toilet atau apapun. Semuanya masih alam.

Oleh sebab itu, sebaiknya membawa bekal seperti oleh-oleh khas Bandung selain makanan yang Anda beli sebelum datang ke sini. Bisa juga dengan membawa makanan instan untuk Anda masak seperti saat camping.

Harga Tiket Masuk Sanghyang Heuleut

Untuk tiket masuk Sanghyang Heuleut sangat terjangkau sebab warga mengelola objek wisata ini dengan sangat sederhana. Begitu juga dengan area parkir pun masih terbatas.

Retribusi Tarif
Tiket masuk Rp20.000
Parkir Roda Dua Rp5.000
Parkir Roda Empat Rp10.000

Lokasi dan Rute Sanghyang Heuleut

sungai Sanghyang Heuleut

Lokasi Sanghyang Heuleut berada di di Kp. Cipanas, Rajamandala Kulon, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat. Jaraknya sekitar 50 km dari pusat Kota Bandung atau setara 2 jam perjalanan dengan kendaraan.

Lokasinya yang jauh dari keramaian, membuat wisatawan harus mengumpulkan keberanian. Apa lagi ada di tengah hutan dengan akses jalan yang masih sederhana dan cenderung menantang. Bila ingin mengunjunginya Anda bisa memanfaatkan layanan paket wisata Bandung 1 hari dari Salsa Wisata.

Daya Tarik Wisata Sanghyang Heuleut

Walau lokasinya berada di tengah hutan, justru itu pula yang menjadi daya tarik utamanya. Suasana di tempat wisata begitu tenang dan jauh dari keramaian apalagi kesibukan kota. Berikut daya tarik lainya;

Kolam Pemandian Bidadari

pemandian bidadari Sanghyang Heuleut

Kolam pemandian ini memiliki nama yang unik yakni Sanghyang Heuleut yang berarti unik dan suci. “Sanghyang” berarti suci sedangkan “Heuleut” memiliki makna batas sesuatu, waktu atau jeda.

Dalam bahasa kuno, Sanghyang lebih berarti pada sesuatu yang suci dengan kekuatan supranatural seperti dewa atau dewi. Penamaan ini tentu bukan tanpa alasan.

Warga sekitar percaya bahwa danau alami yang indah, cantik dan dengan air jernih adalah tempat bidadari menyucikan diri. Benar atau tidak, nyatanya lokasinya sangat tersembunyi, di hutan dan di balik bebatuan.

Jika ingin menyaksikan keindahan alam kolam pemandian bidadari dengan rombongan yang lebih banyak, ada layanan rental bus pariwisata Bandung. Bus ini hadir dengan beberapa ukuran dari medium, long hingga big.

Bekas Letusan Gunung Berapi Purba

Keindahan Wisata Sanghyang Heuleut tidak lepas dari peristiwa alam berupa letusan gunung berapi purba yakni Gunung Sunda. Letusan gunung tersebut membentuk tebing batu dengan ukuran raksasa.

Cekungan letusan kemudian penuh dengan aliran air dari Sungai Citarum. Lama kelamaan, akhirnya seperti sekarang ini, cekungan tersebut berubah menjadi danau eksotis dengan air jernih berwarna biru kehijauan.

Bahkan, di musim kemarau, air danau atau kolam pemandian bidadari ini memiliki warna hijau dan sangat jernih. Sementara di segala sisinya bebatuan besar dengan warna coklat sehingga sangat kontras.

Sementara di atasnya terdapat banyak pepohonan rindang yang turut mempercantik kawasan wisata. Sebaiknya, memang datang di saat musim kemarau ketika air sedang jernih dan bebas hujan.

Gua Tersembunyi

gua Sanghyang Heuleut

Nyatanya, keberadaan danau alami yang tersembunyi, masih menyimpan tempat lain yang lebih tersembunyi lagi. Di kawasan wisata ini ada dua gua yang keduanya lokasinya seperti terisolasi.

Gua Sanghyang Poek dan Gua Sanghyang Tikoro memiliki cerita tersendiri. Untuk Sanghyang Tikoro lokasinya ada di dekat power house PLTA.

Untuk sampai ke gua ini, wisatawan harus menyiapkan tenaga menuruni anak tangga Sanghyang Heuleut. Sedangkan Sanghyang Poek berada jauh lebih tersembunyi karena ada di celah antara himpitan tebing tinggi.

Oleh sebab itu, jika berniat untuk berkunjung ke sini, harus ekstra hati-hati. Sebaiknya juga datang di musim kemarau karena jika hujan bebatuan tebing akan licin sehingga menyulitkan wisatawan.

Berenang di Danau

berenang di Sanghyang Heuleut

Danau dengan air jernih dan warna yang menggoda ini memang selalu menjadi incaran wisatawan yang datang. Apalagi, tidak ada arus apapun di danau sehingga berenang di sini akan menyenangkan.

Hanya saja, danau memiliki kedalaman hingga 3 meter lebih. Sehingga bagi yang tidak pandai berenang, sebaiknya tidak berenang walaupun menggunakan pelampung.

Sedangkan bagi yang mahir, tentu ini sangat menyenangkan. Apalagi, ada batu tebing di atas yang menjorok ke danau dan menjadi spot untuk melompat.

Bagi yang tidak bisa berenang, bisa bermain di pinggiran yang lebih dangkal dan penuh dengan bebatuan. Udara dan airnya begitu segar sehingga akan memanjakan mata sekaligus merilekskan tubuh.

Berfoto di Kolam Pemandian Bidadari

kolam bidadari Sanghyang Heuleut

Kawasan danau, bebatuan tebing hingga hutan semua terlihat begitu mempesona karena masih sangat alami. Sehingga menawarkan spot foto instagenik yang layak untuk Anda pamerkan di berbagai media sosial.

Anda bisa duduk di atas batu tebing atau berdiri untuk berfoto. Area danau juga menjadi spot foto instagramable yang sayang untuk Anda lewatkan. Berfoto dengan posisi berenang tentu terlihat sangat menyenangkan.

Berfoto dengan latar tebing batu serta semak dan pepohonan hijau juga menjadi pilihan menarik untuk mengabadikan momen. Destinasi wisata ini memang layak untuk mendapatkan acungan jempol karena keindahannya.

Jam Operasional Sanghyang Heuleut

Untuk jam operasional, warga sekitar memberlakukan jam buka dari pagi dan tutup siang hari. Warga melarang pengunjung untuk melakukan camping atau berkemah walaupun kondisinya memungkinkan.

Jam Buka Pukul
Senin – Minggu 07.00-13.00 WIB

Karena tutup siang hari, tanpa membawa bekal makanan pun tidak ada masalah. Setelah dari lokasi wisata ini baru bisa berburu wisata kuliner khas Bandung terkenal di sepanjang perjalanan menuju Kota Bandung.

Hal yang harus menjadi perhatian adalah bahwa kondisi kendaraan harus benar-benar prima dan driver berpengalaman. Salsa Wisata memiliki sejumlah armada terbaik dengan driver berpengalaman.

Kami dapat mengantarkan Anda ke Sanghyang Heuleut dengan aman dan nyaman. Setelah dari lokasi wisata, kami juga bisa mengantar ke destinasi wisata lain termasuk ke pusat lokasi makanan khas Bandung kekinian.

 



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (10 votes)