Jawa Timur memiliki kekayaan wisata yang luar biasa menakjubkan. Salah satunya ada di Mojokerto dan sudah tidak asing bagi para pecinta alam, yakni Gunung Anjasmoro. Gunung ini sangat spesial bagi pada pendaki.
Gunung Anjasmoro Jawa Timur merupakan salah satu destinasi wisata di Mojokerto yang bisa jadi pilihan tujuan saat liburan. Terutama bagi Anda yang menyukai aktivitas mendaki yang penuh tantangan.
Sekilas Tentang Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro adalah salah satu gunung yang berada di 3 daerah yakni Kabupaten Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Batu. Oleh sebab itu, ada beberapa jalur pendakian yang masing-masing memiliki karakter sendiri.
Lokasi Gunung Anjasmoro ini juga berada di dalam satu deretan dengan Gunung Argowayang. Sehingga dekat juga dengan Gunung Arjuno-Welirang. Tingginya sendiri sekitar 2.282 mdpl dengan jumlah puncak mencapai 40 buah.
Gunung ini sendiri tergolong masih sangat perawan karena aktivitas manusia sangat sedikit. Selain itu, di semua sisi gunung masih lebat dengan pepohonan besar dan tinggi. Kondisi hutan masih sangat alami dan terjaga baik.
Daya Tarik Wisata Gunung Anjasmoro
Bagi para pecinta alam dan pendakian, tentu ada banyak sekali yang bisa mereka lakukan untuk menikmati keindahan salah satu tempat wisata hits Jawa Timur ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut;
Menikmati Keindahan Alamnya
Destinasi wisata alam ini menawarkan keindahan panorama khas pegunungan yang sejuk, asri dan alami. Kemanapun mata memandang, semua begitu hijau dan segar. Keindahan alam gunung ini memang epik.
Saat mendaki Gunung Anjasmoro, Anda dapat melihat keindahan air terjun tersembunyi. Bahkan, selama pendakian hingga ke puncak, Anda akan selalu terkesima dengan pemandangan di depan mata.
Mendaki Ke Puncak
Gunung yang bagi sebagian pendaki sangat spesial ini memiliki ketinggian sekitar 2.282 mpdl. Oleh sebab itu, banyak pendaki yang merasa tertantang dan ingin menaklukannya dengan mendaki sampai ke puncak.
Puncaknya yang terkenal adalah Puncak Cemoro Sewu. Tapi, untuk bisa sampai ke sini membutuhkan perjuangan ekstra dan tentu saja kesiapan fisik, mental dan segala peralatan dan perlengkapan.
Ini karena medan pendakian Gunung Anjasmoro Mojokerto tergolong berat medannya. Banyak tanjakan curam, jalur licin dan tentu saja masih tertutup. Oleh sebab itu, pendakian ini bukan untuk pemula.
Jelajah Hutan
Bagi mereka yang sudah mendaki, tentu tahu bahwa wisata alam ini masih tertutup oleh hutan belantara di setiap sudutnya. Oleh sebab itu, selama pendakian, Anda sekaligus menjelajahi hutan ini.
Untuk jenis hutan yang ada di gunung ini adalah Montane, Dipterokarp Atas dan Dipterokarp Bukit. Tapi secara keseluruhan, wisata ini penuh dengan Ericaceous atau hutan gunung.
Oleh sebab itu, sebaiknya ketika mendaki harus dengan rombongan di mana salah satunya sudah berpengalaman dalam pendakian. Ini karena kondisi hutan sangat lebat, belum lagi jika kabut mulai menyelimuti.
Melihat Air Terjun Tretes
Air terjun Gunung Anjasmoro menjadi salah satu spot favorit para pendaki untuk rehat. Nama air terjun dengan ketinggian sekitar 158 meter ini adalah Tretes. Keindahannya sangat menakjubkan dan indah.
Pendaki bisa berenang, menyegarkan badan setelah sekian lama mendaki. Hanya saja, perjalanan menuju air terjun ini sangat menantang dengan medan curam dan terjal. Jadi, sebaiknya pikirkan kembali.
Berkemah di Gunung Anjasmoro
Satu aktivitas yang harus Anda lakukan ketika melakukan pendakian ke Gunung Anjasmoro, adalah dengan mendirikan tenda di puncak. Aktivitas ini sangat menyenangkan sekaligus untuk menghilangkan rasa lelah.
Pemandangan dari atas ini sangat menakjubkan. Apalagi saat malam hari, baik dari dalam maupun luar tenda, Anda bisa menyaksikan panorama tiada tara pada langit malam.
Taburan bintang di langit adalah salah satu alasan kenapa camping di gunung ini menjadi salah satu favorit para pendaki. Belum lagi kegiatan memasak bersama dengan teman-teman dan aktivitas seru lainnya.
Menyaksikan Sunrise
Alasan lain kenapa camping gunung Anjasmoro menjadi aktivitas yang harus Anda lakukan adalah golden sunrise. Ya, pagi hari saat matahari mulai menyingsing dan menyisir kabut pagi, suasana begitu syahdu.
Pendaran cahaya keemasan dari matahari terbit sangat menakjubkan. Banyak pendaki yang menyaksikannya penuh ketenangan sambil mengabadikan momen tersebut. Ada yang merekam video dan berfoto ria.
Hunting Foto
Di setiap sudut gunung, bisa menjadi spot foto yang instagramable. Bahkan, selama perjalan pendakian menuju puncak, Anda bisa melihat banyak sekali panorama indah instagenik.
Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum mendaki Gunung Anjasmoro pastikan memori ponsel atau kamera sudah kosong. Sehingga ada banyak foto yang bisa Anda ambil. Ini bisa menjadi kenangan berharga suatu saat nanti.
Berkunjung ke Surga Durian
Jika lebih suka beraktivitas di lereng gunung, maka Anda bisa berkunjung ke kebun durian. Ya, ada semacam agrowisata untuk para wisatawan yang ingin mencicipi kenikmatan makan durian langsung dari pohon.
Untuk jenis duriannya adalah Bido Wonosalam. Bentuknya oval dengan warna coklat hijau keabuan. Durian yang satu ini memiliki daging padat dan tidak ada biji. Rasanya juga nikmat, apalagi pecinta durian pasti suka.
Pihak pengelola sudah menyiapkan tempat untuk makan durian. Tentu saja, durian ini bisa menjadi oleh-oleh untuk Anda bawa pulang, selain oleh-oleh khas Jawa Timur lain yang Anda beli di sentra oleh-oleh.
Fasilitas Gunung Anjasmoro
Pihak pengelola telah menyediakan fasilitas lengkap untuk para pengunjung. Ada area parkir untuk kendaraan roda dua maupun empat. Ada pos istirahat, toilet dan banyak lainnya termasuk warung makan.
Anda bisa menemukan beberapa makanan khas Jawa Timur di sini seiring dengan banyak warung yang menjual aneka makanan dan minuman. Anda juga tidak perlu khawatir dengan harganya karena terjangkau.
Harga Tiket Masuk Gunung Anjasmoro
Tiket masuk Gunung Anjasmoro sangat murah sekitar Rp5.000,00 untuk retribusi pendakian. Namun biaya tersebut masih belum termasuk biaya parkir yang harus Anda bayarkan saat berada di basecamp.
Retribusi | Tarif |
---|---|
Tiket Masuk Pendakian | Rp5.000,00 |
Rute Menuju Lokasi Gunung Anjasmoro
Lokasi Gunung Anjasmoro berada di Kawasan hutan, Gondang, Mojokerto. Anda bisa menggunakan jasa travel wisata dari Mojokerto menuju area parkir basecamp teredekat di gunung ini.
Jarak dari Kota Mojokerto ke gunung ini sekitar 46 km atau sekitar 1,5 jam perjalanan. Rutenya dari Jln Gajah Mada – belok kanan – Jln. Ahmad Dahlan – Jln. Pacet. Ikuti arah hingga sampai ke Gondang.
Jika Anda bingung dengan rute tersebut, bisa gunakan juga layanan sopir dari tempat rental mobil murah terdekat. Sopir tersebut siap mengantar Anda langsung ke lokasi basecamp dan menjemput lagi saat akan pulang.
Jam Buka Gunung Anjasmoro
Gunung Anjasmoro ini selalu buak setiap hari jadi bagi wisatawan tidak ada jam buka maupun tutup dan Anda bisa datang kapan saja. Hanya saja, pada kondisi tertentu kawasan gunung akan ditutup demi keselamatan dan keamanan bersama.
Jika Anda tertarik untuk menjelajahi keindahan salah satu gunung gagah di Mojokerto ini, sebaiknya melewati jalur resmi. Datang ke pos untuk meminta izin kepada pihak terkait demi kenyamanan bersama.
Anda bisa memanfaatkan layanan wisata dari Salsa Wisata untuk berkunjung ke Gunung Anjasmoro. Ada berbagai pilihan paket wisata dengan harga terbaik dan armada pilihan yang juga siap mengantar Anda ke berbagai destinasi lainnya.