SalSari Resto & Coffee

Titik Nol Kilometer Jogja termasuk salah satu spot paling hits di Jogja terutama bagi para fotografer. Suasana Jogja tempo dulu bisa terlihat dan terasa saat Anda mengunjungi titik pusat kota Jogja ini.

Selain suasananya yang khas, tempat ini juga sangat strategis karena dekat dengan berbagai destinasi ikonik Jogja lainnya. Sehingga wisatawan yang datang bisa puas berkeliling dan menjelajah berbagai tempat menarik yang ada.

Jadi tidak heran kalau misalnya banyak paket gathering Jogja menjadikan tempat ini salah satu tujuannya. Penasaran dengan keseruan apalagi yang bisa Anda dapatkan di tempat ini? berikut ulasan lengkapnya mengenai Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Sejarah Nol Kilometer Jogja

Sejarah Nol Kilometer Yogyakarta

Nol Kilometer Jogja dulunya merupakan persimpangan jalan biasa yang berada di tengah kota. Bahkan pada era 70-an dan 80-an, tepat di tengah persimpangan tersebut terdapat air mancur yang juga berfungsi sebagai bundaran.

Namun seiring berkembanganya zaman dan ramainya wisatawan ke Jogja, wajak titik nol kilometer ini berubah. Bundaran air mancur tersebut berganti menjadi jalan paving yang tampak estetik khas kawasan lama.

Apalagi di sekeliling titik nol Jogja ini masih terdapat bangungan-bangunan tua bersejarah yang dulu sering disebut sebagai lodji. Ada tiga lodji yang cukup terkenal bagi masyarakat tempo dulu seperti lodji besar, lodji kebon, dan lodji kecil.

Ketiga lodji tersebut kini termasuk salah satu tempat wisata dekat Malioboro terkenal yang selalu ramai wisatawan. Misalnya seperti lodji besar yang merupakan sebutan untuk Benteng Vredeburg.

Selain itu, setelah pemugaran, wajah titik nol Jogja ini juga semakin apik dan instagramable. Anda bisa bebas berfoto dengan berbagai angle di kawasan pedestrian nyaman dan luas yang sudah tersedia.

Jadi wajar jika tempat ini selalu ramai oleh wisatawan yang sedang berpose mengambil foto terbaik saat liburan. Anda pun jangan sampai ketinggalan sebab tempat wisata hits ini gratis tanpa biaya apapun

Harga Tiket Masuk Nol Kilometer Jogja

Tiket masuk titik Nol Kilometer Jogja ini tidak ada sama sekali atau gratis. Anda hanya perlu menyiapkan biaya parkir yang juga tidak terlalu mahal terutama bagi motor atau mobil pribadi, berikut rinciannya:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Parkir Motor Rp2.000,00
Parkir Mobil Rp5.000,00

Rute Menuju Lokasi Nol Kilometer Jogja

Lokasi Nol Kilometer Jogja

Lokasi Nol Kilometer Jogja terletak di Jl. Pangurakan No.1, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Namun mudahnya, titik nol kilometer Yogaykarta ini berada di ujung selatan Jalan Malioboro tepat di persimpangan Benteng Vredeburg.

Anda bisa mengunjungi tempat ini dari berbagai arah, namun paling mudah jika melewati Jl. Malioboro atau Jl. Panembahan Senopati. Sebab di jalan tersebut Anda bisa mendapatkan akses parkir yang lebih banyak.

Untuk rutenya sendiri bisa Anda dapatkan melalui petunjuk dari Google Maps. Atau bisa pula dengan memanfaatkan layanan rental hiace Jogja yang akan mengantar Anda langsung ke lokasi atau tempat parkir terdekat.

Jam Buka Nol Kilometer Jogja

Nol Kilometer Jogja buka setiap hari selama 24 jam tanpa ada jam operasional apapun. Namun untuk beberapa tempat wisata di sekitarnya biasanya hanya beroperasi pada mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Meski begitu Anda tetap bisa menikmati pesona tempat ini kapan saja Anda mau. Salah satu waktu terbaik berkunjung ke tempat ini biasanya saat subuh ketika jalanan masih lengang dan Anda bisa melihat pesona bangunan bersejarah di sekitarnya.

Daya Tarik Nol Kilometer Jogja

Titik bersejarah kota Jogja ini punya banyak daya tarik bagi wisatawan. Mulai dari suasana yang khas, view yang instagramable, lokasi yang nyaman untuk nongkrong, dan masih banyak lainnya.

Singkat kata, kawasan ini menawarkan banyak hal yang pasti membuat Anda rindu ingin kembali. Berikut ini berbagai daya tarik serta hal menarik yang akan Anda dapatkan di kawasan ikonik ini.

Napak Tilas Sejarah

Gedung Kantor Pos berukuran besar dengan arsitektur Hindia Belanda yang berada di kawasan ini seolah membawa kita ke masa lalu. Lucarne atau jendela kecil yang terdapat di kemiringan atap terlihat sangat menarik untuk disaksikan.

Jendela tersebut sendiri merupakan ventilasi udara sekaligus hiasan Gedung. Percampuran gaya arsitektur abad ke-18 dan ke-19 dengan gaya arsitektur kolonial modern paska tahun 1915 sangat kental di sini.

Sangat dekat dengan Keraton Yogyakarta, kawasan ini harus Anda coba kunjungi saat berlibur ke Jogja. Menyaksikan megahnya keraton dan kawasan ini akan memberikan Anda gambaran tentang masa-masa yang telah berlalu di Kota Gudeg.

Spot Foto Favorit

Tempat Foto Nol Kilometer Jogja

Nuansa ala kota tua yang terasa di tempat ini jadi salah satu alasan titik nol ini jadi favorit wusata untuk berfoto. Ada banyak sekali spot foto yang bisa Anda pilih saat berada di sini seperti area dengan latar Gedung BNI.

Namun tidak jarang pula yang berfoto tepat di area pedestarian dekat persimpangan. Anda bisa memilih latar Kantor Pos dan Bank Indonesia atau Gedung BNI dari jauh dengan berbagai gaya dan angle menarik.

Terkadang pemerintah Jogja juga menyediakan banyak spot atau instalasi seni yang bisa jadi properti berfoto. Bahkan saat jalanan lagi sepi, Anda juga bisa berfoto di tengah jalan atau zebra cross agar mendapatkan foto yang unik.

Cafe Tempat Nongkrong

Terdapat tempat nongkrong yang asyik untuk kawula muda di kawasan ini bernama 0 Kilometer Coffee & Tea. Mengusung tema bangunan kuno bergaya Eropa dengan sentuhan modern, kafe ini terlihat begitu menarik.

Tampilan luarnya tampak seperti kecil dan biasa saja, namun saat masuk Anda akan terpana. Suasananya sangat cozy, dengan nuansa retro berkat ornamen jadul seperti kipas angin dan juga peta jogja tempo dulu.

Selain itu, dari segi hidangan, menu yang tersedia banyak menu-menu eropa seperti latte, espresso, cendol susu, cake croissant, beef gyudon dan strawberry lemonade. Namun menu makanan tradisional seperti makanan khas Jogja juga tersedia dan bisa Anda nikmati.

Fasilitas di Nol Kilometer Jogja

Fasiltias Nol Kilometer Jogja

Kawasan ikonik di Yogyakarta ini menawarkan banyak fasilitas yang memudahkan para pengunjung. Pertama-tama, ada banyak tempat duduk di sekitar kawasan ini. Anda tidak akan kesulitan menemukan tempat untuk duduk.

Tak hanya itu, terdapat juga area pejalan kaki yang luas. Anda bisa dengan mudah bernavigasi dengan berjalan kaki di kawasan ini. Disamping itu, juga ada banyak tempat sampah di sekitar kawasan ini.

Pada malam hari, banyak lampu penerangan yang akan menyala dan membuat kawasan ini tampak begitu gemerlap. Toilet umum juga tersedia. Petugas yang cekatan siap untuk menjaga kawasan ini senantiasa bersih.

Tentu, ada juga petugas yang siap sedia untuk membantu serta memberikan informasi kepada pengunjung. Selain itu, jika Anda mencari hotel dekat Malioboro, sejumlah hotel di sekitar kawasan ini bisa jadi pilihan Anda.

Namun untuk liburan yang lebih mudah, layanan dari biro perjalanan seperti Salsa Wisata bisa membantu. Sebab segala kebutuhan Anda bisa terpenuhi sejak berangkat hingga pulang liburan nanti, mulai dari urusan transportasi hingga akomodasi semua terlayani.



By Categories: Destinasi, Jogja

Bagikan Artikel Ini Ke:

Rate this post