Memiliki slogan “The Spirit of Java”, ternyata Solo tidak hanya kental akan budaya wisata. Tetapi, juga kental akan wisata kuliner Solo yang mengusung konsep Jawa.

Konsep Jawa tidaklah katrok. Tetapi, memang inilah pembeda atau ciri khas yang Solo tawarkan kepada masyarakat untuk memaksimalkan potensi wisata kuliner yang ada. Unik, bisa bernostalgia zaman dahulu, dan tetap mempertahankan budaya asli.

Akan sayang sekali, jika ternyata saat kamu bisa menikmati destinasi wisata disana. Namun, enggan untuk mencicipi setiap kuliner khas yang ada. Maka, berikut beberapa rekomendasi wisata kuliner yang ada di Solo yang wajib kamu kunjungi.

Daftar Wisata Kuliner Solo Favorit

Dalam daftar ini, kamu akan menemukan wisata kuliner Solo yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu, hingga sekarang. Mulai dari yang menawarkan makanan ringan, hingga berat sekalipun.

Bahkan dari beberapa kuliner yang ada sudah mendapat penghargaan 20 kuliner pilihan khas Solo.Apa dan dimana saja wisata kulinernya? Cek pada artikel ini ya?

Nasi Liwet Yu Sani

nasi liwet

Kuliner nasi liwet Solo cukup terkenal di kalangan masyarakat awam sekalipun.

Setelah lelah menikmati liburan ke berbagai destinasi wisata Solo, kamu sering kali lapar bukan? Nah, kamu bisa mampir ke tempat wisata kuliner Solo yang satu ini, “Nasi Liwet Yu Sani”.

Pasalnya, nasi liwet Yu Sani sudah ada sejak 1950-an dan telah mendapat penghargaan 20 kuliner pilihan khas Solo, loh. Legend sekali ya?

Meskipun tempatnya hanya di pinggir jalan, tetapi siapa sangka banyak pengunjung berdatangan. Bahkan pengunjung dari luar kota sekalipun, seperti Jawa Timur.

Kamu bisa menikmati kudapan nasi liwet dengan pelengkap suwiran ayam, sayur labu, dan areh (gumpalan santan) yang gurih ini dengan harga Rp 10.000-an. Tapi tenang,  walau ada gumpalan santan, tidak akan membuatmu enek ketika makan.

Atau jika kamu ingin menambahkan lauk, kamu juga bisa menambahkannya. Misalnya, ceker rica dan ati ampela.

Lokasi: Jalan Langenharjo, Grogol, Solo Baru

Jam buka: 16.30 hingga 23.00

Timlo Sastro

Timlo Sastro

Saat kamu lihat tampilannya, masakan timlo sastro ini mirip dengan soto, yakni ada kuah bening dengan pelengkap sosis ayam yang telah dipotong-potong kecil, telur ayam pindang, dan irisan jeroan ayam.

Untuk kamu yang kurang doyan makan berat, kamu bisa makan timlo sastro tanpa nasi dengan harga Rp 18.000-an.

Sementara, untuk kamu yang doyan makan berat, kamu bisa makan timlo sastro dengan tambahan nasi yang ditaburi bawang goreng. Tambahan nasi putih biasanya kena Rp 3.000.

Timlo Sastro termasuk wisata kuliner solo legendaris, karena memang sudah ada sejak 1952. Yang kini, kepengurusan timlo sastro sudah masuk generasi ketiga.

Nah, ada hal unik saat kamu pergi ke timlo sastro. Kamu akan makan dengan enjoy karena ada kelompok pengamen, live music keroncong yang telah dikontrak untuk menghibur para pelanggan.

Lokasi: Jalan Pasar Gede Timur No 1-2, Solo

Jam buka: 06.00-15.30

Serabi Notosuman Ny. Handayani

Serabi Notosuman

Jika di Bandung ada kuliner khas bernama surabi, di Solo ada kuliner khas bernama serabi.

Namanya memang hampir mirip, tetapi memiliki perbedaan. Ya, tentunya perbedaan dari segi rasa dan juga penyajian.

Serabi Notosuman memiliki dua varian rasa, yaitu coklat dan original. Selain itu juga tidak dihidangkan dengan kuah, melainkan cukup digulung dan dikukus dengan daun pisang.

Banyak wisatawan kuliner solo menjadikan makanan ini sebagai oleh-oleh favorit. Bahkan, sekadar untuk bersantap sore dengan sajian anget-anget pun juga nikmat loh. Tekstur kenyal, lembut, dan legitnya serabi notosuman memang number one diantara serabi solo lainnya.

Lokasi: Jalan Moh. Yamin Nomor 28 (sebelumnya bernama Jln Notosuman), Solo

Jam buka: 05.00 – 16.00

Depot Es Nini Thowong

Depot Es Nini

Es memang menjadi obat di tengah teriknya kota Solo. Namun, jangan sampai kamu asal dalam membeli es ya?

Ada depot es Nini Thowong yang sayang kamu lewatkan. Kenapa? Karena, depot ini cukup legendaris dan telah mendapat penghargaan 20 kuliner pilihan khas Solo.

Depot ini sudah ada sejak 1980. Saat banyak pedagang es gulung tikar, depot ini justru masih eksis hingga sekarang. Rasanya memang paling mantap.

Es ini terdiri dari buah nangka, pisang raja, nanas, leci, kacang hijau, cendol, agar-agar, dan kolang-kaling. Kuahnya terbuat dari susu kental manis, santan, dan es serut.

Depot ini termasuk ke dalam destinasi kuliner solo murah. Karena, kamu bisa menikmati segarnya es Nini Thowong dengan harga Rp 19.000. Sementara, harga es lainnya tidak jauh berbeda.

Nah, jika ingin menikmati santapan makan berat sekaligus, kamu cukup mengeluarkan uang Rp 14.000 hingga Rp 30.000. Murah kan?

Lokasi: Jalan Arifin No 59, Kota Solo

Jam buka: 07.00 – 20.00

Sate Kere Yu Rebi

Sate Kere

Kere artinya memang miskin, tetapi arti sesungguhnya untuk sate kere tidaklah demikian (untuk orang miskin). Siapa saja bisa menikmatinya.

Nah, sate kere yang paling terkenal di Solo adalah sate kere Yu Rebi. Dengan cita rasa bumbu kacang yang kental, banyak wisatawan berdatangan.

Jika kamu berasal dari luar kota dan menggunakan sewa mobil innova Solo, jangan lupa untuk mampir ya?

Kamu bisa menikmati sate kere yang terbuat dari jeroan sapi ini. Tentu, harganya lebih murah daripada daging sapi. Cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 10.000, perut bisa kenyang, puas, dan membuat nagih.

Lokasi: Belakang Stadion Sriwedari Solo dan ada di Galabo.

Jam buka: 10.00 – 21.00

Nasi Pecel Tumpang Bu Kis

Nasi Pecel Tumpang

Jika kamu amati, mungkin kuliner kaki lima solo milik bu Kis ini mirip dengan nasi pecel lainnya. Nyatanya, nasi pecel ini memiliki menu andalan, yaitu sambal tumpang.

Rasanya tidak seperti sambal kacang pada umumnya. sambal tumpang khas Bu Kis rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas.

Bahkan uniknya, kamu tidak hanya bisa menikmati pecel ini dengan nasi hangat. Melainkan, bisa juga menikmatinya dengan bubur beras yang ada tambahan bayam segar dan tauge.

Apalagi ada tahu goreng, tahu putih, krecek, tempe busuk, dan rempah-rempah yang membuat bumbu semakin sedap.

Lokasi: Belakang Pengadilan Negeri Solo dan dekat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah

Jam buka: 07.00 – 14.00

Cabuk Rambak Solo Pasar Gede

Cabuk Rambak

Makanan khas Solo lainnya yang wajib kamu jajal saat berlibur ke Solo adalah cabuk rambak solo.

Ini merupakan camilan khas masyarakat solo yang biasanya juga untuk tambahan menu sarapan, makan siang, atau mengganjal perut lapar pada malam hari.

Cabuk rambak terdiri dari ketupat yang telah diiris tipis, sambal wijen, serta karak. Penyajiannya menggunakan pincuk (wadah dari daun pisang) dengan taburan kerupuk puli atau beras.

Untuk harganya cukup murah. Kamu hanya perlu mengeluarkan uang Rp 5.000.

Lokasi: Pasar Gede Solo

Jam buka: 24 jam

Angkringan atau HIK Kebon Koelon

HIK Kebon Koelon

Ketika kamu dan rombongan dari luar kota berwisata ke Solo menggunakan rental bus Solo, jangan lupa untuk mampir di angkringan HIK.

Ini bukanlah angkringan biasa. Melainkan, angkringan yang cukup kekinian yang menyediakan wedangan berkelas dengan tingkat higienis tinggi.

Meskipun modern dan target pasarnya adalah masyarakat menengah ke atas. Tetapi, kedai ini tetap mengusung konsep rumah makan Jawa tradisional yang dilengkapi dengan perabot kayu dan ornamen lainnya.

Lokasi: Jalan Slamet Riyadi, Solo

Jam buka: 17.00 – 23.59

Wedangan Pendopo Solo