Ada puluhan gunung yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Salah satu yang cukup terkenal di kalangan para pendaki adalah Gunung Wilis. Gunung ini memiliki berbagai keistimewaan dan daya tarik
Sehingga tempat wisata hits di Jawa Timur ini tak pernah sepi dari para pendaki. Jika Anda berencana untuk melakukan ke pendakian maka sudah pasti harus menyiapkan mental, fisik dan perlengkapannya.
Sekilas Tentang Gunung Wilis
Gunung Wilis Jawa Timur memiliki beberapa puncak. Akan tetapi, puncak tertingginya adalah sekitar 2.563 mdpl. Gunung ini juga sangat luas sehingga berdiri di atas 6 kabupaten di sekitarnya.
Enam kabupaten tersebut adalah Madiun, Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek dan Ponorogo. Saking luasnya, di masing-masing kabupaten ini juga menawarkan berbagai destinasi wisata baik alam maupun buatan.
Tapi, tentu saja yang paling menarik adalah wisata pendakian. Apalagi, gunung ini juga tak kalah populer dengan Gunung Semeru yang selalu menjadi tujuan para pendaki.
Untuk jalur pendakiannya ada lima pilihan. Jalur tersebut adalah Kare (madiun), Candi Penampihan (Tulungagung), Sedudo (Nganjuk), Bajulan atau Roro Kuning (Nganjuk) dan Mojo (Kediri).
Harga Tiket Masuk Gunung Wilis
Bagi para pendaki atau wisatawan yang hendak melakukan pendakian ke puncak, tidak perlu membayar tiket masuk. Tiket masuk Gunung Wilis gratis. Oleh sebab itu, gunakanlah jalur pendakian resmi.
Retribusi | Tarif |
---|---|
Tiket masuk | Gratis |
Lokasi dan Rute Gunung Wilis
Lokasi Gunung Wilis terletak di Tawang, Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Dari Kediri jaraknya sekitar 54 km atau 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan.
Dari pusat kota Ponorogo, jaraknya sekitar 77 km atau 2,5 jam berkendara. Untuk jarak dan waktu tempuh ini tergantung dari lokasi Anda berada atau pilihan rute pendakiannya. Untuk memudahkan mobilitas, Anda bisa menggunakan layanan rental mobil plus driver murah.
Fasilitas Pendakian Gunung Wilis
Sebagai salah satu gunung yang cocok untuk pendaki pemula, fasilitas Gunung Wilis sangat memadai. Beberapa di antaranya sudah tersedia area parkir, toilet, jalur pendakian, camping ground dan tempat ibadah.
Selain itu fasilitas lain seperti pusat informasi, pos pendakian, hingga warung kuliner yang menyajikan berbagai menu makanan khas Jawa Timur enak dan minuman. Bahkan di dekat pintu masuk juga terdapat penginapan.
Jam Buka Gunung Wilis
Tentu ada alasan kenapa Gunung Wilis sangat cocok untuk pendaki pemula. Salah satunya, selain medannya cukup ramah juga durasinya yang hanya sekitar 8 jam saja.
Oleh sebab itu, jika Anda mulai mendaki jam 06.00 maka akan sampai di puncak pada pukul 14.00. Adapun jadwal pendakian atau jam operasional, gunung ini selalu buka selama 24 jam.
Daya Tarik Gunung Wilis
Sebagai salah satu gunung yang cocok untuk pendaki pemula, Gunung Wilis selalu menjadi incaran sebab daya tariknya. Berikut ini beberapa hal yang menjadi magnet bagi para pendaki.
Memiliki Puncak Limas yang Tertinggi
Jika Gunung Lawu hanya memiliki 3 puncak, maka yang satu ini cukup berbeda. Jumlah puncak yang tercatat adalah sekitar 40 puncak yang tersebar di beberapa kabupaten seperti yang sudah kami sebutkan.
Adapun puncak tertingginya bernama Puncak Ngliman (2.563 mdpl). Oleh sebab itu, ada juga yang menyebutnya sebagai Gunung Liman. Dari puncak gunung ini pemandangannya sungguh menakjubkan.
Di kawasan puncak ini penuh dengan rerumputan ilalang dan pepohonan. Tidak ada kawah sebab gunung ini adalah gunung berapi yang non aktif. Artinya sudah tidak ada material baru lagi.
Asal Usul Nama Gunung Ngliman
Wisata Gunung Wilis juga populer dengan nama Gunung Ngliman atau Liman. Menariknya, nama ini bukan hanya sekedar dari nama puncak tertingginya tetapi ada cerita di baliknya.
Dulu, ada seorang tokoh yang memiliki nama Ki Ageng Ngaliman. Beliau adalah pendiri padepokan di kawasan puncak. Adapun pembangunan padepokan tersebut dari zaman kolonial Belanda.
Di padepokan ini, Ki Ageng Ngaliman melatih muridnya agar siap menghadapi kondisi genting. Beberapa latihan tersebut meliputi, mental, fisik dan pastinya spiritual.
Dengan demikian, mereka akan berani berhadapan dengan Belanda. Nah, atas dasar inilah kemudian di kawasan puncak ini memiliki nama Ngaliman atau Liman.
Jalur Pendakian Kare
Seperti yang sudah kami sebutkan, Gunung Wilis memiliki beberapa jalur pendakian layaknya Gunung Merapi Jogja. Salah satu jalur pendakian yang terkenal adalah Bajulan atau Roro Kuning.
Jalur ini memiliki sejumlah pemandangan indah, tapi yang paling menarik perhatian adalah adanya beberapa air terjun. Selain air terjun pemandangan lainnya adalah perbukitan dan lembah penuh pepohona.
Adapun jalur Kare adalah jalur terbaru. Salah satu karakter jalur ini terdapat cukup banyak pos pendakian cukup banyak. Salah satunya adalah Pos Kempo yang merupakan pos pertama pendakian.
Dari pos pertama yang berupa kebun kopi, pendaki akan menuju Bukit Teletubbies yang juga menjadi gerbang menuju hutan. Kemudian, pendakian akan sampai di Watu Tulis setelah 2,5 jam.
Jejak Jenderal Soedirman
Bagi pendaki yang memulai jalur pendakian dari Kecamatan Mojo, Kediri maka akan mendapati jejak sejarah. Sebagai informasi, jalur ini dulu adalah jalur Jenderal Soedirman dan pasukan untuk melawan penjajah di Jogja.
Alasan sang jenderal melewati Gunung Wilis adalah pihak sekutu tidak menemukannya. Masyarakat sekitar tidak akan pernah lupa dengan perjuangan Jenderal Soedirman di tahun 1949.
Oleh sebab itu, terdapat acara tahunan yang menyusuri jalur Kediri – Bajulan. Tujuannya adalah untuk mengenang sejarah serta jasa dari para pahlawan negara.
Misteri dan Mitos Gunung Wilis
Seperti Gunung Arjuno yang memiliki sejumlah kisah misteri dan mistis, Gunung Wilis Ponorogo ini pun tak lepas dari berbagai kisah mistis. Misalnya, ada kisah yang menggambarkan bahwa ada ular penjaga gunung.
Selain itu, konon ada gua tak kasat mata yang di dalamnya terdapat seorang pertapa dengan wajah menyerupai monyet. Kisah lainnya ada yang bertemu sosok putih dari Kerajaan Mataram.
Bahkan ada yang cukup mengerikan yakni munculnya sosok korban dari pembantaian PKI. Sosok korban ini berada di sekitar makam yang ada di jalur pendakian.
Benar atau tidaknya, pendaki harus sopan dan menjaga etika atau tatakrama. Selain itu, pikiran tidak boleh kosong atau melamun. Oleh sebab itu, sebaiknya mendaki bersama dengan beberapa orang.
Berburu Foto dan Video
Saat ini banyak pendaki juga yang hobi berfoto atau membuat konten untuk media sosial. Gunung Wilis memiliki pesona keindahan menakjubkan layaknya sebuah lukisan sang maestro.
Oleh sebab itu, tidak sedikit yang berburu foto dan video instagramable saat mendaki. Salah satu spot paling favorit untuk berfoto, selain kawasan puncak adalah lokasi atau pos yang berupa tanah lapang.
Area ini berupa tanah lapang dan hanya rerumputan dan di sekelilingnya berupa pohon-pohon rindang. Selain itu, bisa juga membuat video dengan drone sambil tetap mendaki.
Segera agendakan untuk melakukan pendakian ke gunung ini. Kemudian, pulangnya jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Jawa Timur tahan lama daerah setempat. Oleh-oleh ini bisa untuk keluarga atau teman di rumah.
Selanjutnya, jika Anda membutuhkan transportasi wisata dan akomodasi yang murah tapi nyaman, Salsa Wisata dapat menjadi partner terbaik untuk berkunjung ke Gunung Wilis dan sekitarnya.