SalSari Resto & Coffee

Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah incaran para pecinta wisata alam, terutama gunung. Di Padang sendiri ada Gunung Sago yang tak kalah populer dengan Gunung Marapi.

Sago adalah salah satu rekomendasi bagi para wisatawan karena memiliki keindahan alam yang hijau dan asri. Apalagi kegiatan mendaki gunung saat ini cukup hits di kalangan anak muda.

Selain menikmati pemandangan di puncak gunung, para pendaki bisa memacu adrenalin saat menyusuri jalur. Bila Anda penasaran dengan keindahan gunung ini maka bisa menyimak ulasan berikut.

Sekilas Tentang Gunung Sago

puncak gunung sago

Secara administratif, Gunung Sago terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Meski demikian, gunung ini berada di perbatasan beberapa wilayah kabupaten di Sumatera Barat.

Gunung ini memiliki ketinggian mencapai 2.261 mdpl. Dengan ketinggian tersebut tentu saja gunung yang satu ini menjadi tujuan wisatawan yang hobi trekking dan hiking.

Gunung yang satu ini bisa disebut sebagai salah satu tempat wisata di Padang yang lagi hits karena ketenarannya di kalangan masyarakat Padang dan sekitarnya.

Alasannya tentu saja karena keindahan panorama alam yang sangat menawan. Anda bisa melihat area hutan yang masih sangat asri dan spot foto alami yang instagramable.

Harga Tiket Masuk Gunung Sago

Jika ingin berwisata ke gunung ini, Anda hanya perlu membeli tiket dengan harga murah. Selain itu, Anda perlu membayar biaya parkir atau menu makanan yang Anda pesan saat menikmati tempat kuliner Padang, berikut ini rinciannya:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Rp10.000,00 per orang
Parkir Sepeda Motor Rp2.000,00 per kendaraan
Parkir Mobil Rp5.000,00 per kendaraan

Rute Menuju Lokasi Gunung Sago

fasilitas camping ground

Lokasi Gunung Sago berjarak sekitar 49 kilometer dari lokasi wisata Kapalo Banda Taram. Untuk menuju ke gunung ini Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil atau motor.

Akan tetapi ada pilihan terbaik untuk kenyamanan selama perjalanan. Tepat sekali, dengan menggunakan layanan sewa mobil Avanza Padang dari Salsa Wisata.

Rata-rata wisatawan yang ingin menikmati keindahan gunung ini akan menggunakan jalur Sikabu-kabu. Jalur ini bisa Anda capai dengan menuju ke Nagari Sikabu Kabu, Padang Panjang, dan Tanjuang Haro.

Daya Tarik Gunung Sago

Jika Anda sudah pernah berkunjung ke Jam Gadang Bukittinggi yang terkenal itu, tidak ada salahnya untuk mencoba wisata yang lebih menantang di sini.

Gunung ini menyajikan berbagai daya tarik bagi pengunjungnya. Selain keindahan alam yang menjadi pemikat utama tempat ini, ada juga berbagai hal menarik yang bisa Anda temui jika berkunjung ke sini. Berikut rangkumannya.

Keindahan Alam yang Tak Ada Duanya

misteri gunung sago

Ada banyak sekali alasan bagi seseorang untuk mendaki gunung, salah satu yang paling umum adalah menikmati pemandangan. Jika Anda termasuk orang yang menyukai keindahan alam pegunungan, maka perlu mencoba untuk mengunjungi gunung ini.

Sebab, Sago akan menyuguhkan panorama alam yang asri dan udara sejuk bagi Anda. Ya, gunung yang satu ini memang terkenal dengan keindahannya. Hamparan alam di sini masih sangat asri dan memanjakan mata.

Apalagi jalur pendakian menuju puncak juga terbilang cukup mudah bagi sebagian orang. Jadi, selagi menyusuri jalan Anda bisa menikmati pemandangan alam yang tak ada duanya.

Panorama Puncak Ampangan

Ampangan adalah sebutan untuk salah satu puncak di gunung ini. Spot ini mempunyai panorama alam yang elok dan asri. Betapa tidak, di sekelilingnya terdapat pepohonan hijau yang asri.

Area ini sebenarnya adalah sebuah lapangan yang berada di puncak bukit. Akan tetapi, karena posisinya yang cukup tinggi yaitu 650 mdpl, puncak ini memiliki pemandangan yang menakjubkan.

Selain menikmati pemandangan, Anda juga bisa menjadikan tempat ini sebagai alternatif rekreasi alam. Terlebih bagi Anda yang menyukai olahraga menantang seperti bersepeda gunung atau trekking.

Sebab jalan aspal yang menanjak dan berkelok-kelok menjadi tempat yang cocok untuk melakukan kedua olahraga tersebut. Namun, ada juga rute alternatif menuju jalan setapak dengan akses yang lebih singkat.

Wisata Pertanian di Lereng Gunung

jalur sikabu kabu

Jika ingin merasakan sensasi hidup di kampung seperti petani, maka Anda bisa melakukannya jika berada di sini. Ada sebuah tempat yang bisa Anda manfaatkan untuk mencoba merasakan bagaimana kehidupan di pedesaan.

Area yang terletak di lereng gunung ini terkenal dengan udaranya yang sejuk dan keindahan alamnya yang indah. Apalagi, suasana di kampung tani tersebut sangat asri dan siap menyambut siapa saja yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Anda dapat merasakan pengalaman hidup yang sesungguhnya di perkampungan. Anda juga bisa melihat para petani mengolah lahan pertanian. Tak sampai di situ, Anda berkesempatan untuk menaiki kuda sambil menikmati pemandangan alam.

Trekking di Jalur Sikabu Kabu

Untuk bisa mendaki gunung ini, Anda bisa menggunakan beberapa jalur. Salah satunya adalah Jalur Sikabu Kabu. Jalur ini adalah jalur yang paling sering digunakan oleh para wisatawan.

Jalur Sikabu Kabu selalu menjadi pilihan para pengunjung karena aksesnya yang mudah. Untuk bisa mendaki gunung ini lewat jalur Sikabu Kabu, Anda harus terlebih dahulu menuju ke Nagari Sikabu Kabu, Padang Panjang, dan Tanjuang Haro.

Setelah itu, Anda akan menemukan pos pendakian pada Panorama Kayu Kolek di Sikabu Kabu. Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua atau kendaraan roda empat dengan jarak tempuh dari kota sekitar 20 menit.

Camping di Pos Kayu Kolek dan Shelter

camping di pos gunung sago

Jika Anda sudah menempuh perjalanan menuju ke puncak selama 20 menit, Anda akan tiba di Pos Kayu Kolek. Setelah dari Pos Kayu Kolek, Anda akan menuju ke Shelter Galanggang Antu.

Untuk mencapai Shelter Galanggang Antu, Anda hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Para pendaki biasanya memanfaatkan shelter ini mendirikan tenda. Namun, Anda tidak akan menemukan sumber air di shelter ini.

Jika Anda mencari sumber air, maka bisa menemukannya di shelter selanjutnya yang berjarak sekitar 1,5 jam. Anda perlu berhati-hati karena daerah sekitar sumber air licin dan lumayan curam.

View dari Puncak Robuang

Puncak Robuang adalah tujuan utama bagi para pendaki. Untuk mencapainya, Anda harus terlebih dahulu memasuki hutan-hutan yang minim sumber air.

Jika sudah mencapai puncak tersebut, Anda bisa mendirikan tenda dan lantas beristirahat. Sembari bersantai, Anda bisa menikmati keindahan alam dari atas puncak gunung.

Apalagi jika Anda datang pada waktu yang tepat seperti sunrise maupun sunset. Pemandangan di sini tak akan kalah indah jika dibandingkan dengan wisata Lembah Harau yang terkenal di Sumatera Barat itu.

Fasilitas di Gunung Sago

fasilitas

Seperti gunung pada umumnya, gunung ini menyediakan fasilitas yang cukup lengkap bagi para pengunjungnya. Anda akan mendapatkan berbagai layanan terbaik.

Di pos pendakian, Anda bisa mendapatkan fasilitas berupa area parkir, coffee shop, toko souvenir menarik, dan lain sebagainya. Jadi, ketika selesai mendaki Anda bisa membeli beberapa pernak-pernik sebagai oleh-oleh khas Padang yang terkenal.

Anda juga bisa terlebih dahulu mampir ke warung-warung di sekitar jalur pendakian. Di sana Anda bisa menikmati makanan khas Padang atau sekedar menikmati secangkir kopi panas.

Jam Buka Gunung Sago

Wisata gunung ini buka setiap hari. Jam buka Gunung Sago adalah 24 jam penuh sehingga memungkinkan pengunjung untuk bisa berkunjung jam berapa saja.

Meski demikian, waktu terbaik untuk mengunjungi gunung ini adalah saat matahari terbit atau terbenam. Karena di saat itu, Anda akan menyaksikan pemandangan alam yang sangat indah.

Jika Anda ingin mengunjungi gunung ini sekaligus mengunjungi tempat wisata di Sumatera Barat lainnya, Anda bisa menggunakan jasa perjalanan Salsa Wisata. Anda bisa memilih paket wisata yang membuat liburan Anda semakin menyenangkan.

Dengan dukungan paket ini, Anda bisa leluasa bertamasya ke destinasi wisata impian Anda. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa lakukan aktivitas wisata lainnya seperti menjajal aneka makanan khas Padang Sumatera Barat di pusat wisata terkenal.



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (2 votes)