earn money by playing games paypal, earn money online free, earn money real app, earn money in apps, earn money by playing games, how to earn money fast, earn money from surveys, earn money online, youtube earn money, earn money from youtube, earn money to paypal, how to earn money online, watch video earn money, earn extra money, earn money by watching videos, earn money from home, how to save money,

Palembang kaya akan destinasi dengan daya tarik yang khas di masing-masing tempat. Salah satu tempat wisata dengan daya tarik spesial di Kota Palembang adalah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Museum ini menyimpan banyak koleksi yang berupa benda-benda peninggalan Kesultanan Palembang. Koleksi yang tersimpan sangat beragam, mulai dari produk tekstil hingga kerajinan.

Pengunjung juga akan takjub dengan keberadaan koleksi lain yang bukan berasal dari Kesultanan Palembang. Koleksi prasasti dan artefak peninggalan Kerajaan Sriwijaya adalah contohnya.

Sekilas Tentang Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Bangunan museum Sultan Mahmud Badaruddin II dulunya adalah bekas rumah residen Belanda dan Mabes TNI.

Kemungkinan besar bentuk museum yang ada saat ini merupakan peninggalan abad ke-19 saat Kolonial Belanda menguasai Provinsi Sumatera Selatan.

Sekian lama setelah melalui beberapa kali proses renovasi, kini bangunan bersejarah ini beralih fungsi menjadi sebuah museum dan tempat wisata sejarah.

Sejarah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Bangunan ini konon dulunya adalah sebuah istana milik Sultan Muhammad Badaruddin I (1724-1758). Sayangnya bentuk asli istana hancur akibat ulah Kolonial Belanda sebagai upaya penghancuran kesultanan.

Pasca luluh lantak akibat penyerangan, pada tahun 1823, Belanda membuat sebuah bangunan baru yang bernama Gedung Siput. Setahun kemudian, bangunan ini mengalami perubahan lagi menjadi bangunan bergaya Eropa.

Di tahun 1825, bangunan ini berfungsi sebagai kantor besar pemerintah Kolonial Belanda. Hingga tahun 1920, bangunan ini berganti fungsi lagi menjadi pusat pemerintahan.

Saat masa pendudukan Jepang, bangunan ini menjadi sebuah pusat militer atau markas. Dan saat Indonesia merdeka, Kodam II Sriwijaya resmi memanfaatkan bangunan ini sebagai mabes TNI.

Terakhir, tepatnya pada tahun 1984, bangunan ini akhirnya kembali ke tangan Pemkot Palembang dan pada akhirnya menjadi sebuah museum seperti sekarang ini.

Harga Tiket Masuk Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

tiket masuk museum sultan mahmud badaruddin ii palembang

how do you earn money with youtube, can you make money in youtube, how much money per view youtube, donate money charity, car insurance save money, burberry money clip, donating money for charity, best software to manage money, credit cards money back, best credit card money back, sending money to dominican republic, earn money from game, earn money game, earn money fast, youtube royalty free music, play game earn money, earn money playing games, how to make money quickly

Pihak pengelola museum menetapkan harga tiket masuk yang berbeda untuk hari libur dan hari biasa. Pengunjung dewasa, anak-anak, pelajar, dan mahasiswa juga harus membayar tarif tiket yang berbeda.

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar tarif tiket masuk terbaru untuk tempat wisata Palembang ini:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk – Umum Rp5.000,00/ orang
Tiket Masuk – Turis Asing Rp20.000,00/ orang
Tiket Masuk – Mahasiswa Rp2.000,00/ orang
Tiket Masuk – Anak-Anak & Pelajar Rp1.000,00/ orang

Kemungkinan harga tiket bisa berubah, terutama saat libur akhir pekan atau libur nasional. Tapi Anda tak perlu khawatir karena kenaikan harga tiket di museum ini tidaklah besar.

Daya Tarik Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

wisata museum sultan mahmud badaruddin ii palembang

Serupa dengan museum di Istana Maimun, Medan, museum milik masyarakat Palembang ini juga menyimpan koleksi sejarah. Berbagai koleksi ini tentu saja menjadi daya tarik utama dari museum ini.

Dari koleksi-koleksi ini, pengunjung dapat mengetahui banyak ilmu sejarah dibalik benda-benda sejarah ini.

Nah, daripada penasaran ada apa saja koleksi di museum ini, berikut kami bagikan informasinya.

Prasasti Talang Tuo

Salah satu koleksi besar dari museum ini adalah Prasasti Talang Tuo. Prasasti ini merupakan prasasti peninggalan Kesultanan Palembang.

Hanya saja prasasti yang dipamerkan di museum ini adalah versi tiruan atau replikanya saja.

Koleksi Berupa Tekstil

Peninggalan lainnya dari Kesultanan Palembang yang juga terpajang di museum ini adalah benda-benda tekstil, seperti kain, kerajinan tangan, dll.

Salah satu produk tekstil yang sering mendapat sorotan dari para pengunjung museum adalah pakaian adat Palembang.

Koleksi Logam

Anda dan pengunjung lainnya juga dapat menjumpai koleksi lainnya seperti uang logam, kerajinan besi, dan masih banyak koleksi lainnya.

Koleksi-koleksi ini ada yang berasal dari Kesultanan Palembang dan ada juga dari kerajaan luar Palembang.

Artefak Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Di area luar museum, terdapat beberapa koleksi yang berasal dari Kerajaan Sriwijaya. Contohnya adalah koleksi patung Ganesha dan patung Budha yang yang dulu pertama kali ditemukan di Bukit Siguntang.

Sejak secara resmi menjadi bagian dari koleksi museum ini, artefak-artefak ini terawat sangat baik.

Hunting Foto Estetik

Selain melihat-lihat berbagai jenis koleksi museum di atas, Anda juga dapat mengabadikan setiap momen di sini dengan kamera Anda.

Setiap sudut bangunan museum pasti ada beberapa spot menarik untuk diabadikan via kamera. Seperti di Museum Ullen Sentalu, Kaliurang, yang juga memiliki banyak spot luar ruangan yang sangat estetik untuk dijepret.

Demikian juga dengan museum ini. Kebetulan di halaman depan museum terdapat taman cantik dengan hiasan artefak bekas peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

Anda dapat menjadikan artefak ini sebagai objek utama fotografi Anda. Atau bisa juga artefak tersebut menjadi latar selfie Anda.

Menikmati Wisata Kuliner

Usai puas keliling di area museum, kini saatnya isi perut Anda dengan makanan khas Palembang yang terkenal lezat. Anda tak perlu jauh-jauh untuk berburu kuliner. Sebab, di sekitar museum, ada cukup banyak tempat makan yang menjual aneka menu kuliner asli Palembang. Anda tinggal pilih yang sesuai dengan selera Anda.

Fasilitas Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Tepat di samping bangunan museum, terdapat sebuah kantor yang kini berdua sebagai Kantor Dinas Kebudayaan. Sementara di kawasan museum ini sendiri, tersedia beberapa fasilitas umum.

Sebut saja area parkir yang luas dan sangat memadai. Kemudian di halaman depan museum, terdapat sebuah taman yang bisa Anda gunakan untuk bersantai.

Ada juga fasilitas toilet umum dan mushola yang bebas tanpa ada pungutan biaya.

Khusus untuk fasilitas tempat makan dan sentra oleh-oleh khas Palembang, bisa Anda jumpai dengan mudah di luar area wisata museum ini.

Lokasi & Rute Menuju Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Lokasi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Museum paling terkenal di Palembang ini berada di Jalan Sultan Mahmun Badaruddin, No. 19 llir, Bukit Kecil. Lokasi ini dekat dengan sentra Kota Palembang.

Tempat wisata ini juga bisa Anda jangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum seperti LRT atau bus.

Jika menggunakan LRT, Anda memang tidak akan berhenti tepat di depan museum. Anda perlu berjalan kaki beberapa menit untuk tiba di depan museum.

Namun jika Anda lebih memilih untuk menggunakan bus, Anda harus memulainya dari Jalan Ampera terlebih dahulu lalu ke Pakjo Ampera.

Setelah itu, tujuan selanjutnya adalah ke Perumnas Ampera baru kemudian sampai di museum ini. Memang cukup rumit.

Satu-satunya opsi termudah untuk menuju ke lokasi wisata ini adalah dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Bagaimana dengan wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi? Alternatif terbaiknya adalah dengan menggunakan kendaraan sewa di Salsa Wisata.

Ada banyak pilihan mobil, minibus, dan bus pariwisata yang bisa Anda gunakan. Semua terkemas dalam paket-paket dengan harga sewa yang relatif ramah di dompet.

Untuk tipe city tour, hampir semua jenis paket sewa mobil cocok untuk perjalanan ini. Namun ada satu paket yang paling recommended, yaitu paket rental innova reborn Palembang yang gagah dan sporty.

Jam Operasional Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Terkait dengan jam operasional, museum ini buka setiap hari, dari Senin hingga Minggu dengan jam operasional yang berbeda. Senin buka dari jam 13.00 sampai jam 15.00 WIB.

Sedang Selasa hingga Jumat buka dari jam 08.00 sampai jam 16.00 WIB. Dan hari Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya dari jam 09.00 sampai jam 15.00 WIB.

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II sangat recommended untuk Anda yang menyukai situs-situs peninggalan dan cerita dibalik situs-situs tersebut. Dengan menjadikan museum ini sebagai list to-visit akhir pekan ini, siapkan segala sesuatunya dari sekarang.

Misalnya memilih travel organizer yang dapat menangani segala kebutuhan perjalanan liburan Anda, seperti Salsa Wisata.

Alasannya, paket liburan yang bisa Anda dapatkan sangat lengkap dan terjangkau, selain itu kualitas pelayanannya sangat juara. Jadi jangan ragu lagi, segera berwisata bersama Salsa Wisata.

Bagikan Artikel Ini Ke:

Hubungi kami, jika ingin paket wisata secara custom atau ada pertanyaan terkait layanan kami

5/5 - (2 votes)