SalSari Resto & Coffee

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak, Indonesia tidak kekurangan masjid. Bahkan, di hampir seluruh kota di Indonesia, ada masjid tiap beberapa meter. Masjid-masjid tersebut memang menjadi tempat ibadah, bukan tempat wisata. Namun, beda cerita dengan Masjid Namira Lamongan.

Dari sekitar lebih dari 800.000 masjid yang ada di Indonesia, salah satu yang paling menawan memang masjid Namira ini. Saking menawannya, masjid ini jadi salah satu ikon kota dan tempat wisata di Lamongan.

Jadi, kalau Anda kebetulan sedang ada di Lamongan, jangan cuma wisata kuliner soto Lamongan dan berbagai makanan khas Jawa Timur saja, tapi sempatkan juga wisata religi ke sini.

Sejarah Tentang Masjid Namira Lamongan

wisata religi Masjid Namira Lamongan

Masjid Namira Lamongan ini baru resmi beroperasi pada tahun 2013 dengan luas 2,7 hektar, atau 2.759 meter persegi. Pemilik masjid termegah di Lamongan ini merupakan seorang pasangan suami istri yang bernama Helmy Riza dan Eny Yuli Arafah.

Helmy Riza sendiri adalah bagian dari keturunan keluarga Muhammadiyah dengan ibu bernama Hj. Nin Humaiyah, yang adalah saudara tertua dari Hj. Nur Saadah, istri almarhum H. Bisri Ilyas.

Pasangan suami istri ini adalah pemilik toko emas yang paling besar di Lamongan. Selain punya toko emas, mereka juga punya bisnis tambak dan SPBU. Tak heran kalau mereka mampu membangun masjid semegah ini.

Nama Namira dari masjid ini berasal dari nama tengah anak keempat mereka, yang bernama Ghasani Namira Mirza. Dalam bahasa arab, Namira berarti sopan. Saking besarnya masjid ini, kabarnya mampu menampung sekitar 2500 jemaah. Masjid ini jadi viral bukan tanpa alasan.

Konsepnya seperti Masjidil Haram di Mekah, mengingatkan Anda juga dengan Masjid Istiqlal di Jakarta. Di bagian dalamnya, ada sebuah kain kiswah besar untuk penutup Ka’bah. Kain ini ditempatkan di bagian dinding mihrab imam masjid.

Bukan cuma itu, di setiap bagian sudut masjid Namira, ada juga kain kiswah lain dengan versi yang lebih kecil. Masjid ini resmi buka untuk umum pada tanggal 1 Juni 2013. Namun, masjid ini lalu direnovasi dan diperluas. Masjidnya kembali buka setelah renovasi pada tanggal 2 Oktober 2016.

Fasilitas Masjid Namira Lamongan

fasilitas Masjid Namira Lamongan

Selain yang telah kami sebutkan di atas, Masjid Namira juga terdapat berbagai fasilitas kelas atas lainnya. Yang paling standar adalah koneksi internet gratis yang bisa Anda nikmati.

Selain itu, masjid ini juga mempunyai area parkir yang luas. Kabarnya, area parkir di sini bisa menampung sampai 400 mobil sekaligus.

Ada juga peminjaman kursi roda gratis yang disediakan bagi pengunjung difabel. Kursi roda ini bisa Anda temukan di tempat penitipan barang.

Satu fasilitas yang paling hebat, yang jarang Anda temui dari masjid-masjid lainnya, adalah beasiswa. Anak-anak muda usia sekolah yang sering sholat jamaah di masjid ini akan mendapatkan uang sebesar Rp100.000,00 untuk keperluan sekolah.

Cara mendapatkan uang ini adalah dengan sistem poin. Anak yang bisa mengumpulkan 90 poin dalam satu bulan bisa mencairkan uangnya. Dengan berbagai kelangkapan fasilitas dan kenyamanannya tak heran bila destinasi wisata religi islami Lamongan ini selalu ramai wisatawan.

Harga Tiket Masuk Masjid Namira Lamongan

Tentu saja tidak ada biaya retribusi saat masuk ke Masjid Namira Lamongan, karena pada dasarnya masjid ini adalah tempat ibadah, bukan tempat wisata.

Namun, ada baiknya Anda tetap menyiapkan uang tunai saat berkunjung ke sini sebagai infak. Pengurus takmir masjid mengatakan bahwa uang infak di sini akan langsung disumbangkan ke fakir miskin, sehingga kotaknya tidak kepenuhan.

Rute Menuju Masjid Namira Lamongan

taman Masjid Namira Lamongan

Masjid Namira Lamongan berada di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Aksesnya cukup mudah. Kalau Anda berangkat dari alun-alun Lamongan, Anda bisa mengambil arah ke selatan menuju Jalan Raya Sunan Drajat. Tidak ada kendaraan umum yang bisa mengarah sampai ke depan masjid langsung.

Itulah sebabnya Anda kami sarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi kalau hendak wisata religi ke masjid ini. Namun jika Anda wisatawan dari luar kota tanpa kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil Avanza plus driver Surabaya.

Dengan begitu, Anda bisa sekalian mengeksplor area di Surabaya dan sekitarnya, termasuk Lamongan, sambil membeli oleh-oleh khas Jawa Timur.

Daya Tarik Masjid Namira Lamongan

Peralatan Sholat yang Bersih

tempat sholat Masjid Namira Lamongan

Jangan kira peralatan sholat yang ada di masjid ini tidak terawat seperti yang biasa Anda temukan di berbagai mushola dan masjid kecil di pinggir kota. Sebaliknya, semua peralatan sholat seperti mukena, sajadah, dan sarung selalu dalam keadaan wangi dan terawat.

Jangan khawatir kalau Anda datang ke sini tanpa membawa perlengkapan sholat. Semua sudah tersedia di sini. Harap ingat untuk merapikan kembali peralatan sholat yang Anda gunakan dan mengaturnya dengan benar.

Kulkas Untuk Para Jamaah

kulkas Masjid Namira Lamongan

Salah satu keistimewaan dari masjid ini adalah, Anda bisa menemukan kulkas yang memang tersedia untuk para jamaah dan musafir. Kulkas ini berisi berbagai minuman segar yang memang sudah disediakan oleh takmir masjid dan bisa Anda nikmati secara gratis.

Kalau Anda haus, Anda bisa menikmati berbagai minuman segar yang tersedia. Boleh pilih minuman apa yang ada di sana.

Makanan Gratis Tiap Hari Minggu

Selain minuman gratis nan segar yang tersedia di kulkasnya, masjid ini juga menyediakan makanan gratis yang bisa pengunjung nikmati di setiap hari Minggu.

Pengurus masjid menamakan kegiatan ini “WARAS”, yang merupakan singkatan dari Warung Subuh Gratis. Dengan begitu, para jamaah masjid bisa mendapatkan manfaat, tidak perlu mencari sarapan setiap hari Minggu.

Jamaah masjid Namira ini tidak pernah sepi, jumlahnya bisa sampai ratusan orang. Makanan gratis tersebut berasal dari jamaah yang bersedekah. Bisa dibayangkan betapa ramainya masjid ini saat bulan Ramadhan, ketika acara bagi takjil gratis. Sekilas akan mengingatkan Anda pada Masjid Jogokariyan di Jogja.

Pengajian Rutin

pengajian Masjid Namira Lamongan

Setiap Minggu, Masjid Namira selalu mengadakan pengajian rutin yang selalu ramai jamaah. Pengisi materinya biasanya para ustadz/ustadzah yang kondang, bahkan banyak yang berasal dari luar kota.

Mengingat masjid ini selalu aktif dalam dakwah, banyak donatur yang selalu rutin menyisihkan uangnya untuk kepentingan masjid, termasuk pengadaan pengajian rutin.

Jam Operasional Masjid Namira Lamongan

Seperti lazimnya masjid-masjid lain, Masjid Namira Lamongan terbuka untuk pengunjung yang hendak beribadah selama 24 jam setiap harinya. Penting lagi untuk diingat bahwa masjid ini adalah tempat ibadah.

Jadi, Anda tidak bisa semata-mata datang ke sini hanya untuk foto-foto dan menikmati fasilitasnya tanpa ibadah. Jangan lupa untuk bersikap sopan dan memakai pakaian muslim saat berkunjung ke sini.

Tertarik ingin melihat masjid Namira dari dekat? Anda bisa menggunakan Salsa Wisata sebagai partner liburan Anda. Salsa Wisata punya banyak pilihan paket wisata yang bisa Anda pilih.

Paket-paket wisata tersebut terbagi berdasarkan lama durasi liburan dan tempat wisatanya. Anda bisa memilih paket wisata di kota besar terdekat dari Lamongan, lalu menambahkan masjid Namira ke dalam salah satu tempat wisatanya.

 



Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (10 votes)