SalSari Resto & Coffee

Siapa yang tidak mengenal Kota Bandung. Bandung memiliki banyak tempat wisata menarik yang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, salah satunya yaitu Jalan Asia Afrika.

Sama seperti Jalan Braga Bandung, tempat ini juga sangat cocok dinikmati sambil berjalan santai dengan keluarga. Situs-situs sejarah yang ada di sekitarnya juga menjadi daya tarik yang spesial.

Anda yang dari Jakarta, jika sedang pergi ke Bandung via paket wisata Bandung dari Jakarta, kawasan ini sangat recommended. Pasalnya, hanya dengan sekali kunjungan, Anda dapat menemui aneka kuliner di Jalan Asia Afrika dan spot situs sejarahnya.

Sekilas Tentang Jalan Asia Afrika

Jalan Asia Afrika Bandung

Seperti namanya, Jalan Asia Afrika Bandung merupakan sebuah jalan utama yang terletak di Kota Bandung. Dari beragam wisata unggulan Jawa Barat, jalan ini adalah salah satu yang paling terkenal.

Jalan ini dulunya hanya sebuah tempat berlalu-lalang bagi warga Bandung. Namun, dalam rangka menyambut konferensi Asia Afrika yang ke-60, tepatnya pada tanggal 19 sampai 24 April 2015, kawasan ini direnovasi dan menjadi semakin cantik.

Karena keindahannya, banyak warga lokal maupun wisatawan yang sering menjadikan jalan tersebut sebagai tempat nongkrong dan berkumpul. Tidak hanya itu, sebagian warga lainnya juga kerap berolahraga di tempat ini.

Pengunjung yang datang ke sini juga bisa memanfaatkan keberadaan kursi-kursi taman di sepanjang trotoar untuk beristirahat. Terdapat juga pot-pot bunga, bola-bola dunia, dan lampu-lampu jalan yang mirip dengan lampu di jalan-jalan di Eropa.

Harga Tiket ke Jalan Asia Afrika

Bila Anda ingin kawasan wisata tengah kota ini, maka tidak perlu memusingkan soal biaya masuk. Sebab, untuk masuk ke kawasan jalan ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis.

Harga tiket Jalan Asia Afrika benar-benar nol rupiah. Begitu juga saat Anda berkunjung ke sejumlah tempat bersejarah di sekitar jalan tersebut. Misal ke Gedung Merdeka dan alun-alun, semua gratis.

Namun khusus pengunjung yang membawa kendaraan, mereka wajib membayar parkir kendaraan yang nominalnya terjangkau. Berikut info biayanya:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Parkir Mobil Rp5.000,00
Parkir Motor Rp2.000,00

Rute Menuju Jalan Asia Afrika

situs sejarah Jalan Asia Afrika

Sesuai dengan namanya, lokasi Jalan Asia Afrika berada di Jalan Asia Afrika Nomor 56, Kawasan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung. Lokasi ini tepat di tengah kota dekat dengan alun-alun dan juga museum.

Bila Anda sedang berada di Kota Bandung, cukup berjalan kaki sekitar 6 menit, Anda sudah bisa sampai di lokasi wisata ini. Atau bagi yang menggunakan kendaraan, bisa gunakan rute Jalan Jawa atau Jalan Tamblong untuk tiba di sini.

Mungkin bagi wisatawan luar kota, sangat disarankan untuk manfaatkan jasa rental mobil Bandung dengan supir murah untuk mempermudah perjalanan wisata. Mengingat ada banyak sekali destinasi wisata di sekitar yang sayang jika Anda lewatkan.

Daya Tarik Jalan Asia Afrika

Popularitas kawasan wisata ini rupanya telah mengundang banyak pengunjung dari dalam dan luar Kota Bandung. Mereka datang ke sini adalah untuk menikmati suasana, makanan khas Bandung kekinian, dan sesekali mengambil foto di beberapa spot menarik.

Selain untuk wisata, jalan ini juga memiliki nilai sejarah. Pengunjung bisa melihat sejumlah bangunan bersejarah yang terdapat di sekitar kawasan ini. Begitu juga dengan daya tarik lainnya. Semua akan dibahas pada ulasan di bawah ini.

Sejarah Singkat Jalan Asia Afrika

sejarah jalan asia afrika

Nama Jalan Asia Afrika bermula dari penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan pada tanggal 18 hingga 24 April 1955 silam. Jalan ini merupakan ruas protokol tertua yang berada di Kota Bandung.

Ruas jalan ini sendiri dibangun pada zaman pemerintahan Daendels. Dalam proses pembangunannya, jalan ini membentang dari Anyer sampai Panarukan dengan panjang mencapai 1.000 kilometer.

Banyak pribumi yang menjadi korban dalam proses pembuatan jalan ini. Sejarah mencatat ada sekitar 30.000 jiwa melayang saat pembangunan jalan. Sebelumnya, jalan ini memiliki nama Groote Postweg atau Jalan Raya Pos.

Nama tersebut mengikuti fungsi serta keberadaan Gedung Raya Pos atau Kantor Pos Besar yang berdiri sejak zaman kolonial. Hingga kini, fungsi kantor Pos Besar Bandung pun tak berubah.

Berolahraga

Jalan yang disebut titik nol KM ini juga bisa Anda manfaatkan untuk berolahraga ringan. Beberapa olahraga yang bisa Anda lakukan di sini adalah jogging, jalan santai, bersepeda, dan lain sebagainya.

Selain mendapatkan manfaat dari olahraga, Anda juga bisa menikmati pemandangan indah yang tersaji di sepanjang jalan ini. Meski begitu, tetap berhati-hati terutama bagi Anda yang bersepeda karena ada banyak kendaraan yang melintas.

Spot Foto Menarik

spot foto

Keberadaan bangunan bersejarah di jalan ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk pecinta fotografi. Jika pergi ke sini, Anda akan banyak menemukan spot foto yang sangat instagramable.

Selain gedung-gedung yang menarik, Anda juga bisa berpose di kursi taman yang tersedia di pinggir jalan. Lampu-lampu taman yang nampak seperti lampu taman di jalanan Eropa juga menyita perhatian sebagian besar pengunjung.

Banyak diantara mereka yang menggunakan lampu-lampu ikonik ini sebagai tambahan objek fotografi atau latar selfie mereka. Sungguh sebuah kawasan yang sangat menarik untuk berfoto ria.

Situs-Situs Sejarah

situs bersejarah jalan asia afrika

Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan ketika berada di lokasi ini. Selain berfoto bersama keluarga, Anda juga bisa mengunjungi sejumlah bangunan bersejarah.

Ada Gedung Merdeka yang menjadi tempat terselenggaranya Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Selain itu, ada juga Alun-Alun Bandung dan Masjid Agung Bandung yang bisa menjadi pilihan Anda ketika berada di sini.

Ada pula sebuah bangunan tugu yang menjadi penanda titik nol KM Kota Bandung. Lokasi tugu ini berada tepat di depan Kantor Dinas Bina Marga Jawa Barat. Terakhir ada Gedung Bank OCBC yang terletak di seberang Gedung Merdeka.

Fasilitas di Jalan Asia Afrika

fasilitas

Ada sejumlah fasilitas umum yang melengkapi kawasan wisata ini. Misalnya fasilitas lorong jembatan penyeberangan orang atau JPO. Lorong ini menghubungkan antara Alun-alun Bandung dan Gedung Merdeka.

Selain itu, ada juga taman bermain anak yang lokasinya berada di Alun-alun Bandung. Jika Anda membawa si kecil, maka tidak ada salahnya untuk mengajaknya ke sini untuk bermain.

Kemudian fasilitas yang tidak kalah penting adalah area parkir untuk kendaraan motor dan mobil. Pengunjung bisa menemukan area parkir yang cukup luas di Alun-alun Bandung. Lokasinya ada di basement.

Tidak lupa, bagi Anda yang ingin menikmati wisata kuliner Bandung malam, maka bisa mendatangi sejumlah tempat kuliner di sana. Ada berbagai kuliner khas yang tersedia dengan berbagai cita rasa yang lezat.

Jam Buka Jalan Asia Afrika

Karena ruas jalan ini adalah bagian dari fasilitas infrastruktur, jam buka Jalan Asia Afrika ini adalah 24 jam setiap harinya. Jadi, Anda bisa menikmati wisata ke tempat ini setiap hari.

Akan tetapi, ada beberapa tempat yang menerapkan jam operasional, misalnya Gedung Merdeka. Pengunjung hanya boleh masuk ke gedung tersebut pada hari Selasa hingga Minggu dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB.

Khusus hari Jumat, jam operasional Gedung Merdeka ini dimulai dari pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB. Jadi Anda juga masih memiliki waktu yang cukup panjang di malam harinya bisa lanjut berbelanja oleh-oleh khas Bandung murah terfavorit.

Itulah informasi mengenai ruas jalan bersejarah di Kota Bandung. Jangan lupa, bagi Anda yang datang dari luar kota, disarankan untuk menggunakan layanan paket wisata dari Salsa Wisata untuk perjalanan wisata yang mudah, murah, dan praktis.

Dengan dukungan paket wisata ini, Anda dapat leluasa untuk menikmati suasana Jalan Asia Afrika malam hari yang ramai namun tetap syahdu dan romantis.



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (2 votes)