earn money by playing games paypal, earn money online free, earn money real app, earn money in apps, earn money by playing games, how to earn money fast, earn money from surveys, earn money online, youtube earn money, earn money from youtube, earn money to paypal, how to earn money online, watch video earn money, earn extra money, earn money by watching videos, earn money from home, how to save money,

Wisata alam sekaligus wisata mistis Gunung Lawu menjadi salah satu tempat wisata Solo favorit pendaki. Banyak pendaki yang mengatakan ‘bukan pendaki sejati namanya jika belum pernah mendaki gunung ini.

Gunung ini memang memiliki daya tarik yang kompleks. Soal panorama alamnya, tak usah diragukan lagi. Akan tetapi ada daya tarik lain yang jauh lebih mendominasi, yaitu daya tarik yang ada kaitanya dengan mistis.

Gunung ini sendiri terletak diantara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah. Titik tertinggi alias puncaknya ada 3, yaitu Hargo Dumiling, Hargo Dalem, dan Hargo Dumilah yang menjadi puncak tertinggi.

Harga Tiket Masuk Gunung Lawu

Kegiatan pendakian di gunung ini dikenai biaya SIMAKSI yang sangat murah. Besaran biaya ini berlaku di semua basecamp. Berikut rincian biaya SIMAKSI gunung ini:

Retribus Tarif
Simaksi Rp20.000,00/ orang
Biaya Parkir Sepeda Motor Rp2.000,00
Biaya Parkir Mobil Rp5.000,00

Misteri yang Tersimpan di Gunung Lawu

Misteri Gunung Lawu

how do you earn money with youtube, can you make money in youtube, how much money per view youtube, donate money charity, car insurance save money, burberry money clip, donating money for charity, best software to manage money, credit cards money back, best credit card money back, sending money to dominican republic, earn money from game, earn money game, earn money fast, youtube royalty free music, play game earn money, earn money playing games, how to make money quickly

Dirangkum dari portal berita online ternama, terdapat beberapa misteri yang tersembunyi di gunung ini. Misteri ini bahkan masih eksis hingga sekarang. Berikut ulasan singkatnya.

Pusat Aktivitas Spiritual di Jawa

Mungkin bagi pemerhati kisah misteri gunung-gunung di Indonesia, mereka percaya bahwa gunung ini adalah pusatnya aktivitas spiritual dan gaib di Tanah Jawa. Pusatnya tepat di ketiga puncak gunung ini.

Sebagian besar warga lokal dan pendaki juga sangat menghormati kepercayaan ini. Ketiga puncak yang ada di gunung ini dianggap sakral.

Tempat ini tak boleh digunakan untuk sembarang kegiatan. Apalagi kegiatan yang tak terpuji. Kepercayaan ini masih ada kaitan yang sangat erat dengan sejarah, budaya, dan tradisi Praja Mangkunegaran. Mungkin kalian anak milenial awam dengan istilah ini.

Praja Mangkunegaran adalah sebuah kerajaan otonom yang dulu pernah berkuasa di Surakarta. Kerajaan ini memerintah wilayahnya sejak tahun 1757 sampai tahun 1946.

Pantangan di Gunung

Siapapun yang berkunjung di gunung ini, ada beberapa larangan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah tidak diperbolehkannya berkata kotor dan berbuat sembarangan.

Perbuatan yang dilarang di sini misalnya merusak alam, berbuat kurang sopan atau tak senonoh, dan lain sebagainya.

Jika larangan tersebut dengan sengaja atau tak sengaja dilakukan, pelaku akan mengalami hal-hal yang tak diinginkan. Misal diganggu oleh mereka yang tak kasat mata. Atau bisa juga disesatkan di jalur yang sama.

Bahkan sekedar mengambil sesuatu dari gunung ini pun sebaiknya tak dilakukan. Sudah banyak pendaki yang mendapat pengalaman buruk akibat melanggar larangan ini. Hal ini penting rasanya untuk diingat oleh kalian yang mungkin akan mendaki di gunung ini.

Eksistensi Pasar Setan

Ada dua gunung yang terkenal dengan Pasar Setan-nya. Gunung Merapi dan Gunung yang satu ini. Pasar Setan di gunung ini sudah menjadi mitos yang diketahui oleh banyak orang, termasuk para pendaki.

Ada banyak pendaki juga yang meyakini adanya pasar gaib ini. Banyak cerita yang berasal dari pengalaman beberapa pendaki terkait dengan Pasar Setan ini. Mereka, para pendaki yang pernah ‘masuk’ ke Pasar Setan ini menjelaskan kondisi di sana.

Menurut penuturan beberapa pendaki yang punya pengalaman ‘masuk’ ke Pasar Setan, kondisi di sana begitu ramai. Benar-benar ramai seperti di pasar.

Namun keramaian yang mereka rasakan hanya berupa suara saja. Tak ada penampakan fisik layaknya keramaian di pasar sungguhan.

Konon jika kalian masuk ke Pasar Setan, kalian wajib membeli sesuatu di sana. Caranya yaitu dengan melempar uang koin lalu kalian ambil benda apapun yang ada di sekitar kalian. Batu, misalnya.

Jika tidak, akan ada hal aneh yang akan terjadi pada kalian. Tersesat dan tak akan pernah kembali, misalnya.

Adanya Penunggu Gunung Lawu

Bagi pendaki yang ‘sensitif’, mereka akan merasakan keberadaan penunggu gunung ini. Kenal dengan seorang standup comedian yang kini jadi vlogger, Dzawin Nur Ikram? Ia pernah menceritakan pengalamannya ketika ia dan kawannya camping berdua saja di gunung ini.

Ketika keduanya tiba di pos 4 pada pukul 20.00 WIB, mereka merasakan suasana yang berbeda. Keduanya pun mendirikan tenda di sana. Dzawin lalu memutar sebuah lagu dari Kangen Band dengan suara yang kencang.

Tak lama setelah itu, terdengar suara derap langkah kaki kuda plus kereta kencana yang diiringi dengan alunan gamelan. Bikin merinding. Rupanya, pos 4 ini adalah spot paling angker. Jarang sekali pendaki mau mendirikan tenda di sini.

Ritual Malam 1 Suro

Gunung ini juga terkenal sebagai tempat untuk ritual malam 1 Suro. Ada banyak rangkaian ritual yang harus diselenggarakan. Salah satunya adalah kegiatan ziarah ke beberapa tempat yang disakralkan. Biasanya tempat-tempat ini berupa petilasan para tokoh yang sangat dihormati.

Kegiatan spiritual lainnya adalah bersemedi. Tujuan bersemedi adalah untuk mencari ketenangan atau berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Umumnya orang yang melakukan semedi mengharapkan rejeki dan karir yang gemilang.

Kehadiran Burung Jalak Lawu

Burung ini kerap menolong para pendaki yang tersesat. Konon jika ada pendaki yang tersesat lalu melihat burung Jalak Lawu ini, pendaki tersebut harus mengikuti kemanapun burung ini pergi. Burung ini seolah akan menuntun pendaki hingga ke tempat tujuan.

Burung Jalak Lawu ini berwarna hitam dan berukuran kecil. Gerakannya sangat lincah. Ia kerap muncul ketika ada pendaki yang tersesat saat mendaki.

Ada sebuah cerita mitos menarik terkait dengan burung ini. Konon, burung Jalak Lawu ini sebenarnya adalah jelmaan dari seorang prajurit yang dulu pernah mengantarkan Prabu Brawijaya hingga tiba di puncak gunung ini.

Warung Mbok Yem, Warung Tertinggi di Tanah Jawa

Yang satu ini tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang berbau mistis. Melainkan hal yang sangat unik. Bagaimana tidak unik, ada sebuah warung makan di dekat puncak sebuah gunung berapi di Jawa. Hanya ada satu saja, yaitu Warung Mbok Yem.

Yang membuat warung ini begitu istimewa di mata pendaki adalah lokasinya yang berada di atas gunung. Entah bagaimana caranya Mbok Yem mengangkut bahan makanan, air, dan kebutuhan lainnya ke atas gunung.

Namun belum lama ini ada sebuah video yang beredar terkait dengan Warung Mbok Yem ini. Video ini berisi perjalanan Mbok Yem dari bawah hingga sampai ke warung. Cukup mengejutkan karena beliau ditandu oleh beberapa orang.

Tempat ini sering menjadi lokasi pendaki beristirahat. Menu yang ditawarkan pun sederhana seperti mie instan yang rasanya tidak kalah nikmat dari makanan khas Solo lainnya.

Bagi kalian yang penasaran dengan Warung Mbok Yem, tak sulit untuk menemukannya. Video tentang Warung Mbok Yem ini sering kali muncul di YouTube.

Fasilitas Basecamp Gunung Lawu

Semua basecamp gunung ini mempunyai fasilitas umum yang lengkap. Adapun fasilitas yang bisa dijumpai di sini antara lain:

  1. Toilet umum
  2. Mushola
  3. Pusat informasi dan keamanan
  4. Warung
  5. Sewa alat pendakian
  6. pos-pos di jalur pendakian

Lokasi dan Rute Gunung Lawu

Secara umum, gunung yang satu ini terletak di wilayah perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Tepatnya mencakup 3 wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Ngawi, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Magetan. Kalian yang berniat untuk mendaki gunung ini, wajib perhatikan 3 opsi rute atau jalur pendakian berikut ini.

Ada 3 pilihan jalur pendakian untuk sampai di puncak gunung ini. Ketiga kategori tersebut adalah rute pendakian paling mudah, rute pendakian normal, dan rute pendakian terpanjang.

Pertama: Pendakian termudah adalah via Cemoro Sewu. Jarak tempuhnya sekitar 7 km menuju puncak. Trek pendakian cenderung landai dan mudah dilewati. Sangat cocok untuk pendaki pemula. Meski memang ada beberapa spot pendakian dengan trek yang sedikit menanjak.

Kedua: Lokasi tepatnya di Cemoro Kandang, Singolangu, Tambak, dan Tahura. Jalur pendakian ini cocok untuk pendaki yang ingin menikmati perjalanan selama mendaki. Tingkat kesulitan jalur ini terbilang biasa saja atau normal.

Ada titik di mana pendaki akan dimudahkan berkat jalur yang landai.Namun ada juga titik di mana terdapat tanjakan dan turunan. Hanya saja tak begitu ekstrem.

Ketiga: Nah, rute ini sangat cocok untuk pendaki pro. Titik awal pendakian dimulai dari Candi Cetho dengan trek pendakian sepanjang 9.75 km. Selain Candi Cetho, alternatif titik awal pendakian lainnya adalah via Jogorogo.

Jam Operasional Gunung Lawu

Basecamp-basecamp gunung ini buka setiap hari. Akan tetapi semua basecamp hanya melayani pengurusan SIMAKSI dari pukul 07.00 – 17.00 WIB. Artinya, di luar jam 5 sore, pihak pengelola basecamp tidak melayani pendaki yang ingin melakukan pendakian.

Tips Berkunjung dan Mendaki Gunung Lawu

Pendaki Gunung Lawu

Ada beberapa tips yang wajib dibaca oleh kalian yang ingin mendaki gunung ini. Tips ini juga berlaku untuk kondisi saat musim hujan. Apa saja daftar tips-nya? Cek informasinya berikut ini:

Persiapan fisik

Pastikan kondisi fisik kalian fit, prima, dan sehat. Hal ini penting mengingat nantinya Anda akan melalui jalur pendakian yang tak mudah. Trik untuk untuk memiliki tubuh yang prima adalah dengan berolahraga. Lakukan olahraga  beberapa hari sebelum mendaki

Periksa Peralatan

Cek kembali peralatan mendaki kalian. Pastikan semua peralatan sudah masuk dalam carrier. Peralatan di sini contohnya adalah tenda lengkap dengan pasak-pasaknya, sleeping bag, alat masak plus kompor, baju hangat, logistik, dan masih banyak lainnya.

Bawa Jas Hujan dan Pakai Sepatu Gunung

Jas hujan menjadi salah satu perlengkapan yang wajib dibawa ketika akan mendaki gunung. Meski cuaca cerah, ketika berada di atas, hujan sering datang dengan tiba-tiba. Simpan jas hujan di tempat yang mudah dijangkau.

Kemudian soal sepatu, kenakan sepatu gunung karena relatif lebih aman dan nyaman. Sepatu gunung biasanya memiliki dasar sol yang kuat dan tidak licin, sehingga aman untuk trek pendakian yang basah.

Penginapan di Sekitar Gunung Lawu

Lelah setelah mendaki dan butuh beristirahat sejenak? Menginap di sekitar gunung ini bisa jadi pilihan. Berikut ini beberapa rekomendasi hotel dan villa yang bisa jadi tempat Anda bersantai di Lawu dan sekitarnya:

Supercamp Sakura Hills

Desainnya menyerupai supercamp yang ada di luar negeri, Supercamp Sakura Hills ini sangat recommended untuk menjadi tempat istirahat usai lelah mendaki. Di sini, para tamu dapat mengakses WiFi Secara gratis.

Selain WiFi, ada juga fasilitas lainnya di supercamp ini. Area parkir yang luas adalah contohnya. Area supercamp ini sangat unik. Terutama arsitektur bangunannya yang beratap rendah. Rumput hijau dan pepohonan juga menambah segar area penginapan ini.

Alamat Area hutan Gondosuli, Kec. Tawangmangu, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah
Harga Sewa/ Malam Mulai dari Rp200.000,00

Kamp Hutan Lawu

Opsi penginapan yang konsepnya sama dengan penginapan sebelumnya adalah Kamp Hutan Lawu. Berdasarkan penilaian di aplikasi, Kamp Hutan Lawu mendapat penilaian yang sangat baik.

Hal ini karena fasilitas-fasilitas yang sangat lengkap dan harga yang terjangkau. Fasilitas WiFi dan area parkir gratis menjadi fasilitas unggulan di sini.

Alamat Jl. Raya Sarangan, Cemoro Sewu KM 5, Kali Jumok, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur
Harga Sewa/ Malam Mulai dari Rp200.000,00

RedDoorz Plus Bukit Sekipan Tawangmangu

Penginapan yang satu ini mendapat score penilaian yang tinggi; 4.5 dari 5 bintang. Fasilitas yang ada antara lain area parkir dan WiFi. Ada juga fasilitas tambahan, yaitu sarapan.

Alamat Jl. Sekioan, Kramat, Kalisoro, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar,  Jawa Tengah
Harga Sewa/ Malam Rp475.000,00

Kalian dapat mengakses penginapan ini dengan mudah sebab jalannya sudah sangat bagus dan beraspal. Namun untuk Anda yang masih bingung dengan jalan menuju lokasi bisa manfaatkan sewa Alphard Solo dari Salsa Wisata.

Sopir berpengalaman dari layanan kami siap mengantar Anda langsung ke lokasi manapun yang Anda inginkan. Pilihan mobilnya pun beragam dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin.

Objek Wisata di Sekitar Gunung Lawu

Ada 4 objek wisata yang lokasinya tak jauh dari gunung ini. Kelima objek wisata tersebut bisa menjadi alternatif terbaik bagi kalian yang mungkin kurang berminat dengan aktivitas pendakian. Berikut daftar kelima objek wisata tersebut.

Air Terjun Grojogan Sewu

Sesuai dengan namanya, Grojogan Sewu adalah air terjun yang memiliki banyak sekali aliran. Lokasi air terjun ini ada di salah satu sisi lereng gunung, tepatnya lereng yang ada di Kecamatan Tawangmangu.

Tahukah kalian, air di Air Terjun Grojogan Sewu ini tak pernah kering. Meski sedang musim kemarau panjang sekalipun. Daya tarik lainnya selain air yang tak pernah kering adalah banyaknya monyet yang kerap meminta makanan kepada pengunjung.

Kebun Teh Kemuning

Selain air terjun, kawasan wisata lainnya yang juga sangat memukau hati adalah Kebun Teh Kemuning. Lokasinya juga berada di lereng gunung. Di sini, pengunjung bebas menikmati pemandangan kebun teh.

Dari kejauhan, kebun teh ini terlihat seperti hamparan rumput hijau. Terasa tenang ketika melihatnya. Kebun Teh Kemuning ini menjadi salah satu daya tarik wisata utama di Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.

Srambang Park

Lain hal di sisi daerah Ngawi yang menawarkan Srambang Park sebagai tempat rekreasi unik sebab berada di lereng gunung. Kini taman wisata ini memiliki spot menarik yang semakin menambah daya tarik bagi wisatawan.

Spot foto yang Instagramable, misalnya. Ada juga view hutan pinus yang benar-benar menyegarkan pikiran. Udara yang bersih dan suasana sejuk menjadi pelengkap di sini.

Candi Cetho

Nah, Candi Cetho atau Cetho Temple ini memang sungguh terkenal, baik di kalangan wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah.

Jika kalian pernah berkunjung ke sini, kalian pasti setuju bahwa bangunan-bangunan bersejarah yang ada di sini sangat mirip dengan bangunan pura di Bali.

Akan tetapi sejarah Candi Cetho memang ada kaitanya dengan Bali dan masyarakat Hindu. Bahkan ada beberapa situs di area ini masih berfungsi sebagai tempat ibadah.

Bagaimana tertarik untuk mengunjungi salah satunya? Jika iya, siapkan segera segala keperluan liburan Anda seperti penginapan, kendaraan, dan budgetnya.

Namun jika Anda tidak ingin repot sendiri manfaatkan saja paket gathering Solo dari Salsa Wisata. Semua kebutuhan Anda tadi sudah terpenuhi bersama layanan kami, tentunya dengan harga yang murah.

Selain itu masih banyak lagi layanan wisata lain yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan budget. Cek langsung di website resmi Salsa Wisata untuk liburan Anda semakin berwarna.

Bagikan Artikel Ini Ke:

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom atau ada pertanyaan terkait layanan kami

5/5 - (2 votes)