SalSari Resto & Coffee

Secara geografis, Bandung berada di dataran tinggi. Oleh sebab itu, ada banyak destinasi wisata hits di Bandung yang mengusung konsep alam. Misalnya adalah Dago Pakar. Objek wisata ini sangat terkenal di Bandung.

Daya tarik utama dari objek wisata ini adalah alamnya yang masih terjaga dengan baik. Suasananya asri dan sejuk, belum lagi lokasinya juga kental akan sejarah Belanda dan Jepang. Ada juga 3 air terjun di lokasi wisata.

Sekilas Tentang Dago Pakar

Dago Pakar Water Fall

Dago Pakar merupakan kawasan hijau yang ada di tengah Kota Bandung dan masih masuk dalam kawasan Tahura Ir. H. Djuanda. Sudah pasti, lokasinya sangat sejuk dan asri sehingga cocok untuk healing atau bersantai.

Menariknya lagi, objek wisata yang satu ini tidak lepas dari cerita dan sejarahnya di masa lalu. Terdapat dua gua peninggalan Belanda dan Jepang yang bisa Anda temukan di sini. Keduanya tampak kental dengan unsur mistis.

Selain gua, ada juga air terjun yang jumlahnya tidak tanggung-tanggung. Yakni sekitar 3 air terjun terkenal seperti Ara Curug Lalay, Curug Omas dan Curug Dago. Ketiganya menawarkan daya tarik berbeda pada setiap pengunjung.

Harga Tiket Masuk Dago Pakar

Tiket masuk Dago Pakar masih sangat terjangkau karena hanya sekitar Rp12.000,00 per orang. Tarif tiket ini berlaku baik di akhir pekan maupun hari biasa dengan jumlah yang sama.

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Rp12.000,00

Rute Menuju Lokasi Dago Pakar

Wisata Dago Pakar

Lokasi Dago Pakar berada di Kompleks Tahura, Jl. Ir. H. Juanda No.99, Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40198. Lokasi ini merupakan taman hutan raya.

Jika menggunakan Google Map, ketik Taman Hutan Raya Ir. Djuanda. Karena jika menggunakan nama Dago Pakar, akan mendapatkan peta yang salah.

Supaya semakin mudah, Anda bisa pula memanfaatkan layanan sopir dari tempat rental hiace Bandung terdekat. Sopir yang bertugas akan mengantar Anda langsung ke lokasi karena sudah hafal setiap seluk beluk Bandung.

Jam Buka Wisata Dago Pakar

Dago Pakar buka dari pagi hingga sore sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Waktu terbaik mengunjungi kawasan ini tentu saja saat pagi hari atau sore menjelang senja.

Sebab di waktu tersebut cuaca bisa terasa lebih sejuk dan menyegarkan. Namun jika Anda datang di siang hari sekalipun tidak akan merasa panas karena banyak pepohonan.

Fasilitas di Kawasan Wisata Dago Pakar

Fasilitas Dago Pakar cukup lengkap untuk menunjang kegiatan wisatawan. Ada area parkir yang luas, toilet dan tempat makan. Tempat makan ini juga ada yang menyediakan makanan khas Bandung.

Daya Tarik Dago Pakar Bandung

Daya Tarik Dago Pakar Bandung

Dago Pakar telah menjadi destinasi wisata alam berupa hutan, gua dan air terjun. Setiap akhir pekan jumlah pengunjung cukup banyak, kebanyakan mereka datang ke sini untuk menghirup udara segar dan bersih. Sebelum mengunjungi tempat wisata ini, Anda bisa menginap di Hotel murah Bandung.

Hutan yang Sejuk

Daya tarik pertama dari kawasan wisata ini adalah fakta bahwa ini adalah hutang lindung terbesar yang dibuat oleh Belanda. Sebelumnya, namanya adalah Hutan Lindung Gunung Pulosari, berdiri tahun 1912.

Pembuatan hutan lindung ini berbarengan dengan pembangunan terowongan penyadap aliran Sungai Cikapundung. Terowongan ini kemudian orang kenal dengan nama gua Belanda.

Sejak tahun 1985, pemerintah Indonesia menetapkan hutan lindung ini sebagai lokasi wisata untuk umum. Kemudian, namanya berganti menjadi Taman Hutan Raya Ir. Djuanda.

Nama Djuanda sendiri merupakan sosok pahlawan yang berjasa. Sehingga patungnya pun ada di dalam kawasan wisata hutang lindung ini. Sekarang, namanya lebih terkenal Dago Pakar.

Objek wisata ini sangat sejuk dan recommended sebagai spot healing. Beberapa jenis pohon yang tumbuh di sini adalah Mahoni Uganda, Cedar Hondura, Pinus Meksiko dan lain-lain.

Bersantai Menikmati Suasana

Lokasinya memang cocok untuk bersantai menikmati keindahan hutan. Udaranya begitu bersih dan aroma khas pepohonan sangat terasa sekali. Belum lagi angin sepoi-sepoi sesekali menerpa lembut bagian wajah.

Burung-burung juga tampak hidup bahagia di hutan lindung. Nyanyian mereka seakan turut memecah sepi. Begitu tenang dan damai, deru air terjun juga sesekali terdengar di telinga.

Duduk santai sambil menikmati bekal atau di cafe yang sudah tersedia, menjadi kegiatan favorit pengunjung. Mereka bisa bersantai dan bercengkrama dengan alam.

Berkunjung ke Gua Jepang

goa jepang dago pakar

Kawasan wisata ini memiliki gua Jepang yang berdiri pada tahun 1942. gua ini merupakan tempat persembunyian tentara Jepang. Jika dari pintu masuk wisata Dago Pakar, lokasinya hanya sekitar 600 meter.

Gua ini memiliki panjang sekitar 70 meter dengan pintu berjumlah 4. Semua pintu saling terhubung kecuali pintu kedua. Pintu kedua tidak terhubung bertujuan mengecoh musuh.

Di dalam gua ada 4 ruangan yang berfungsi sebagai kamar dan tempat istirahat tentara Jepang. Setelah Jepang kalah dalam perang dunia, mereka meninggalkan tempat ini sehingga tidak terawat dan tumbuh belukar.

Tahun 1965, gua ini kembali ditemukan kemudian dibersihkan. Menariknya, saat pertama kali ditemukan, terdapat banyak amunisi dan senjata lengkap milik tentara Jepang.

Mengunjungi Gua Belanda

Gua Belanda dago pakar

Selain gua Jepang, Dago Pakar Bandung Jawa Barat memiliki gua Belanda. Jaraknya hanya 400 meter dari gua Jepang. Usia gua ini ternyata lebih tua dari gua Jepang, sebab berdiri pada tahun 1941.

Jika di gua Jepang ukurannya sempit dan tidak ada wisatawan yang masuk, maka berbeda dengan gua Belanda. Ukurannya lebih lebar dan sudah mendapatkan renovasi. Sehingga wisatawan dapat masuk ke dalam.

Dulu, gua ini merupakan terowongan PLTA Bengkok. Kemudian fungsinya berubah menjadi pusat komunikasi rahasia antar tentara Belanda. Pernah juga sebagai tempat menyimpan mesiu.

Mengagumi Ketinggian Curug Omas

Curug Omas

Daya tarik berikutnya dari Dago Pakar adalah adanya Curug Omas yang memiliki ketinggian hingga 30 meter. Curug ini berada di aliran Sungai Cikawari dan memiliki kedalaman kolam hingga 10 meter.

Sehingga harus hati-hati jika bermain di bawah air terjun. Tapi, pemandangan dari bawah air terjun ini memang mengagumkan. Curug Omas terlihat begitu tinggi dan mempesona.

Selain dari bawah, pengunjung juga bisa melihat keindahan curug tepat dari atas. Di atas curug terdapat jembatan untuk pengunjung melihat panorama yang luar biasa menakjubkan dengan sudut berbeda.

Keindahan Curug Dago dan Prasasti Kerajaan Thailand

Prasasti Kerajaan Thailand

Curug atau air terjun kedua di taman hutan ini adalah Curug Dago. Ketinggiannya hanya 12 meter tapi lokasinya berada di ketinggian 800 mdpl. Yang menarik, di sini terdapat prasasti kerajaan Thailand.

Batu prasasti ini merupakan peninggalan raja Thailand, Rama V dan Rama VII. Lokasinya persis di sebelah curug. Adapun sejarahnya adalah sang raja berkunjung ke lokasi ini pada tahun 1818.

Raja yang sangat kagum dengan keindahan curug lalu memberikan peninggalan berupa batu prasasti. Batu prasasti ini berada di dalam bangunan seperti gazebo berwarna merah.

Curug Lalay, Rumah Kelelawar

Terakhir, ada Curug Lalay. Curug ini memiliki ketinggian hingga 30 meter. Selain keindahannya, curug ini memiliki gua yang berada di dekatnya. Gua ini adalah rumah bagi kelelawar. Itulah kenapa nama curug ini Lalay.

Lalay sendiri berarti kelelawar. Walau demikian, pengunjung tidak perlu khawatir apalagi merinding. Kelelawar ini hanya beraktivitas menjelang malam. Jadi, selama siang hanya sedikit saja yang tampak.

Keindahan panorama Curug Lalay juga layak untuk Anda acungi jempol. Deburan airnya membuat nuansa begitu tenang dan udara sangat sejuk. Pepohonan di sekitarnya turut menyempurnakan keindahannya.

Wisata Kuliner

Dago Pakar memiliki sejumlah wisata kuliner khas yang layak untuk pengunjung coba. Ada cukup banyak cafe dan restoran di lokasi wisata yang menyajikan menu lezat dengan nuansa yang tenang.

Untuk harga menu makanan dan minuman di sini juga masih sangat terjangkau. Ini termasuk menu khas dan kekinian. Jadi, setelah capek berjalan dan menjelajah, bisa langsung mampir ke lokasi kuliner.

Untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke sini, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh dari Bandung. Di kawasan Dago, ada banyak sentra oleh-oleh yang bisa Anda pilih.

Pastikan juga hanya menggunakan layanan wisata dari Salsa Wisata. Ada banyak pilihan paket wisata Bandung termasuk ke Dago Pakar dengan harga terbaik. Segera hubungi Salsa Wisata sekarang.



By Categories: Bandung, Destinasi

Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (2 votes)