Sebagai salah satu kabupaten di Jawa Tengah, Temanggung adalah sebuah tempat yang memiliki pemandangan indah dan sejuk. Pemandangan di Temanggung bisa dibilang sama seperti Wonosobo. Tidak percaya? Anda bisa saksikan sendiri Bukit Botorono Temanggung, sebuah tempat wisata yang kekinian yang sedang hits.
Puncak Botorono sendiri terkenal dengan sebutan Puncak Petarangan. Tempat wisata ini adalah sebuah gunung kecil yang terletak di kaki Gunung Sumbing. Ini menandakan bahwa Temanggung dan sekitarnya bukan cuma dikenal dari Gunung Sindoro saja. Puncak Botorono menawarkan panorama yang indah dari ketinggian.
Sekilas Tentang Bukit Botorono Temanggung
Bukit Botorono ini berada di ketinggian 1.300 mdpl. Di sini, Anda bisa melihat keindahan alam yang segar berpadu dengan udara yang sejuk. Tempat wisata temanggung Instagramable ini letaknya memang tinggi.
Jadi, butuh usaha ekstra untuk bisa menempuhnya. Kalau Anda suka hiking, Anda bisa berjalan kaki ke puncak sejauh 1,5 km. Kalau Anda suka yang praktis, Anda bisa sewa ojek untuk mengantarkan Anda sampai puncak.
Pemandangan di atas akan membayar semua usaha Anda untuk mendaki gunung kecil ini. Bukit Botorono terletak di kampung Petarangan 3, Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.
Awalnya, tempat ini hanyalah sepetak lahan yang tidak produktif. Masyarakat sekitar lalu bahu-membahu untuk membangun sebuah tempat wisata dan mengubah lahan yang tidak menghasilkan jadi produktif dalam hal wisata.
Para pelaku UMKM lokal pun diberdayakan untuk bisa berjualan di sekitar lokasi wisata. Ide pembuatannya sendiri sudah ada dari sejak tahun 2017. Namun, tempat wisata ini baru resmi dibuka pada bulan Mei 2021 silam.
Memang masih baru, tapi tempat ini sudah berhasil menarik minat banyak pengunjung. Diharapkan, tempat wisata ini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Mengapa dinamai Botorono?
Menurut cerita, 850 tahun lalu, terjadi wabah dan bencana di mana-mana. Kebetulan, di tempat ini ada seorang rajapati bernama Mbah Projo, yang berasal dari Kraton Surakarta. Beliau bertapa lalu menata batu, yang disebut boto. Dan karena terjadi bencana rono-rene (di sana sini), maka tempat ini lalu dinamakan botorono.
Harga Tiket Masuk Bukit Botorono Temanggung
Sama seperti di Embung Kledung, tempat wisata ini tidak mematok harga mahal. Anda pun bisa menginap di sini, langsung di alam terbuka, dengan biaya terpisah dari tiket masuk. Berikut ini rincian harga tiket masuk dan sewa fasilitas di Botorono Temanggung:
Retribusi | Tarif |
---|---|
Tiket masuk | Rp5.000,00 |
Parkir | Rp2.000,00 |
Sewa ojek | Rp35.000,00 |
Sewa tempat camping | Rp35.000,00 |
Sewa tenda dan matras | Rp90.000,00 |
Sewa kompor nesting | Rp30.000,00 |
Rute Menuju Bukit Botorono Temanggung
Kalau dari Embung Kledung, Botorono Temanggung ini jaraknya cuma 7,1 km. Sedangkan dari Wonosobo, jaraknya sekitar 25 km. Dari semua rute yang ada, rute yang paling mudah adalah dari Jalan Magelang-Temanggung. Dari situ, Anda hanya harus memilih jalur ke Parakan.
Kalau dari Wonosobo, Anda bisa mampir sebentar di daerah Petarangan, Kledung. Bukit Botorono sendiri ada di jalur Temanggung-Wonosobo. Kalau sudah sampai di Parakan, Anda sudah bisa melihat puncak Botorono dan Gunung Beser dari kejauhan.
Disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, karena sulit untuk menjangkau tempat wisata ini dengan transportasi umum. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil plus driver murah yang bisa mengantar Anda ke berbagai tempat wisata, belanja oleh-oleh khas, dan wisata kuliner.
Daya Tarik Bukit Botorono Temanggung
Ada banyak hal yang seru yang bisa Anda lakukan di Bukit BotoronoTemanggung. Berikut ini daya tarik yang membuat pengunjung selalu datang:
Spot Foto Instagramable
Selain pemandangan indah dan udara sejuk di puncak Bukit Botorono, pengelola juga menambahkan banyak spot foto cantik. Tujuannya adalah untuk menarik minat wisatawan-wisatawan muda. Dan upaya ini berhasil, karena banyak kaum muda yang datang dan tertarik untuk berfoto di sini.
Ada kincir angin khas Belanda dan sejumlah tempat duduk dengan hiasan yang apik. Selain spot foto buatan, tentunya latar belakang alami juga menjadi daya tarik. Pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Pemandangan yang Spektakuler
Kalau Anda beruntung, saat naik ke puncak Botorono, Anda akan melihat sajian awan tipis yang menyelimuti area pegunungan. Rasanya seperti berada di negeri di atas awan. Selain itu, meskipun sudah menjadi tempat wisata, di area ini Anda masih bisa menemukan banyak monyet ekor panjang.
Monyet-monyet ini memang dibiarkan berkeliaran dan bergelantungan di pohon. Karena menurut kesaksian warga sekitar, jika monyet-monyet tersebut Anda ganggu, mereka justru akan berbalik menyerang orang dan merusak lahan perkebunan penduduk. Maka dari itu, kalau Anda ke sini, kami sarankan untuk tidak mengganggu monyet-monyet tersebut.
Menikmati Sunrise dan Sunset
Sama seperti wisata pegunungan lainnya, di puncak Botorono ini Anda juga bisa menyaksikan pemandangan matahari terbit dan terbenam. Pemandangan sunrise dan sunset di puncak gunung tentu berbeda dengan yang disuguhkan di pantai.
Kalau di puncak gunung, matahari terbit tampak seolah seperti telur ceplok, mendadak muncul di tengah awan. Pemandangan ini tentunya sayang untuk Anda lewatkan. Maka itu, banyak pengunjung yang rela datang ke sini dari sebelum matahari terbit.
Gardu Pandang
Seolah ketinggian yang ada di sini belum cukup, Anda juga bisa menemukan gardu pandang di puncak Botorono. Bayangkan seperti apa pemandangan yang tersaji ketika bahkan di puncak bukit, Anda masih menanjak lagi untuk bisa menambah ketinggian.
Dari puncak gardu pandang, Anda bisa melihat kota yang terhampar di bawah. Anda juga bisa tampak sejajar dengan gunung-gunung yang membingkai kabupaten ini. Kami sarankan untuk menikmati pemandangan di gardu pandang saat sunrise atau sunset.
Mata Air Alami
Di bagian bawah gunung, Anda akan menemukan mata air alami. Yang membuat mata air ini menarik adalah airnya yang hangat. Sumber air hangat ini disebut sebagai kali anget oleh warga sekitar.
Hebatnya lagi, kali anget ini tidak akan pernah surut, bahkan meski di musim kemarau sekalipun. Anda bisa duduk-duduk di pinggirnya untuk menikmati air hangat alami ini. Di tengah udara dingin, tentu nikmat rasanya bisa menikmati sumber air hangat.
Fasilitas Bukit Botorono Temanggung
Karena tempat wisata ini sudah populer, tentunya pengelola berusaha memberikan yang terbaik bagi pengunjung dengan menyediakan fasilitas lengkap. Secara keseluruhan, fasilitas yang bisa Anda nikmati di sini yaitu tempat parkir, toilet, mushola, tempat duduk, dan tempat sampah.
Sementara fasilitas penunjang lainnya yaitu spot foto cantik yang Instagramable dan warung makan yang menyajikan aneka makanan khas Jawa Tengah enak.
Jam Operasional Bukit Botorono Temanggung
Bukit BotoronoTemanggung buka setiap hari selama 24 jam. Itu berarti, Anda bisa datang kapan saja Anda mau. Ini tentunya menguntungkan, karena berarti Anda bisa datang sebelum matahari terbit untuk menikmati sunrise di puncak Botorono.
Pulangnya jangan lupa untuk mampir ke pusat oleh-oleh khas Jawa Tengah makanan yang ada di dekat tempat wisata. Ada banyak barang yang bisa Anda bawa pulang untuk diberikan kepada saudara di rumah.
Penasaran ingin merasakan langsung udara sejuk dan melihat pemandangan indah di puncak Botorono? Anda bisa pesan perjalanan Anda lewat Salsa Wisata. Salsa Wisata punya banyak pilihan paket wisata di berbagai kota di Indonesia yang bisa Anda pilih.
Dengan paket wisata, Anda sudah bisa menikmati liburan secara maksimal. Harga yang Anda bayarkan untuk paket itu sudah termasuk penginapan berbintang, makan, tiket wisata, dan transportasi. Praktis, bukan?