Bali, tidak hanya terkenal dengan pesona pantainya yang menawan, tetapi juga dengan gunung-gunung yang tinggi. Banyak orang berwisata ke Pulau Dewata juga ingin menikmati gunung di pulau Bali juga mempunyai daya tarik tersendiri.

Untuk itu dalam artikel ini akan Kami sajikan daftar gunung tertinggi di Bali yang menarik untuk Anda explore.

Daftar Gunung Tertinggi di Bali

Gunung Agung

Gunung Agung

Gunung yang sangat disucikan masyarakat Bali ini berada di Kecamatan Rendang, salah satu kecamatan di Kabupaten Karangasem. Ketinggiannya mencapai 3.031 mdpl dan menjadi gunung paling tinggi di Bali.

Gunung berapi ini masih aktif dan terakhir meletus pada tahun 2017 lalu. Ada dua puncak yang bisa Anda capai melalui jalur Selatan, jalur Pura Pasar Agung. Puncak ini berada di ketinggian 2.000 mdpl.

Walaupun ada puncak yang lebih tinggi, spot puncak ini juga tetap tawarkan pemandangan alam yang sangat indah Gunung yang menjadi destinasi wisata pendakian ini tidak hanya menawarkan keindahan alam khas pegunungan saja.

Selain trekking dan pendakian, Anda juga akan dapat melihat arsitektur dan kekayaaan budaya di salah satu pura terbesar di Bali. Pura itu tidak lain dan tidak bukan adalah Pura Besakih.

Gunung Batukaru

Gunung Batukaru adalah gunung paling tinggi kedua di Bali yang ini berada di Kabupaten Tabanan, dengan ketinggian 2.276 mdpl. Dikelilingi oleh hutan-hutan yang rimbun dan lahan pertanian, Gunung Batukaru menjadi tempat penting bagi ekologi dan kehidupan flora-fauna di Bali.

Gunung Batukaru memiliki nilai religius yang sangat tinggi bagi masyarakat Bali. Puncak gunung ini dianggap sebagai tempat yang suci dan dipercaya sebagai tempat tinggal para dewa dalam kepercayaan Hindu Bali.

Yang menarik, gunung ini adalah titik tertinggi di kawasan kaldera purba Beratan dari total 7 puncak yang ada di sana. Di sini juga ada area hutan yang berfungsi sebagai area penampung air hujan.

Selain itu, gunung ini juga memiliki kawah terbesar di Bali dan Pura Pucak Kedaton, pura Hindu paling tinggi di Bali, berada di puncak gunung ini. Untuk menuju Gunung Batukaru, Anda bisa menempuh perjalanan dari tiga jalur, yaitu melalui Pura Batukaru, Desa Jatiluwih, atau Desa Pujungan.

Gunung Abang

"</p

Gunung Abang adalah tempat wisata pendakian gunung paling tinggi di Bali yang ketiga setelah Gunung Agung dan Gunung Batur serta sangat populer di kalangan pendaki.

Kawasan gunung ini adalah bagian dari pematang kaldera Gunung Batur yang terbentuk dari letusan hebat pada tahun 1963. Dari puncak gunung ini, Anda bisa melihat pemandangan Danau Batur dan Gunung Batur yang menawan.

Ketinggian Gunung Abang ini mencapai 2.152 mdpl dan masih memiliki nilai religius bagi umat Hindu. Buktinya, di lereng dan puncak gunung ini ada Pura Pasar Agung, Pura Dalem Pingit, dan Pura Puncak Tedung yang juga menjadi pusat wisata religi Indonesia, khususnya bagi umat Hindu.

Gunung Catur

Gunung Catur

Gunung Catur adalah gunung paling tinggi keempat di Bali dengan ketinggian 2096 mdpl. Di puncaknya ada sebuah pura yang bernama Pura Pucak Mangu yang dipakai oleh masyarakat sekitar untuk beribadah.

Anda juga bisa mengikuti serangkaian kegiatan yang tersedia. Apalagi dengan penduduk lokal Bali yang ramah akan menambah kekaguman. Tiap tahunnya ada dua acara besar yang berlangsung di Pura Pucak Mangu, yaitu Upacara Purnama Sasih dan Purnama Sasih Kapitu.

Trek pendakian Gunung Catur bisa melalui Desa Petang atau Desa Pelaga. Perjalanan pendakian ke puncak Gunung Catur membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 jam pendakian. Jalur pendakiannya sudah cukup aman untuk pemula lengkap dengan papan petunjuk ke arah puncak.

Gunung Sanghyang

Gunung Sanghyang

Berikutnya ada Gunung Sanghyang, gunung berapi tipe stratovolcano yang sudah mati, dengan ketinggian 2.087 mdpl. Gunung ini juga terkenal dengan nama Gunung Sengayang dan Gunung Sengjang. Lokasinya berada di wilayah Tabanan, di antara Puncak Adeng dan Gunung Batukaru.

Di sisi timur Gunung Sanghyang ada lembah rimbun yang masih asli dan tidak tersentuh manusia. Dari dua puncaknya, yang terletak di antara Gunung Batukaru dan Pucak Adeng, kita bisa melihat pemandangan yang menakjubkan.

Namun, gunung ini masih jarang yang mendaki karena tidak ada akses yang memadai untuk sampai ke puncaknya. Hanya ada satu jalur yang menuju ke puncak, yaitu jalur lawas dari zaman kerajaan yang menghubungkan wilayah Tamblingan dan Jatiluwih.

Gunung Pohen

Gunung Pohen

Gunung Pohen adalah tempat pendakian yang cocok untuk pemula, terletak di wilayah Candikuning, Kec. Baturiti, Kab. Tabanan, Bali.

Lokasinya ini berada di dalam kawasan hutan Cagar Alam Batukahu yang luasnya 388 hektar yang memiliki berbagai macam tanaman, mulai dari pohon sampai semak belukar.

Gunung yang tingginya 2.063 mdpl ini memiliki jalur pendakian sepanjang 1,2 km, yang dimulai dari tempat parkir kendaraan sampai puncak gunung.

Seperti biasanya, selain menikmati keindahan alam sambil berolahraga, di Gunung Pohen Anda harus mengabadikan momen serumu.

Ada beberapa spot foto menarik di sini, seperti Patung Ganesha dan Patung Hanoman. Pengunjung juga bisa berkemah, meskipun jarang dilakukan.

Gunung Tapak

Gunung Tapak

Gunung Tapak adalah gunung berapi yang sudah mati, dengan ketinggian 1.909 mdpl dan cocok untuk pendaki pemula. Anda bisai mendakinya melalui Desa Pancasari dari sisi Danau Buyan.

Jalur lainnya adalah dari Kebun Raya Bedugul yang berada di dalam kawasan cagar alam. Jadi jika ingin trekking ke sana, ada izin khusus dari pihak yang berwenang.

Gunung Tapak juga terkenal sebagai Puncak Keramat karena di sini ada area Makam Wali Islam Bali dan Pura Pesimpangan Pucak Teratai Bang.

Selain itu ada juga Kebun Raya Eka Karya yang terkenal berada di lereng bagian selatan gunung ini, sehingga ada banyak tempat menarik untuk Anda eksplorasi.

Gunung Lesung

Gunung Lesung

Berikutnya adalah Gunung Lesung, yang memiliki ketinggian 1.865 mdpl dan terletak di Desa Munduk, Banjar, Buleleng. Gunung Lesung termasuk gunung berapi yang sudah mati dan sering menjadi tempat wisata alam bagi para wisatawan lokal dan asing.

Dari puncak Gunung Lesung, pendaki bisa melihat pemandangan yang menakjubkan. View sunrise dan sunset dari ketinggian gunung ini akan menjadi kenangan manis yang tak terlupakan.

Untuk mencapai puncaknya, Anda bisa melakukan perjalanan dari Desa Tamblingan, mengikuti aliran Sungai Mue sampai ke hulu. Cara lainnya adalah berjalan dari desa kecil di samping Bukit Pucuk. Rasa lelah akan terbayar ketika melihat keindahan gunung ini.

Gunung Adeng

Gunung Adeng

Gunung Adeng, yang merupakan gunung berapi yang sudah mati, berada di daerah vulkanik Bedugul. Puncak Gunung Adeng berada di ketinggian 1.826 meter dari permukaan laut.

Gunung ini dekat dengan Desa Jatiluwi dan Desa Angseri yang terkenal memiliki sumber air panas alami. Curah hujan yang tinggi sepanjang tahun di daerah ini telah menyebabkan tumbuhnya hutan yang lebat dan sangat hijau.

Terdapat tiga pura di puncak gunungnya yaitu Pura Anyar, Pura Pucak Tapak dan Pura Puncak Bukit Adeng. Puncak Gunung Adeng merupakan spot yang paling dikeramatkan dan cukup sakral, karena di sanalah Pura Pucak Tapak berdiri.

Kawasan tersebut adalah pusat kegiatan upacara spiritual yang dianggap suci. Karena banyak kejadian pendaki tersesat di gunung ini, pada tahun 2020 jalur pendakiannya ditutup sementara.

Gunung Penulisan

Gunung Penulisan

Gunung Penulisan adalah gunung berapi yang sudah mati, dengan ketinggian 1.745 meter dari permukaan laut (mdpl). Pemandangannya dari atas sangat menawan dengan keindahan perbukitan sekitarnya yang hijau.

Pendakian gunung ini relatif mudah dibandingkan dengan gunung-gunung lain di Bali. Selain itu, ada tempat-tempat menarik untuk melihat matahari terbit di Desa Pinggan dan berbagai pura yang bisa Anda kunjungi.

Salah satunya adalah Pura Puncak Penulisan, yang merupakan pura paling tua di Bali, dibangun oleh Bali Aga. Jika butuh kendaraan untuk menuju basecamp bisa memanfaatkan layanan sewa mobil Innova Bali yang cocok untuk jalur pegunungan dan berkapasitas besar.

Gunung Batur

Gunung Batur

Gunung Batur adalah salah satu gunung berapi yang masih aktif di Bali, Indonesia. Lokasinya berada di kawasan vulkanik Bedugul, di tengah-tengah dua kaldera yang membentuk Danau Batur.

Gunung ini memiliki ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut dan terkenal dengan keindahan matahari terbitnya. Untuk mendaki Gunung Batur, ada empat jalur yang bisa dipilih, yaitu jalur Pura Pasar Agung, jalur Serongga, jalur Pura Bukit Mentik, dan jalur Toya Bungkah.

Jalur yang paling sering digunakan oleh para pendaki adalah jalur Pura Pasar Agung dan jalur Toya Bungkah, karena lebih mudah dan aman.

Selain menikmati pemandangan yang menakjubkan dari puncak gunung, pendaki juga bisa melihat kawah, lava, dan uap panas yang keluar dari gunung.

Pendaki juga bisa mengunjungi beberapa pura yang ada di sekitar gunung, seperti Pura Pasar Agung, Pura Dalem Pingit, dan Pura Puncak Kedaton. Selain itu, pendaki juga bisa berendam di sumber air panas alami yang ada di dekat Danau Batur.

Itulah urutan gunung tertinggi di Bali beserta penjelasannya dan bisa didaki untuk pendaki pemula. Jika setelah mendaki ingin jalan-jalan mengunjungi tempat wisata populer di Bali, Anda bisa memanfaatkan layanan paket wisata Bali dari Salsa Wisata.

Ada banyak destinasi menarik yang bisa Anda kunjungi dan akan lebih mudah dan nyaman bersama Salsa Wisata. Kami menyediakan layanan transportasi dan paket wisata dengan berbagai pilihan destinasi menarik.

By Categories: Destinasi, Bali

Bagikan Artikel Ini Ke: