SalSari Resto & Coffee

Wisata religi adalah salah satu kegiatan yang bisa terpilih untuk mengisi liburan. Bagi umat Katolik, khususnya yang berada di Solo dan sekitarnya, ada Gua Maria Mojosongo yang bisa Anda jadikan sebagai destinasi.

Gua buatan ini memiliki fungsi utama yaitu untuk beribadah dan ziarah oleh umat Katolik. Namun, seiring berjalannya waktu, gua ini juga beralih fungsi menjadi tempat wisata Solo murah favorit umat Katholik di Solo dan sekitarnya.

Sekilas Tentang Gua Maria Mojosongo

jam buka Gua Maria Mojosongo solo

Gua Maria Mojosongo Surakarta adalah sebuah destinasi wisata Solo bagi umat Katholik. Seperti Gua Maria Jogja, lokasi ini menjadi tujuan utama umat Katholik yang ingin beribadah sekaligus ziarah.

Meski masih berfungsi aktif sebagai tempat ibadah, gua ini juga terbuka untuk umum. Jadi, pengunjung dari kalangan wisatawan umum juga dapat memasuki area tersebut.

Tentu dengan beberapa ketentuan. Misal tidak bersamaan dengan waktu peribadatan dan tetap menjaga kebersihan dan ketenangan lingkungan.

Menilik mundur terkait dengan sejarah Mojosongo Solo, gua buatan ini sudah ada sejak tahun 1980. Hingga sekarang, nuansa spiritual di tempat ini masih terasa kuat, membuatnya selalu ramai oleh umat.

Lokasi Gua Maria Mojosongo

Alamat Gua Maria Mojosongo terletak di Jalan Debegan, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Pilihan rute terbaiknya adalah dengan memilih Jalan Brigjen Katamso lalu akan bertemu dengan perempatan. 

Di perempatan tersebut, terdapat papan petunjuk arah menuju Gua Maria tujuan Anda. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa andalkan maps dari Google Maps di sini.

Atau jika tak ingin kesulitan, Anda bisa manfaatkan jasa layanan rental mobil Xpander Solo milik Salsa Wisata. Dengan tarif relatif lebih murah, Anda bisa mendapatkan pengalaman trip yang super-nyaman selama liburan di Solo.

Jam Buka Gua Maria Mojosongo

Bila Anda ingin beribadah atau berziarah ke tempat wisata religi ini, pastikan cek jadwal operasionalnya terlebih dahulu. Untuk jadwal operasional tempat ini memang sedikit berbeda.

Jam buka Gua Maria Mojosongo Solo dimulai dari jam 05.00 sampai dengan jam 01.00 WIB dini hari. Durasinya memang lebih panjang dibandingkan dengan tempat wisata religi pada umumnya.

Hal ini justru memudahkan para pengunjung yang baru bisa tiba di lokasi malam hari. Pengunjung yang tiba malam hari bisa memanfaatkan fasilitas penginapan yang tersedia di dalam kawasan wisata ini.

Persiapan akomodasi yang matang semacam ini tentu saja mengingatkan kita pada layanan paket trip ke Solo milik Salsa Wisata. Kualitas fasilitas transportasi dan akomodasinya adalah yang terbaik meski hanya dengan tarif lebih murah.

Harga Tiket Masuk Gua Maria Mojosongo

Untuk harga tiket masuk Gua Maria Mojosongo, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun. Sebab, untuk masuk ke kawasan ini, pihak pengelola tidak membebankan biaya kepada para pengunjungnya.

Akan tetapi, Anda perlu menyiapkan uang untuk biaya parkir kendaraan pribadi. Tarif parkir kendaraan yang berlaku bisa Anda lihat pada tabel di bawah ini:

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Gratis
Parkir Sepeda Motor Rp3.000,00 per kendaraan
Parkir Mobil Rp5.000,00 per kendaraan

Daya Tarik Wisata Religi Gua Maria Mojosongo

Solo tak hanya terkenal akan wisata kuliner Solo terkenal yang khas dan lezat. Kota Solo juga kaya akan spot wisata yang penuh dengan daya tarik. Gua Maria Surakarta ini, misalnya.

Daya tariknya tak hanya mencakup nuansa spiritual yang tercipta. Melainkan juga panorama alam, tampilan objek bangunan, dan kegiatan spiritualnya. Berikut ulasan lengkapnya:

Sejarah Gua Maria Solo

Berbicara soal sejarah Gua Maria Mojosongo Solo, ada cerita yang sangat menarik. Mulanya, kawasan yang sekarang menjadi tempat wisata religi ini hanyalah area penuh semak belukar.

Namun di tengah semak belukar, terlihat ada salib yang terbuat dari besi. Bermula dari penemuan inilah, tempat ini menjadi lokasi doa Rosario.

Kemudian sekitar tahun 1975, dibangunlah sebuah rumah sederhana sebagai tempat istirahat. Setelah itu, pada tahun 1980, Pastor Pusposudarmo Pr. mempunyai gagasan untuk membuat tempat ziarah di lahan tersebut.

Tak berselang lama, pihak gereja membentuk panitia pembangunan. Baru pada 25 Desember 1983, Uskup Semarang Mgr. Julius Darmaatmadja meresmikan Gua Maria ini.

Berdoa di Pendopo

Gua Maria Mojosongo buka jam

Ketika masuk ke kawasan ini, Anda akan disambut dengan sebuah gerbang. Gerbang ini dilengkapi dengan patung Bunda Maria dan Yesus Kristus tepat di sisi kanan dan kirinya.

Dengan melewati sebuah jalur, Anda bisa menuju ke sebuah pendopo. Jaraknya tidak terlalu jauh dan di sekeliling jalur tersebut juga terdapat taman dengan tanaman-tanaman hijau yang memperindah tempat tersebut.

Saat memasuki area pendopo, ada tiang-tiang besar yang menyangga bangunan tersebut. Umat Katolik yang datang ke sana biasa melakukan ibadah dan berdoa di pendopo ini.

Menikmati Keindahan Taman

Sesampainya di area ini, Anda akan merasakan suasana yang sunyi dan juga sejuk. Mengingat, di sekitar area terdapat taman dengan berbagai tanaman hijau. Keberadaan pepohonan tersebut membuat kawasan ini semakin asri.

Taman tersebut selalu mendapat perawatan rutin dari petugas. Tidak heran jika kebersihan dan kerapihan taman selalu terjaga. Jadi, selama berada di sini, Anda akan dimanjakan dengan suasana yang asri dan sejuk.

Tentu akan terasa syahdu duduk santai di taman cantik ini sembari menyantap bekal yang Anda bawa. Seperti makanan khas Solo yang terkenal favorit Anda dan keluarga.

Berziarah

Salah satu kegiatan utama yang biasanya dilakukan oleh umat Katolik di tempat ini adalah berziarah di Gua Maria. Untuk tiba di lokasi gua, Anda terlebih dahulu harus melewati medan yang lebih sulit dan berbukit.

Area yang dijadikan tempat ziarah tersebut tidak terlalu luas, Anda hanya akan melihat sebuah pendopo dan taman kecil. Namun, rute menuju tempat ziarah tersebut tidak terlalu jauh, jadi bisa dijangkau oleh Anda dan keluarga.

Fasilitas di Gua Maria Mojosongo

sejarah Gua Maria Mojosongo

Gua Maria terdekat dengan kota ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk sebuah tempat ibadah sekaligus wisata religi. Anda akan menemukan beberapa fasilitas penting, seperti:

  • area parkir kendaraan
  • taman
  • pendopo
  • ruang doa dan ibadah
  • gereja

Karena kawasan ini berupa tempat ibadah, pengunjung tidak akan menemukan fasilitas food court, resto, warung makan, atau semacamnya.

Sementara jika ada pengunjung yang ingin membeli buah tangan, ada cukup banyak rekomendasi toko oleh-oleh khas Solo murah terdekat. Anda bisa menjangkaunya dengan layanan paket wisata yang Anda pesan.



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (2 votes)