Wisata edukasi merupakan aktivitas yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan. Eksistensi Museum Pusaka Nias menjadi salah satu wisata yang mengedukasi pengunjung karena di dalamnya ada banyak riwayat sejarah.

Museum ini hampir sama dengan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, keduanya memiliki koleksi prasasti masa lampau. Seluruh isi museum dijaga dengan baik oleh pengelola wisata.

Selain koleksi prasasti dan benda pusaka, ada banyak koleksi museum lain seperti foto sejarah, adat istiadat, dan sejarah Nias lainnya.

Sekilas tentang Museum Pusaka Nias

Museum Pusaka Nias adalah tempat wisata di Medan yang sudah dibuka yang juga menjadi saksi perjalanan kebudayaan dan sejarah Suku Nias. Ada sangat banyak sekali peninggalan sejarah berupa artefak yang dipamerkan.

Pada tahun 2014, museum ini mendapat penghargaan sebagai “Pelestari Cagar Budaya dan Museum Terbaik” dari Kemendikbud. Penghargaan tersebut menandakan pengelolaan wisata yang sangat baik.

Tidak hanya sekedar pameran, pengunjung juga dapat mengikuti banyak kegiatan yang diadakan oleh pengelola wisata. Kegiatan yang ada sangat cocok bagi generasi muda untuk membuat mereka bangga dengan budaya sendiri.

Daya Tarik Museum Pusaka Nias

Sejarah Museum Pusaka Nias

Museum Nias ini layak masuk dalam daftar wisata museum terbaik di Indonesia karena memiliki daya tarik yang luar biasa. Apa saja daya tariknya? Berikut ini adalah daftar daya tarik dari museum ini.

Koleksi 6000 Artefak

Sejak didirikan pada tahun 1991, koleksi artefak di museum telah mencapai 6000 buah artefak. Namun tidak semua artefak tersebut berada di ruangan pameran museum.

Artefak tersebut terdiri dari benda budaya, sejarah, hingga seni dari Nias yang mana pengunjung dapat mempelajarinya secara langsung.

Untuk lebih detailnya, Anda akan melihat alat musik, barang rumah tangga, perhiasan dan pakaian, senjata perang, dan benda keagamaan.

Adat Istiadat Nias

Berkunjung ke lokasi museum akan membantu pengunjung mengetahui secara langsung apa saja adat istiadat di Nias. Anda bisa merasakan bagaimana tradisi masih dijaga dengan baik.

Adat istiadat Nias yang masih berlaku hingga sekarang misalnya adalah tradisi Lompat Batu dengan ketinggian 1,8 hingga 2,2 meter.

Tentu saja tradisi ini sangat unik dan hanya bisa kita jumpai di Daerah Nias saja. Atraksi ini juga menjadi aset pariwisata bagi masyarakat Nias itu sendiri.

Tarian dan Musik

Daya tarik yang sangat menarik ketika berkunjung ke museum ini yaitu pengunjung dapat mengenal tari-tarian tradisional asli Nias. Manifestasinya bisa melalui kumpulan foto, video, dan juga teks yang menggambarkan tarian indah ini.

Hingga kini tari-tarian tersebut masih menjadi bagian dari acara-acara spesial seperti pernikahan dengan adat Nias.

Adapun daftar nama tarian tradisional Nias yang populer antara lain Tari Elang, Maena, Fataele, Famanu-Manu, Bölihae, Hiwö, Wahimba, Maluaya, dan Mogaele.

Arsitektur Museum

Tidak seperti Museum Tsunami Aceh yang memiliki bangunan berkonsep modern, museum pusaka di Sumut ini memiliki bangunan seperti Omo Hada, rumah adat Nias.

Gaya bangunannya sangat unik dan warna coklat sangat khas melekat pada setiap sudut bangunan. Jadi para pengunjung seolah sedang berada di sebuah rumah Nias di kawasan pedesaan, bukan sedang ada di sebuah museum.

Situs Budaya Nias

Ketika datang ke museum, akan ada situs budaya yang dapat dipelajari oleh pengunjung. Seringkali pula para peneliti datang untuk mempelajari secara menyeluruh tentang Budaya Nias.

Salah satu situs budaya yang menarik dari Nias adalah situs rumah adat yang jumlahnya capai ribuan. Selain itu, ada juga situs megalit yang bisa Anda jumpai di tempat yang sama.

Obat Tradisional

Sejak zaman dahulu masyarakat Nias rutin mengkonsumsi obat tradisional. Alasan tersebut yang membuat pengelola museum tetap melestarikan penggunaan dan pembuatan obat tradisional sebagai bagian dari warisan budaya.

Salah satu upaya pelestariannya yaitu dengan mengenalkan berbagai jenis obat tradisional ini kepada para siswa di sekolah-sekolah.

Tak jarang pihak museum juga mengadakan event khusus yang ada kaitannya dengan jenis dan manfaat obat-obat tradisional tersebut kepada para pengunjung museum.

Nyatanya, produk obat-obatan tradisional ini mudah Anda dapatkan di toko oleh-oleh dan juga di cafe milik museum.

Tentu saja ini sangat menarik. Anda pun dapat membelinya sebagai oleh-oleh khas Medan terbaru untuk Anda hadiahkan kepada orang tersayang.

Produk obat-obatan tradisional ini berbahan rempah yang diolah dengan bahan-bahan alami lainnya. Adapun nama rempah yang menjadi bahan dasar obat antara lain temulawak, kunyit, daun keji beling, jahe, dll.

Berbagai Kegiatan di Museum

Berkunjung ke museum tidak hanya untuk melihat pameran saja. Ada banyak sekali kegiatan yang menjadi pilihan bagi pengunjung ketika mengunjungi sebuah museum.

Sebut saja museum tour yang kegiatan utamanya adalah melihat-lihat koleksi museum. Selain itu, pengunjung juga bisa menyaksikan tarian dan musik tradisional Nias.

Dan yang lebih menarik lagi, para pengunjung museum akan menyaksikan tutorial pembuatan obat tradisional, dan alat musik tradisional.

Konservasi Warisan

Tujuan dari konservasi warisan untuk memperpanjang nafas kebudayaan Nias seperti pembangunan rumah adat di beberapa wilayah. Pihak museum selalu melakukan kampanye agar rumah adat tidak punah.

Satu hal yang pasti yaitu sebelum melakukan konservasi, pengelola museum selalu meneliti setiap objek sejarah. Setelah penelitian selesai, hasilnya akan dipublikasi agar seluruh dunia tahu tentang Nias.

Fasilitas di Museum Pusaka Nias

Tiket Masuk Museum Pusaka Nias

Ada banyak fasilitas museum yang dapat pengunjung nikmati saat sedang museum tour. Salah satunya adalah cafe di mana Anda dapat memesan minuman dan makanan khas Sumatera Utara.

Cafe ini juga menjual beberapa pilihan menu masakan Medan sehari-hari dengan citarasa yang sederhana tapi terus buat pengunjung ketagihan.

Bagi yang berasal dari luar kota, Anda bisa bermalam di Lodges yang merupakan penginapan hits yang letaknya cukup dekat dengan museum ini.

Ada juga fasilitas Mini Zoo alias kebun binatang mini di mana ada puluhan spesies satwa asli Nias menghuni kebun binatang ini.

Fasilitas meeting room yang luas adalah fasilitas berikutnya. Ruangan ini umumnya menjadi lokasi sebuah acara seminar, workshop, dan pelatihan.

Tak lupa kami sebutkan fasilitas perpustakaan yang menyimpan puluhan buku yang ada kaitannya dengan budaya dan masyarakat Nias.

Fasilitas terakhir adalah taman yang menjadi lokasi tumbuhnya tanaman herbal dan rempah-rempah.

Jika lapar dan ingin berwisata kuliner, cobalah singgah di pusat wisata kuliner Medan murah dan enak di dekat pantai.

Sekedar info tambahan, lokasi museum ini sangat dekat dengan sebuah pantai, yaitu Pantai Bintang Laut, yang juga ramai oleh para wisatawan.

Di kawasan wisata pantai ini lengkap dengan fasilitas. Salah satunya yaitu fasilitas warung-warung makan dengan beragam menu pilihan terbaik.

Harga Tiket Masuk Museum Pusaka Nias

Melansir dari keterangan pihak pengelola, harga tiket masuk Museum Pusaka Nias ini sangat murah dan ramah di kantong. Berikut rinciannya:

Retribusi Tarif Museum Tarif Museum dan Pantai Bintang Laut
Tiket Masuk – Anak Rp3.000,00 Rp4.000,00
Tiket Masuk – Dewasa Rp5.000,00 Rp7.000,00
Tiket Masuk – Turis Asing Rp20.000,00 Rp20.000,00

Rute Menuju Lokasi Museum Pusaka Nias

Lokasi Museum Pusaka Nias

Lokasi Museum Pusaka Nias terletak di Jalan Yos Sudarso Ujung No.134-A, Iraonogeba, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

Museum ini terletak di pinggir laut yang berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia. Dari pusat Kota Gunungsitoli, jaraknya sejauh 20 kilometer dari Bandar Udara Binaka.

Lokasi tepatnya paling dekat dengan Bandar Laut Pelabuhan Angin, hanya berjarak 750 meter. Anda bisa menggunakan layanan rental mobil Medan dengan supir untuk mengunjunginya.

Jam Operasional Museum Pusaka Nias

Museum ini buka setiap hari dari Senin sampai Minggu. Jam buka Museum Pusaka Nias berbeda untuk hari kerja dan hari libur akhir pekan.

Selama hari Senin-Sabtu, museum akan mulai membuka kunjungan pada pukul 08.00 – 18.00 WIB. Namun untuk hari Minggu, museum akan beroperasi lebih siang, yaitu dari pukul 12.00 – 18.00 WIB.

Info jadwal operasional museum ini penting untuk Anda perhatikan agar Anda tak kecewa karena Anda datang di jadwal yang tidak tepat.

Selain dapat mengecek langsung via online, museum tour Anda akan terjamin lancar dan terjadwal dengan baik jika menggunakan layanan paket wisata yang ditawarkan oleh Salsa Wisata.

Biro Perjalanan Salsa Wisata terbukti sudah berpengalaman dan telah berhasil mengantarkan ratusan pelancong ke destinasi wisata terfavorit.

Paket city tour ke Medan dan Nias adalah contoh paket wisata yang cocok sekali untuk tipe perjalanan liburan Anda.

Demikian info lengkap seputar daya tarik dan info wisata Museum Pusaka Nias di Sumut. Semoga bermanfaat dan setidaknya bisa Anda jadikan referensi ketika Anda ingin merealisasikan agenda liburan ke museum di Nias ini.

By Categories: Destinasi, Nias

Bagikan Artikel Ini Ke: