SalSari Resto & Coffee

Ternyata destinasi wisata hits Bogor tidak hanya seputar alam, tetapi juga museum. Salah satu yang paling terkenal adalah Museum Zoologi Bogor. Seperti namanya, ini adalah museum satwa dengan koleksi sangat lengkap.

Bahkan, yang menjadi daya tarik wisatawan datang ke sini adalah paus biru serta cerita di baliknya. Kenapa ada paus biru di Bogor? Bagaimana ceritanya dan dari mana paus itu? Anda akan segera tahu jawabannya.

Sejarah Museum Zoologi

Sejarah Koleksi Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi merupakan salah satu museum tentang hewan yang bisa Anda temukan di Bogor. Lokasinya masih berada di dalam kawasan Kebun Raya Bogor jadi wajib sekali Anda kunjungi saat berada di kebun raya tersebut.

Sebelum menjadi museum, tempat ini dulunya laboratorium zoologi bernama Landbouw Zoologisch Laboratorium. Laboratorium tersebut sudah berdiri sejak tahun 23 Agustus 1894 atas usulan J. C. Koningsberger.

Baru pada tahun 1906, laboratorium ini berubah menjadi museum dengan nama Zoologisch Museum and Wekplaats. Selang empat tahun tepatnya 1910 tempat ini berganti nama menjadi Zoologisch Museum en Laboratorium.

Hingga akhirnya pada masa kemerdekaan sekitar tahun 1945-1947 namanya menjadi Museum Zoologicum Bogoriense. Atau saat ini lebih terkenal sebagai Museum Zological Bogor.

Di dalam museum ini, Anda tidak akan melihat hewan yang masih hidup seperti halnya di kebun binatang. Semua yang ada dan terpajang di dalam museum sudah diawetkan terlebih dahulu agar bisa bertahan lebih lama.

Tujuan lainnya tentu saja supaya bisa lebih mudah memberikan edukasi pada pengunjung terutama anak-anak. Sehingga setiap pengunjung yang datang bisa menambah wawasan dan pengetahuan selama liburan ke tempat ini.

Harga Tiket Masuk Museum Zoologi Bogor

Tiket masuk Museum Zoologi ini berbeda dengan tiket Kebun Raya Bogor karena hanya Rp15.000,00 saja. Peraturan ini berlaku sejak 20 Mei 2021 jadi jika Anda ingin masuk museum harus membayar tiket lagi diluar tiket Kebun Raya Bogor.

Retribusi Tarif
Tiket Masuk Kebun Raya Bogor Weekday Rp16.500,00
Tiket Masuk Kebun Raya Bogor Weekend Rp26.500,00
Tiket Masuk Museum Zoologi Weekday Rp15.000,00
Tiket Masuk Museum Zoologi Weekend Rp25.000,00

Rute Menuju Lokasi Museum Zoologi

Lokasi Museum Zoologi Bogor

Lokasi Museum Zoologi berada di Jl. Ir. H. Juanda No.9, RT.04/RW.02, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor. Letaknya berada di pojok dekat Gedung Samida dan Laboratorium Bank Biji LIPI.

Anda bisa mengunjungi museum ini dengan mengambil rute tercepat dari Google Maps. Atau bisa pula dengan memanfaatkan layanan sopir dari tempat rental hiace Bogor terdekat untuk mengantar Anda langsung ke lokasi.

Fasilitas Museum Zoologi

Museum Zoologi memiliki fasilitas yang lengkap. Ada area parkir yang luas, toilet untuk pengunjung dan juga tempat duduk. Tentu saja, koleksi yang lengkap beserta keterangan di setiap koleksi.

Di dalam museum tidak ada warung, jadi jika ingin makan atau jajan bisa mengunjungi sejumlah tempat wisata kuliner Bogor yang ada di luar museum. Hal ini untuk menjaga kebersihan area sekitar tempat ini.

Salah satu tempat makan yang enak di dekat museum adalah Grand Garden Cafe and Resto yang masih berada di dalam kawasan Kebun Raya Bogor. Tempat ini menyajikan berbagai makanan khas nusantara termasuk makanan khas Jawa Barat hingga western.

Jam Buka Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Anda bisa datang ke sini dari pagi jika ingin mengelilingi tempat lain di Kebun Raya Bogor.

Datang di pagi hari juga akan membuat Anda memiliki cukup waktu untuk membeli oleh-oleh khas Bogor. Ya, jangan sampai terlewatkan untuk yang satu ini. Pastikan untuk membelinya untuk keluarga atau saudara.

Daya Tarik Wisata Museum Zoologi Bogor

Di dalam museum ini ada banyak sekali koleksi satwa yang dipajang di dalam lemari kaca atau aquarium. Ada aneka burung, hewan laut, mamalia hingga yang terkenal tulang paus biru dengan ukuran raksasa.

Koleksi Ikan

Selain paus biru, wisata Museum Zoologi ini juga memiliki koleksi ikan Jangilus. Ikan ini memiliki bentuk tubuh sangat panjang dan moncongnya berbentuk seperti pedang.

Penemuan ikan ini pertama kali di tahun 1933 di sekitar Teluk Jakarta. Ikan ini menarik perhatian pengunjung karena ukuran dan bentuk moncongnya.

Selain itu, ada juga ikan gergaji yang merupakan spesies dari laut dalam. Panjangnya sekitar 5 meter dan menjadi koleksi museum dari tahun 1924.

Koleksi lain yang juga tak kalah menarik adalah ikan pari dan ikan hiu yang telah mengalami proses pengawetan.

Kisah Koleksi Paus Biru

Kerangka Paus Biru Museum Zoologi Bogor

Di antara koleksi Museum Zoologi, salah satu yang paling menarik perhatian wisatawan adalah keberadaan paus biru. Hewan ini juga menjadi daya tarik utama karena pengunjung banyak yang penasaran.

Meski paus di sini hanya dalam bentuk tulang belulang, tetap terlihat menarik untuk para pengunjung. Paus ini sendiri merupakan paus biru yang terdampar di Garut pada tahun 1961.

Proses pengawetan ini memakan waktu hingga 2 bulan. Wajar saja, ikan ini memiliki panjang hingga 27 meter, berat 116 ton dan kerangkanya sendiri 64 ton. Ukurannya yang besar ini membuatnya memiliki ruangan sendiri.

Koleksi Ular

Museum Zoologi Bogor Jawa Barat ini juga memiliki koleksi ular. Ada banyak jenis ular yang sudah mengalami proses pengawetan. Ada Sumatran Pit Viper dari Sumatra, Nias, Kalimantan dan Mentawai.

Ular ini memangsa tikus hutan, katak dan burung. Ada juga Ular Tikus dengan panjang sekitar 2 meter. Ular lain ada Ular Gadung yang berbisa, Ular Sanca Darah yang kulitnya sering manusia ambil, dan lain-lain.

Koleksi Binatang Darat

Koleksi Binatang Darat Museum Zoologi Bogor

Tentu saja, Museum Zoologi juga memiliki koleksi binatang darat yang sangat lengkap. Salah satu yang menarik adalah Badak asal Tasikmalaya. Badak ini beratnya mencapai 2 ton.

Spesies yang satu ini adalah yang terakhir yang pernah hidup di daerah Priangan. Sebelumnya, betina badak mati duluan di tahun 1914.

Ada juga kadal raksasa yang menjadi incaran pengunjung museum. Koleksi ini sendiri berupa foto-foto dari tahun 1905 hingga 1921 dan sampel kulitnya. Kadal ini bernama Varanus Komodoensis (nama latin).

Kadal ini ternyata nenek moyang dari Komodo yang ada di Indonesia. Sosok yang pertama kali menemukannya adalah Majoor Pieter Antonie Ouwens saat ia bertugas di Nusa Tenggara.

Belajar dan Berfoto

Koleksi museum ini memang sangat lengkap baik dari dalam maupun luar negeri. Anda pun akan belajar banyak hal terkait asal usul hingga penyebab binatang itu punah.

Oleh sebab itu, yang paling cocok untuk datang ke sini adalah anak sekolah, peneliti atau mahasiswa. Walau demikian, tidak ada salahnya juga orang tua yang menemani anaknya ikut belajar dan memahami.

Selain itu, Anda juga bisa berfoto dengan latar binatang yang sudah diawetkan. Bisa juga dengan memfoto koleksi yang ada di sini sebagai bahan pelajaran atau penelitian.

Untuk paket wisata dan layanan lainnya bisa menggunakan jasa Salsa Wisata. Salsa Wisata dapat mengantar Anda dan keluarga ke Museum Zoologi serta tempat wisata Jawa Barat lainnya dengan layanan yang ada.



By Categories: Bogor, Destinasi

Bagikan Artikel Ini Ke:

5/5 - (2 votes)